Pemotongan Hewan Kurban di Batang Tembus 6.206 Ekor

Selasa, 02 Juni 2026 Jumadi Dibaca 118 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Pemotongan Hewan Kurban di Batang Tembus 6.206 Ekor
Pemotongan Hewan Kurban di Batang Tembus 6.206 Ekor.
Batang - Jumlah pemotongan hewan kurban di Kabupaten Batang selama Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah tercatat masih cukup tinggi. Berdasarkan data sementara Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang per 2 Juni 2026, total hewan kurban yang telah dipotong mencapai 6.206 ekor.

Batang - Jumlah pemotongan hewan kurban di Kabupaten Batang selama Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah tercatat masih cukup tinggi. Berdasarkan data sementara Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang per 2 Juni 2026, total hewan kurban yang telah dipotong mencapai 6.206 ekor.

Dari jumlah tersebut, tercatat sebanyak 4.404 ekor kambing dan domba, 1.796 ekor sapi, serta 6 ekor kerbau telah disembelih di berbagai wilayah Kabupaten Batang.

Kepala Bidang Peternakan Dispaperta Batang M. Arief Edyanto mengatakan, pemantauan pemotongan hewan kurban dilakukan di 15 kecamatan. Namun, hingga saat ini data dari Kecamatan Limpung dan Pecalungan masih dalam proses rekapitulasi sehingga belum masuk dalam perhitungan sementara.

“Pemantauan pemotongan kami lakukan di seluruh kecamatan, tetapi untuk Limpung dan Pecalungan datanya belum masuk,” katanya saat ditemui di Kantor Dispaperta Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2/6/2026).

Arief mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat Kabupaten Batang dalam melaksanakan ibadah kurban tahun ini. Berdasarkan data sementara, Kecamatan Batang menjadi wilayah dengan jumlah hewan kurban terbanyak, yakni mencapai 1.262 ekor dari berbagai jenis ternak kurban.

“Selain itu, data pemotongan menunjukkan jumlah hewan jantan masih mendominasi dibanding hewan betina. Untuk kambing, tercatat sebanyak 2.866 ekor kambing jantan dan 436 ekor kambing betina dipotong selama Iduladha. Sementara pada jenis sapi, jumlah sapi jantan yang disembelih mencapai 1.278 ekor, sedangkan sapi betina sebanyak 518 ekor,” jelasnya.

Meski demikian, pemerintah tetap mengimbau masyarakat untuk memprioritaskan hewan jantan sebagai hewan kurban apabila memiliki kemampuan ekonomi yang memadai. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan populasi ternak di daerah.

“Norma yang disarankan pemerintah adalah tidak menyembelih hewan betina produktif dalam rangka menjaga populasi produksi pedet,” tegasnya.

Menurutnya, menjaga populasi indukan ternak menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan peternakan daerah, sehingga ketersediaan bibit ternak di Kabupaten Batang tetap terjaga untuk masa mendatang.

“Dispaperta Batang juga terus melakukan pemantauan kesehatan ternak dan pelaksanaan penyembelihan guna memastikan hewan kurban yang dipotong dalam kondisi sehat, aman, dan sesuai ketentuan kesehatan hewan,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 64
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 99
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 154
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 78
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 129
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 143