Bangun Jejaring Nasional, KUPS Perempuan Batang ikuti Seminar Internasional

Jumat, 22 Mei 2026 Jumadi Dibaca 191 kali IKM UKM UMKM
Bangun Jejaring Nasional, KUPS Perempuan Batang ikuti Seminar Internasional
KUPS Perempuan Batang ikuti Seminar Internasional di IPB University.
Batang - IPB University menjadi ruang pertemuan penting bagi pelaku perhutanan sosial, akademisi, dan komunitas masyarakat dalam kegiatan International Conference and Writing Workshop: Autonomous Social Sciences and Alternative Development yang berlangsung pada 2123 Mei 2026. Dalam kegiatan tersebut, KUPS Perempuan Kabupaten Batang turut ambil bagian melalui pameran produk wanatani dan hasil bumi unggulan daerah.

Batang - IPB University menjadi ruang pertemuan penting bagi pelaku perhutanan sosial, akademisi, dan komunitas masyarakat dalam kegiatan International Conference and Writing Workshop: Autonomous Social Sciences and Alternative Development yang berlangsung pada 21–23 Mei 2026. Dalam kegiatan tersebut, KUPS Perempuan Kabupaten Batang turut ambil bagian melalui pameran produk wanatani dan hasil bumi unggulan daerah.

Keikutsertaan KUPS Perempuan Kabupaten Batang merupakan bagian dari program Meningkatkan Akses Kelembagaan Perempuan untuk Mendorong Tata Kelola Perhutanan Sosial melalui Program Perhutanan Sosial dalam Mendukung Pengelolaan Perhutanan Sosial yang Inklusif menuju KUPS Perempuan yang Mandiri dan Berkelanjutan.

Field Officer PUPUK Surabaya Thoriqul Huda mengatakan, dalam kegiatan ini, para anggota KUPS binaan PUPUK tidak hanya mengikuti seminar internasional mengenai pembangunan alternatif, ketahanan pangan, dan tata kelola masyarakat berbasis lokal, tetapi juga membuka stand pameran produk hasil kehutanan sosial melalui CV Srikandi Rimba sebagai wadah bersama yang menaungi pemasaran produk KUPS perempuan binaan.

“Berbagai produk unggulan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) dan hasil wanatani dipamerkan dalam expo lintas daerah tersebut sebagai bentuk promosi potensi lokal sekaligus upaya memperluas akses pasar produk masyarakat berbasis perhutanan social,” katanya saat dihubungi melalui gawai, Jumat (22/5/2026).

Keikutsertaan KUPS Perempuan Kabupaten Batang dalam seminar internasional dan expo hasil wanatani ini bukan hanya untuk memperkenalkan produk lokal. Tetapi juga membangun jejaring, membuka peluang kemitraan, serta memperkuat posisi perempuan dalam tata kelola perhutanan sosial yang berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama sekaligus momentum memperluas akses pasar produk-produk unggulan masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Kabag marketing Cv Sri Kandhi Rimba yang menaungi Usaha Kups perempuan binaan Pupuk, Kus Endangsari menyampaikan kegiatan expo dan seminar internasional ini menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan produk-produk wanatani dan kehutanan sosial yang dikelola perempuan kepada pasar yang lebih luas.

“Kehadiran kami bersama KUPS binaan diharapkan mampu membuka jejaring pemasaran yang lebih luas, memperkuat kemitraan lintas daerah, serta meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan berbasis potensi lokal,” jelasnya.

Project Officer Pupuk surabaya di Batang, Endang Susilowati menambahkan keterlibatan perempuan dalam pengelolaan usaha kehutanan sosial tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi keluarga. Tetapi juga memperkuat kapasitas perempuan desa dalam membangun kelembagaan usaha yang mandiri, kolaboratif, dan berkelanjutan.

“Kegiatan ini menjadi ruang penting bagi perempuan pelaku usaha kehutanan sosial untuk belajar, bertukar pengalaman, dan memperluas jejaring usaha agar produk lokal semakin dikenal luas,” terangnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan berbagai akademisi dan peneliti, salah satunya Dr. Satyawan Sunito dari Center for Transdisciplinary and Sustainability Sciences (CTSS), Institute of Research and Community Services, IPB University. Ia menyoroti berbagai tantangan yang masih dihadapi masyarakat di sekitar kawasan perhutanan sosial, termasuk persoalan pemasaran dan harga produk yang belum kompetitif.

“Ada banyak persoalan di lapangan yang dihadapi masyarakat di sekitar kawasan perhutanan sosial. Namun melalui kegiatan ini, banyak hal positif yang bisa didapatkan, terutama dalam memperkenalkan produk KUPS agar mampu diadopsi lebih luas oleh masyarakat dan pasar,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi
Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak para bupati dan wali kota menjadi mitra promosi investasi untuk menarik investor ke kawasan industri di Jawa Tengah dengan menjamin keamanan, kepastian hukum, kemudahan perizinan, serta infrastruktur yang memadai. Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mendorong agar 70 persen tenaga kerja di KEK Industropolis berasal dari warga Batang, disertai transfer teknologi dan keterlibatan UMKM lokal. Pangdam IVDiponegoro juga memastikan keamanan wilayah demi menciptakan iklim investasi yang kondusif.
23 Okt 2026 Jumadi 157
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Batang Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang mengembangkan gerakan penghijauan melalui penanaman pohon aren di kawasan Reservoir Timur Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 242
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih penghargaan Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan. Penghargaan tersebut diserahkan di Ballroom Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 176
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Batang - Ancaman abrasi dan terjangan banjir rob bukan lagi cerita baru bagi masyarakat di kawasan pesisir Jawa Tengah. Di Kabupaten Batang saja, tamparan gelombang air laut kini telah merambah dan merendam lebih dari 400 hektare lahan pesisir. Menghadapi tantangan alam yang kian mengkhawatirkan ini, penanganan tidak lagi bisa mengandalkan satu pihak semata.
23 Okt 2026 Jumadi 201
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Batang - Memperingati Hari Santri Nasional, Pemerintah Kabupaten Batang menggelar kegiatan Ngaji Bandongan yang menghadirkan ratusan pelajar dari jenjang SMP dan SMASMK sederajat, di Serambi Masjid Agung Darul Muttaqin, Kabupaten Batang, Jumat (23102026). Kegiatan tersebut menjadi upaya Pemda untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta keilmuan melalui kajian kitab Adabul Alimul Wal Muta'alim karangan KH Hasyim Asy'ari.
23 Okt 2026 Jumadi 118
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan dari detikjateng-jogja. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pemkab Batang mendorong realisasi investasi hingga Rp8,5 triliun, melampaui target RPJMD, melalui kemudahan perizinan dan pemberian insentif bagi investor. Pemkab Batang juga berupaya memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal melalui program Dapat Kerja (Daker), yang turut mendukung penurunan pengangguran dan pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 8,29 pada kuartal II 2026.
23 Okt 2026 Jumadi 145