Batang - Pemilihan tempat penyembelihan menjadi salah satu hal terpenting bagi masyarakat yang ingin berkurban. Salah satunya di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Sambong yang tiap tahun menjadi tempat terpercaya para sohibul qurban dikarenakan prosedur penyembelihan sesuai syariat maupun higienitasnya.
Batang - Pemilihan tempat penyembelihan menjadi salah satu hal terpenting bagi masyarakat yang ingin berkurban. Salah satunya di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Sambong yang tiap tahun menjadi tempat terpercaya para sohibul qurban dikarenakan prosedur penyembelihan sesuai syariat maupun higienitasnya.
Salah satu sohibul qurban, Nasron dan Sugeng yang selama empat tahun berlangganan di RPH Sambong karena alasan higienitas dan juru penyembelih yang bersertifikat.
“Selain karena kami tidak punya tenaga ahli, juga karena ada pantauan langsung dari Dispaperta, jadi lebih terpercaya,” katanya, saat ditemui di RPH Sambong, Kabupaten Batang, Rabu (27/5/2026).
Sebagai pelanggan, tetap menerima potongan daging utuh, agar dapat dipilah dan dipilih langsung oleh warga, sebelum didistribusikan kepada yang membutuhkan.
“Kami bersama warga lain mengurbankan satu ekor sapi dan dua ekor kambing rencana akan disalurkan ke sebagian warga Pasekaran dan Kauman, dengan tetap dalam pantauan, jika ditemukan cacing hati agar tidak dikonsumsi,” jelasnya.
Namun para sohibul qurban meyakini seluruh proses yang dilalui sudah sesuai dengan syari'at maupun sudut pandang kesehatan. Sehingga daging yang disembelih dipastikan halal dan aman dikonsumsi.
Pengelola RPH Sambong, Subkhi memastikan proses penyembelihan sesuai syariat Islam dengan menerjunkan dua juru sembelih bersertifikat. Keduanya bertugas hingga hari Sabtu mendatang dengan target 17 ekor hewan kurban yang disembelih tiap harinya.
“Prosesnya kami menyesuaikan permintaan, ada yang minta dipotong ukuran besar atau ukuran kecil. Langganannya biasa dari wilayah Batang Kota, jadi bisa terlayani dengan cepat, namun sesuai syariat Islam,” tegasnya.
Ia memastikan, sapi yang akan disembelih dalam kondisi aman dan nyaman, sehingga terhindar dari stres terlebih dahulu. Tiap ekor membutuhkan waktu 1,5 jam mulai penyembelihan hingga pemotongan.
Dari sisi kesehatan, petugas dari Dispaperta Batang, Enggar Arya Wardana pun mengakui kualitas dari RPH Sambong terkait sarana prasarana maupun juru sembelih yang bersertifikat. Hal ini menjadi penting agar hewan yang disembelih terjamin kehalalan dan higienitasnya.
“Ada tiga RPH berstandar di Kabupaten Batang yakni Sambong, Warungasem dan Limpung. Untuk juru sembelih di kalangan masyarakat, sudah sesuai syariat, yang penting hewan langsung mati agar tidak tersiksa,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)