Disdikbud Batang Evaluasi Hasil TKA, Siapkan Bank Soal Dan Perkuat Numerasi Siswa

Kamis, 04 Juni 2026 Jumadi Dibaca 407 kali Pendidikan dan Latihan
Disdikbud Batang Evaluasi Hasil TKA, Siapkan Bank Soal Dan Perkuat Numerasi Siswa
SDN Kambangan 1 Desa Blado, Kabupaten Batang melaksanakan TKA.
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan, khususnya pada penguatan kemampuan numerasi, literasi, dan pembelajaran berbasis berpikir kritis peserta didik.

Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan, khususnya pada penguatan kemampuan numerasi, literasi, dan pembelajaran berbasis berpikir kritis peserta didik.

Sekretaris Disdikbud Batang Tri Adi Susanto mengatakan, evaluasi TKA menjadi penting untuk mengidentifikasi berbagai faktor yang memengaruhi capaian peserta didik sekaligus menyusun langkah perbaikan pembelajaran di satuan pendidikan.

“Kami sependapat bahwa hasil TKA perlu dilihat secara objektif sebagai bahan refleksi bersama. Evaluasi ini penting untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi capaian peserta didik sekaligus menyusun langkah perbaikan yang lebih efektif ke depan,” katanya saat ditemui di Kantor Disdikbud Batang, Kabupaten Batang, Kamis (4/6/2026).

Menurut Tri, evaluasi tersebut tidak hanya merespons masukan dari Kepala SMPN 2 Bandar, tetapi juga berdasarkan aspirasi kepala sekolah, pengawas, koordinator wilayah pendidikan, serta para guru yang menghadapi tantangan serupa pada pelaksanaan TKA tahun ini.

“Ini bukan hanya persoalan satu sekolah, tetapi menjadi pembelajaran bagi seluruh satuan pendidikan,” jelasnya.

Ia menjelaskan, capaian kemampuan literasi peserta didik Kabupaten Batang menunjukkan hasil cukup baik dan berada di atas rata-rata Jawa Tengah. Namun demikian, kemampuan numerasi masih menjadi perhatian karena membutuhkan penguatan, terutama pada aspek penalaran, analisis, dan pemecahan masalah.

“Kondisi ini tidak hanya terjadi di Batang. Berbagai daerah di Jawa Tengah maupun nasional juga menghadapi tantangan yang relatif sama, terutama dalam membangun budaya berpikir kritis dan kemampuan menyelesaikan persoalan yang membutuhkan penalaran tingkat tinggi,” terangnya.

Tri menilai pelaksanaan TKA tahun ini memberikan banyak pembelajaran karena merupakan tahap awal implementasi asesmen dengan karakteristik soal yang berbeda dibanding evaluasi pembelajaran sebelumnya. Selain beririsan dengan agenda akademik akhir tahun, seperti asesmen semester, ujian praktik, dan persiapan kelulusan, sekolah juga masih membutuhkan waktu beradaptasi dengan pola asesmen berbasis penalaran.

“Persiapan perlu dilakukan lebih awal sehingga sekolah memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penguatan materi, pembiasaan soal berbasis penalaran, serta evaluasi hasil try out secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Menurutnya, tantangan terbesar dalam TKA bukan semata pada penguasaan materi, melainkan kemampuan peserta didik memahami soal berbasis konteks, menganalisis informasi, menghubungkan konsep, dan menentukan solusi secara tepat.

“Karakteristik soal TKA, terutama pada aspek numerasi, lebih banyak disajikan dalam bentuk studi kasus atau soal cerita yang membutuhkan kemampuan membaca, berpikir logis, serta pengambilan keputusan berbasis analisis. Ini yang perlu terus dilatih dalam pembelajaran sehari-hari. Anak-anak perlu dibiasakan dengan soal yang mendorong kemampuan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS),” tegasnya.

Selain aspek akademik, Disdikbud juga mencatat sejumlah kendala teknis selama pelaksanaan TKA, mulai dari keterbatasan perangkat komputer atau laptop, pelaksanaan asesmen secara bergelombang, hingga kendala konektivitas internet di beberapa sekolah.

Meski demikian, Tri menegaskan hasil TKA tidak dapat dijadikan satu-satunya ukuran keberhasilan pendidikan, melainkan sebagai instrumen diagnosis untuk memetakan area pembelajaran yang masih perlu diperkuat.

“Yang paling penting bukan sekadar angka hasil asesmen, tetapi bagaimana hasil tersebut menjadi dasar perbaikan pembelajaran di sekolah. TKA harus dimaknai sebagai alat refleksi untuk meningkatkan kualitas proses belajar peserta didik,” imbuhnya.

