Bunda Literasi Batang Ajak Pelajar Manfaatkan Teknologi dengan Bijak dan Baik

Senin, 11 Mei 2026 Jumadi Dibaca 287 kali Teknologi
Bunda Literasi Batang Ajak Pelajar Manfaatkan Teknologi dengan Bijak dan Baik
Bunda Literasi Faelasufa Faiz memberikan sambutan saat Workshop Literasi Digital di SMPN 1 Pecalungan, Kabupaten Batang.
Batang - Kecamatan Pecalungan, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan SMPN 1 Pecalungan berkolaborasi menyelenggarakan workshop "Dari Scroll ke Skill: Kreatif Tanpa Batas di Era Digital" untuk mengajak pelajar mengubah kebiasaan konsumsi konten menjadi produksi konten kreatif. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kreativitas generasi muda, memperluas literasi digital positif, dan mendorong minat baca.

Batang - Kecamatan Pecalungan, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan SMPN 1 Pecalungan berkolaborasi menyelenggarakan workshop "Dari Scroll ke Skill: Kreatif Tanpa Batas di Era Digital" untuk mengajak pelajar mengubah kebiasaan konsumsi konten menjadi produksi konten kreatif. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kreativitas generasi muda, memperluas literasi digital positif, dan mendorong minat baca.

Kepala Disperpuska Batang Budiyono mengatakan, terkait dengan literasi digital harus bisa memahami, mengerti, mendalami kemudian melaksanakan penggunaannya itu secara bijak. Kita harus tahu mana informasi itu yang khusus untuk bisa kita serap sebagai referensi mana informasi-informasi itu yang sifatnya hoaks, informasi ini bisa dipercaya.

“Maka di sini untuk berhati-hati, harus tahu sumbernya, tahu jenis informasi bisa memanfaatkan menggunakan media digital ini dengan baik untuk mendukung pemahaman adik-adik dalam meningkatkan ilmu pengetahuan,” katanya saat ditemui di SMPN 1 Pecalungan, Kabupaten Batang, Senin (11/5/2026).

Budiyono juga menyebutkan, Workshop Budaya Literasi Digital bagi generasi muda bertujuan membekali mereka dengan kecakapan (skills), etika, keamanan, dan budaya digital untuk beradaptasi secara produktif dan aman. Fokus utama mencakup pemahaman etika digital, privasi data, penanganan hoaks, serta penggunaan teknologi secara bijak di dunia maya.

Sementara itu, Bunda Literasi Faelasufa Faiz menyampaikan, literasi digital ini dapat menciptakan generasi muda yang produktif secara sosial, politik, maupun ekonomi. Ia menekankan pentingnya penggunaan media internet untuk kegiatan yang bermanfaat, bukan hanya sekadar konsumsi informasi.

“Harapannya adalah bagaimana mereka sehat, berguna, perlu internet pro-remedial, dan tentunya adalah penting untuk kita. Jadi media digunakan untuk kegiatannya produktif, baik secara sosial maupun politis dan bahkan lebih kepada ekonomis,” jelasnya.

Faelasufa Faiz juga mengajak para pelajar untuk memanfaatkan teknologi internet dengan baik dan bijak. Sebagai contoh adalah internet dapat bermanfaat hingga menghasilkan uang.

“Semoga Workshop literasi digital ini, diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat Batang, guna membangun kesadaran akan pentingnya penggunaan internet yang bijak dan produktif demi kemajuan daerah,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Jumadi)

Berita Lainnya

Genjot Ekonomi Batang, DPUPR Siapkan Strategi "Lelang Dini" di Akhir Tahun Genjot Ekonomi Batang, DPUPR Siapkan Strategi "Lelang Dini" di Akhir Tahun
Genjot Ekonomi Batang, DPUPR Siapkan Strategi "Lelang Dini" di Akhir Tahun
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memutar otak untuk mengantisipasi keterlambatan proyek fisik yang kerap menjadi momok pembangunan daerah. Demi memastikan roda pembangunan berjalan tepat waktu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang meluncurkan strategi tak biasa: memajukan jadwal lelang proyek di akhir tahun 2026.
08 Jul 2026 Jumadi 30
BPS Batang Perkuat Pendataan Sensus Ekonomi di Pasar, Utamakan Koordinasi dan Pendekatan Humanis BPS Batang Perkuat Pendataan Sensus Ekonomi di Pasar, Utamakan Koordinasi dan Pendekatan Humanis
BPS Batang Perkuat Pendataan Sensus Ekonomi di Pasar, Utamakan Koordinasi dan Pendekatan Humanis
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengintensifkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan menyasar pusat-pusat aktivitas perdagangan. Salah satunya melalui pendataan pedagang di Pasar Limpung, Kecamatan Limpung, Kbupaten Batang, Rabu (872026).
08 Jul 2026 Jumadi 76
Pemkab Tata Kawasan Depan RSUD Batang, PKL Direlokasi ke Pujasera Secara Bertahap Pemkab Tata Kawasan Depan RSUD Batang, PKL Direlokasi ke Pujasera Secara Bertahap
Pemkab Tata Kawasan Depan RSUD Batang, PKL Direlokasi ke Pujasera Secara Bertahap
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai melakukan penataan kawasan di depan RSUD Batang dengan merelokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini berjualan di sepanjang bahu jalan dan area depan rumah sakit menuju lokasi pujasera yang telah disiapkan.
08 Jul 2026 Jumadi 15
Disdukcapil Batang Jemput Bola Layanan Adminduk di Desa Pranten Disdukcapil Batang Jemput Bola Layanan Adminduk di Desa Pranten
Disdukcapil Batang Jemput Bola Layanan Adminduk di Desa Pranten
Batang - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang kembali menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) melalui program jemput bola di Balai Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Rabu (872026).
08 Jul 2026 Jumadi 12
Wajibkan Pasir Muntilan di Semua Proyek Fisik, DPUPR Batang Incar Usia Bangunan hingga 15 Tahun Wajibkan Pasir Muntilan di Semua Proyek Fisik, DPUPR Batang Incar Usia Bangunan hingga 15 Tahun
Wajibkan Pasir Muntilan di Semua Proyek Fisik, DPUPR Batang Incar Usia Bangunan hingga 15 Tahun
Batang Demi menjaga kualitas bangunan proyek fisik, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang mewajibkan seluruh kontraktor menggunakan pasir Muntilan atau pasir beton dalam setiap proyek konstruksi tahun anggaran 2026.
07 Jul 2026 Jumadi 45
Ditjen Pesantren Dibentuk, Bawa Kemaslahatan bagi Para Ustaz Ditjen Pesantren Dibentuk, Bawa Kemaslahatan bagi Para Ustaz
Ditjen Pesantren Dibentuk, Bawa Kemaslahatan bagi Para Ustaz
Batang - Para pendidik hingga santri kini mulai bisa bernapas lega setelah dibentuknya Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren, yang sebelumnya berada di bawah Ditjen Pendidikan Islam (Pendis). Hal tersebut tentu akan berdampak positif bagi seluruh pondok pesantren di Kabupaten Batang dengan memperoleh perhatian lebih intens dalam pengelolaan secara administratif, pengembangan maupun peningkatan kesejahteraan para ustazustazah.
07 Jul 2026 Jumadi 47