Batang - Kecamatan Pecalungan, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan SMPN 1 Pecalungan berkolaborasi menyelenggarakan workshop "Dari Scroll ke Skill: Kreatif Tanpa Batas di Era Digital" untuk mengajak pelajar mengubah kebiasaan konsumsi konten menjadi produksi konten kreatif. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kreativitas generasi muda, memperluas literasi digital positif, dan mendorong minat baca.
Batang - Kecamatan Pecalungan, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan SMPN 1 Pecalungan berkolaborasi menyelenggarakan workshop "Dari Scroll ke Skill: Kreatif Tanpa Batas di Era Digital" untuk mengajak pelajar mengubah kebiasaan konsumsi konten menjadi produksi konten kreatif. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kreativitas generasi muda, memperluas literasi digital positif, dan mendorong minat baca.
Kepala Disperpuska Batang Budiyono mengatakan, terkait dengan literasi digital harus bisa memahami, mengerti, mendalami kemudian melaksanakan penggunaannya itu secara bijak. Kita harus tahu mana informasi itu yang khusus untuk bisa kita serap sebagai referensi mana informasi-informasi itu yang sifatnya hoaks, informasi ini bisa dipercaya.
“Maka di sini untuk berhati-hati, harus tahu sumbernya, tahu jenis informasi bisa memanfaatkan menggunakan media digital ini dengan baik untuk mendukung pemahaman adik-adik dalam meningkatkan ilmu pengetahuan,” katanya saat ditemui di SMPN 1 Pecalungan, Kabupaten Batang, Senin (11/5/2026).
Budiyono juga menyebutkan, Workshop Budaya Literasi Digital bagi generasi muda bertujuan membekali mereka dengan kecakapan (skills), etika, keamanan, dan budaya digital untuk beradaptasi secara produktif dan aman. Fokus utama mencakup pemahaman etika digital, privasi data, penanganan hoaks, serta penggunaan teknologi secara bijak di dunia maya.
Sementara itu, Bunda Literasi Faelasufa Faiz menyampaikan, literasi digital ini dapat menciptakan generasi muda yang produktif secara sosial, politik, maupun ekonomi. Ia menekankan pentingnya penggunaan media internet untuk kegiatan yang bermanfaat, bukan hanya sekadar konsumsi informasi.
“Harapannya adalah bagaimana mereka sehat, berguna, perlu internet pro-remedial, dan tentunya adalah penting untuk kita. Jadi media digunakan untuk kegiatannya produktif, baik secara sosial maupun politis dan bahkan lebih kepada ekonomis,” jelasnya.
Faelasufa Faiz juga mengajak para pelajar untuk memanfaatkan teknologi internet dengan baik dan bijak. Sebagai contoh adalah internet dapat bermanfaat hingga menghasilkan uang.
“Semoga Workshop literasi digital ini, diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat Batang, guna membangun kesadaran akan pentingnya penggunaan internet yang bijak dan produktif demi kemajuan daerah,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Jumadi)