Sebagai tindak lanjut, Disdikbud Kabupaten Batang akan memperkuat peran bidang pembinaan SD dan SMP melalui penyediaan bank soal berbasis kisi-kisi nasional, peningkatan kapasitas guru melalui forum KKG dan MGMP, serta pelaksanaan try out yang lebih terencana.

Sekolah dengan capaian TKA yang baik juga akan dilibatkan untuk berbagi praktik baik guna mempercepat pemerataan mutu pendidikan di Kabupaten Batang. Di sisi lain, Disdikbud juga terus mendorong penerapan pembelajaran mendalam dengan mengintegrasikan numerasi dan literasi ke dalam pengalaman belajar sehari-hari.

“Numerasi dan literasi harus menjadi budaya belajar, bukan sekadar materi ujian. Anak-anak perlu dibiasakan menghadapi persoalan nyata sehingga kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah dapat tumbuh secara alami,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Gelar Evaluasi, Diskominfo Batang Upayakan Petugas Admin Hasilkan Data Berbasis Metadata Gelar Evaluasi, Diskominfo Batang Upayakan Petugas Admin Hasilkan Data Berbasis Metadata
Gelar Evaluasi, Diskominfo Batang Upayakan Petugas Admin Hasilkan Data Berbasis Metadata
Batang - Diskominfo Batang mengundang para admin data dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun Kecamatan untuk mengevaluasi hasil dari pendampingan dalam penyusunan data, tingkat kabupaten. Evaluasi tersebut merupakan upaya agar para admin dalam pengelolaan data sektoral harus berbasis metadata, sehingga menghasilkan keakuratan data.
15 Okt 2026 Jumadi 104
Tingkatkan Literasi Digital, Diskominfo Batang Sosialisasikan Keamanan Siber kepada Kader PKK Tingkatkan Literasi Digital, Diskominfo Batang Sosialisasikan Keamanan Siber kepada Kader PKK
Tingkatkan Literasi Digital, Diskominfo Batang Sosialisasikan Keamanan Siber kepada Kader PKK
Batang Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang menggelar sosialisasi keamanan siber bagi kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan perangkat desa di Balai Desa Surodadi, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Rabu (14102026).
15 Okt 2026 Jumadi 184
Jogging Track Stadion Moh Sarengat Batang Rampung, Miliki 8 Lintasan Berstandar Nasional Jogging Track Stadion Moh Sarengat Batang Rampung, Miliki 8 Lintasan Berstandar Nasional
Jogging Track Stadion Moh Sarengat Batang Rampung, Miliki 8 Lintasan Berstandar Nasional
Batang Pembangunan jogging track di Stadion Moh Sarengat, Kabupaten Batang telah rampung dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang. Fasilitas olahraga tersebut kini tinggal menunggu waktu peresmian sebelum dapat dimanfaatkan masyarakat.
15 Okt 2026 Jumadi 110
SPPG Bawang Tutup Permanen, Wabup Batang Usulkan Sampel Menu Harian Dikirim ke Puskesmas SPPG Bawang Tutup Permanen, Wabup Batang Usulkan Sampel Menu Harian Dikirim ke Puskesmas
SPPG Bawang Tutup Permanen, Wabup Batang Usulkan Sampel Menu Harian Dikirim ke Puskesmas
Batang Wakil Bupati Batang Suyono mengusulkan agar, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyimpan sampel menu Makan Bergizi Gratis (MBG) setiap hari dan mengirimkannya ke puskesmas terdekat atau dinas terkait untuk pemeriksaan laboratorium. Usulan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi dugaan keracunan makanan pada penerima manfaat program MBG.
15 Okt 2026 Jumadi 146
Gencar Jemput Bola, Disdukcapil Batang Kejar Perekaman KTP-el Pelajar Usia 16 Tahun Gencar Jemput Bola, Disdukcapil Batang Kejar Perekaman KTP-el Pelajar Usia 16 Tahun
Gencar Jemput Bola, Disdukcapil Batang Kejar Perekaman KTP-el Pelajar Usia 16 Tahun
Batang Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang terus menggencarkan pelayanan jemput bola perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) bagi pemilih pemula. Langkah ini menyasar para pelajar sekolah hingga masyarakat di berbagai wilayah untuk mempercepat cakupan kepemilikan dokumen kependudukan.
15 Okt 2026 Jumadi 148
Peringati 1 Tahun Mageri Sogoro, BPI dan Pemprov Jateng Tanam 1.300 Mangrove Peringati 1 Tahun Mageri Sogoro, BPI dan Pemprov Jateng Tanam 1.300 Mangrove
Peringati 1 Tahun Mageri Sogoro, BPI dan Pemprov Jateng Tanam 1.300 Mangrove
Batang PT Bhimasena Power Indonesia (BPI), pengelola PLTU Batang, bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah menanam 1.300 bibit mangrove jenis Rhizophora di Desa Denasri Kulon, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Kamis (15102026).
15 Okt 2026 Jumadi 81