Pemkab Batang Perkuat Pengendalian APBD 2026, Targetkan Temuan Administratif Kian Minim

Selasa, 02 Juni 2026 Jumadi Dibaca 35 kali Acara Pimpinan Daerah
Pemkab Batang Perkuat Pengendalian APBD 2026, Targetkan Temuan Administratif Kian Minim
Wakil Bupati Batang Suyono (tengah), memberikan sambutan saat Rakor Pengendalian Operasional Kegiatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Operasional Kegiatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Batang tahun 2026 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (262026). Kegiatan tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan pengendalian pelaksanaan anggaran daerah agar berjalan tertib, tepat sasaran, dan akuntabel.

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Operasional Kegiatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Batang tahun 2026 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan pengendalian pelaksanaan anggaran daerah agar berjalan tertib, tepat sasaran, dan akuntabel.

Wakil Bupati Batang Suyono mengatakan, rakor menjadi momentum penting untuk memantau progres pelaksanaan anggaran sekaligus memperkuat koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ia menyebut, pemaparan dari Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Baperlitbang), para asisten, Penjabat Sekretaris Daerah, hingga Inspektorat memberikan gambaran menyeluruh terkait pelaksanaan anggaran Tahun 2026.

“Dari pemaparan tadi, kita mendapatkan gambaran utuh mengenai pelaksanaan anggaran 2026, termasuk evaluasi yang perlu menjadi perhatian bersama,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Suyono juga menyinggung adanya sejumlah temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) maupun arahan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, menurutnya, seluruh temuan tersebut telah ditindaklanjuti dengan baik dan bersifat administratif, bukan tindak pidana.

“Temuan-temuan yang ada sudah kita tindak lanjuti. Tidak ada yang bersifat pidana, lebih kepada pembenahan administrasi maupun penyesuaian regulasi. Ini menunjukkan pembinaan internal di Kabupaten Batang berjalan baik,” terangnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Batang juga telah menyelesaikan kewajiban pembayaran senilai Rp18 juta yang sebelumnya menjadi perhatian, sehingga persoalan tersebut kini dinyatakan selesai.

Suyono juga mengapresiasi capaian Kabupaten Batang yang berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak sembilan kali berturut-turut. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintahan daerah dalam menjaga tata kelola keuangan yang baik.

“Target kita ke depan pada 2027, temuan-temuan yang ada semakin ringan tanpa mengurangi performa yang sudah baik saat ini,” tegasnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Batang Sri Purwaningsih menjelaskan, bahwa pengendalian pelaksanaan APBD difokuskan pada tiga aspek utama, yakni administrasi, progres fisik kegiatan, serta pelaporan bulanan.

“Sebelum pelaksanaan rakor, evaluasi juga telah dilakukan melalui kegiatan Desk Evaluation System (DES) yang dipimpin para asisten sesuai bidang koordinasi masing-masing. DES diharapkan terus berjalan agar setiap OPD dapat dievaluasi, didorong progresnya, dan diketahui kendala yang dihadapi,” ujar dia.

Sri Purwaningsih menambahkan, ketertiban pelaporan juga menjadi bagian penting dalam mendukung pemenuhan indikator Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK. Selain itu, kepala daerah definitif di Kabupaten Batang juga tetap menjalani evaluasi kinerja oleh Kementerian Dalam Negeri setiap tiga bulan sekali.

“Melalui rakor tersebut, Pemkab Batang berharap pelaksanaan APBD Tahun 2026 dapat berjalan semakin efektif, transparan, dan berdampak langsung terhadap pelayanan publik serta pembangunan daerah,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
Batang Badai efisiensi anggaran yang sedang melanda keuangan daerah dipastikan tidak akan menjadi penghalang bagi apresiasi para pahlawan olahraga Kabupaten Batang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memasang badan dan menegaskan bahwa bonus bagi atlet serta pelatih yang sukses menyumbang medali pada Porprov 2026 Semarang Raya adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
13 Jun 2026 Jumadi 50
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
13 Jun 2026 Jumadi 47
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
13 Jun 2026 Jumadi 56
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Batang Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (1362026).
13 Jun 2026 Jumadi 71
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Batang - Bagi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, sekadar tumbuh saja tidak pernah cukup. Di tengah ketatnya persaingan antar daerah di Jawa Tengah, ia menyadari bahwa Kabupaten Batang harus berani mengambil langkah ekstrem.
12 Jun 2026 Jumadi 119
Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh
Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Batang mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui Apel Siaga di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (1262026). Kegiatan tersebut ditandai dengan penyematan rompi dan tanda pengenal petugas sensus oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan.
12 Jun 2026 Jumadi 150