Batang - Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, meninjau langsung progres pembangunan trotoar di kawasan Alun-Alun Bandar, Kabupaten Batang, Rabu (1762026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai perencanaan serta memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.
Batang - Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, meninjau langsung progres pembangunan trotoar di kawasan Alun-Alun Bandar, Kabupaten Batang, Rabu (17/6/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai perencanaan serta memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.
Dalam kesempatan tersebut, Faiz menjelaskan bahwa penataan kawasan Alun-Alun Bandar merupakan bagian dari desain besar pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Batang secara bertahap.
“Pembangunan RTH Bandar telah diselesaikan pada tahun sebelumnya dan saat ini telah dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat sebagai ruang publik untuk berolahraga maupun beraktivitas sosial. Desain komprehensif untuk kawasan ini sudah kami siapkan. Tahun lalu fokusnya menyelesaikan RTH, dan sekarang masyarakat sudah memanfaatkannya dengan sangat baik,” jelasnya.
Pada tahun ini, pemerintah daerah memfokuskan pembangunan pada penyelesaian trotoar sebagai akses pejalan kaki yang aman dan nyaman. Selain meningkatkan fungsi mobilitas warga, pembangunan trotoar juga diharapkan mampu memperkuat estetika kawasan RTH.
“Trotoar ini menjadi bagian penting untuk mendukung kenyamanan masyarakat sekaligus mempercantik kawasan RTH Bandar,” tegasnya.
Tak hanya itu, Pemkab Batang juga telah menyiapkan rencana lanjutan berupa pembangunan area food court yang akan ditempatkan di sisi kawasan RTH. Pembangunan tersebut direncanakan mulai direalisasikan pada tahun depan atau melalui mekanisme anggaran perubahan apabila memungkinkan.
Faiz juga menegaskan, penataan kawasan Bandar diharapkan menjadi model baru pengembangan ruang publik di Kabupaten Batang. Setiap fungsi kawasan nantinya akan ditata secara terintegrasi, mulai dari RTH, area kuliner, hingga jalur pejalan kaki.
“Kami ingin ini menjadi standar baru ruang publik di Batang. Ada area hijau, area kuliner, dan area pejalan kaki yang tertata dengan baik sehingga tidak saling mengganggu fungsi masing-masing,” terangnya.
Dari hasil sidak yang dilakukan, Faiz menyebut progres pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Ia juga mengapresiasi penerapan aspek keselamatan kerja oleh pihak kontraktor. Menurutnya, para pekerja di lapangan telah menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap dan seluruhnya telah terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
“Secara umum pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi. Dari sisi keselamatan kerja juga sudah baik karena pekerja menggunakan APD dan sudah mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan,” ungkapnya.
Berdasarkan laporan kontraktor pelaksana, proyek pembangunan trotoar ditargetkan selesai pada 5 Agustus 2026, lebih cepat dari batas waktu kontrak yang berakhir pada 18 Agustus 2026. Pemkab Batang berharap pengerjaan dapat diselesaikan sebelum peringatan HUT RI pada 17 Agustus mendatang sehingga kawasan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat secara maksimal.
Selain itu, Faiz menegaskan bahwa area permainan yang diperbolehkan di kawasan tersebut hanya fasilitas resmi yang telah disediakan sebagai bagian dari RTH. Kebijakan ini dilakukan untuk menjaga fungsi dan kenyamanan kawasan publik agar tetap tertata dengan baik.
“Dengan penataan yang berkelanjutan, kawasan Alun-Alun Bandar diharapkan menjadi ruang publik yang representatif, nyaman, dan mampu mendukung aktivitas sosial maupun ekonomi masyarakat Kabupaten Batang,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Siska)