Pemkab Batang Perkuat Pengendalian APBD 2026, Targetkan Temuan Administratif Kian Minim

Selasa, 02 Juni 2026 Jumadi Dibaca 108 kali Acara Pimpinan Daerah
Pemkab Batang Perkuat Pengendalian APBD 2026, Targetkan Temuan Administratif Kian Minim
Wakil Bupati Batang Suyono (tengah), memberikan sambutan saat Rakor Pengendalian Operasional Kegiatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Operasional Kegiatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Batang tahun 2026 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (262026). Kegiatan tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan pengendalian pelaksanaan anggaran daerah agar berjalan tertib, tepat sasaran, dan akuntabel.

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Operasional Kegiatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Batang tahun 2026 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan pengendalian pelaksanaan anggaran daerah agar berjalan tertib, tepat sasaran, dan akuntabel.

Wakil Bupati Batang Suyono mengatakan, rakor menjadi momentum penting untuk memantau progres pelaksanaan anggaran sekaligus memperkuat koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ia menyebut, pemaparan dari Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Baperlitbang), para asisten, Penjabat Sekretaris Daerah, hingga Inspektorat memberikan gambaran menyeluruh terkait pelaksanaan anggaran Tahun 2026.

“Dari pemaparan tadi, kita mendapatkan gambaran utuh mengenai pelaksanaan anggaran 2026, termasuk evaluasi yang perlu menjadi perhatian bersama,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Suyono juga menyinggung adanya sejumlah temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) maupun arahan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, menurutnya, seluruh temuan tersebut telah ditindaklanjuti dengan baik dan bersifat administratif, bukan tindak pidana.

“Temuan-temuan yang ada sudah kita tindak lanjuti. Tidak ada yang bersifat pidana, lebih kepada pembenahan administrasi maupun penyesuaian regulasi. Ini menunjukkan pembinaan internal di Kabupaten Batang berjalan baik,” terangnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Batang juga telah menyelesaikan kewajiban pembayaran senilai Rp18 juta yang sebelumnya menjadi perhatian, sehingga persoalan tersebut kini dinyatakan selesai.

Suyono juga mengapresiasi capaian Kabupaten Batang yang berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak sembilan kali berturut-turut. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintahan daerah dalam menjaga tata kelola keuangan yang baik.

“Target kita ke depan pada 2027, temuan-temuan yang ada semakin ringan tanpa mengurangi performa yang sudah baik saat ini,” tegasnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Batang Sri Purwaningsih menjelaskan, bahwa pengendalian pelaksanaan APBD difokuskan pada tiga aspek utama, yakni administrasi, progres fisik kegiatan, serta pelaporan bulanan.

“Sebelum pelaksanaan rakor, evaluasi juga telah dilakukan melalui kegiatan Desk Evaluation System (DES) yang dipimpin para asisten sesuai bidang koordinasi masing-masing. DES diharapkan terus berjalan agar setiap OPD dapat dievaluasi, didorong progresnya, dan diketahui kendala yang dihadapi,” ujar dia.

Sri Purwaningsih menambahkan, ketertiban pelaporan juga menjadi bagian penting dalam mendukung pemenuhan indikator Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK. Selain itu, kepala daerah definitif di Kabupaten Batang juga tetap menjalani evaluasi kinerja oleh Kementerian Dalam Negeri setiap tiga bulan sekali.

“Melalui rakor tersebut, Pemkab Batang berharap pelaksanaan APBD Tahun 2026 dapat berjalan semakin efektif, transparan, dan berdampak langsung terhadap pelayanan publik serta pembangunan daerah,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi
Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak para bupati dan wali kota menjadi mitra promosi investasi untuk menarik investor ke kawasan industri di Jawa Tengah dengan menjamin keamanan, kepastian hukum, kemudahan perizinan, serta infrastruktur yang memadai. Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mendorong agar 70 persen tenaga kerja di KEK Industropolis berasal dari warga Batang, disertai transfer teknologi dan keterlibatan UMKM lokal. Pangdam IVDiponegoro juga memastikan keamanan wilayah demi menciptakan iklim investasi yang kondusif.
23 Okt 2026 Jumadi 152
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Batang Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang mengembangkan gerakan penghijauan melalui penanaman pohon aren di kawasan Reservoir Timur Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 212
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih penghargaan Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan. Penghargaan tersebut diserahkan di Ballroom Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 166
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Batang - Ancaman abrasi dan terjangan banjir rob bukan lagi cerita baru bagi masyarakat di kawasan pesisir Jawa Tengah. Di Kabupaten Batang saja, tamparan gelombang air laut kini telah merambah dan merendam lebih dari 400 hektare lahan pesisir. Menghadapi tantangan alam yang kian mengkhawatirkan ini, penanganan tidak lagi bisa mengandalkan satu pihak semata.
23 Okt 2026 Jumadi 182
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Batang - Memperingati Hari Santri Nasional, Pemerintah Kabupaten Batang menggelar kegiatan Ngaji Bandongan yang menghadirkan ratusan pelajar dari jenjang SMP dan SMASMK sederajat, di Serambi Masjid Agung Darul Muttaqin, Kabupaten Batang, Jumat (23102026). Kegiatan tersebut menjadi upaya Pemda untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta keilmuan melalui kajian kitab Adabul Alimul Wal Muta'alim karangan KH Hasyim Asy'ari.
23 Okt 2026 Jumadi 111
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan dari detikjateng-jogja. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pemkab Batang mendorong realisasi investasi hingga Rp8,5 triliun, melampaui target RPJMD, melalui kemudahan perizinan dan pemberian insentif bagi investor. Pemkab Batang juga berupaya memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal melalui program Dapat Kerja (Daker), yang turut mendukung penurunan pengangguran dan pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 8,29 pada kuartal II 2026.
23 Okt 2026 Jumadi 135