Dispaperta Batang Kawal Ketat Standar ASUH dan Syariat di Iduladha 2026

Senin, 11 Mei 2026 Jumadi Dibaca 205 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Dispaperta Batang Kawal Ketat Standar ASUH dan Syariat di Iduladha 2026
Kabid Peternakan Dispaperta Batang M. Arief Edyanto mengatakan, Dispaperta Batang Kawal Ketat Standar ASUH dan Syariat di Iduladha 2026.
Batang Gema takbir Iduladha 2026 memang masih beberapa pekan lagi, namun persiapan matang sudah mulai tercium dari lapak-lapak pedagang ternak di Kabupaten Batang. Demi memastikan ibadah kurban masyarakat berjalan sempurna, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang bergerak cepat memperketat pengawasan.

Batang – Gema takbir Iduladha 2026 memang masih beberapa pekan lagi, namun persiapan matang sudah mulai tercium dari lapak-lapak pedagang ternak di Kabupaten Batang. Demi memastikan ibadah kurban masyarakat berjalan sempurna, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang bergerak cepat memperketat pengawasan.

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Dispaperta ingin memastikan setiap hewan yang disembelih nantinya memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH) sekaligus lolos kriteria syariat Islam.

Kepala Bidang Peternakan Dispaperta Batang M. Arief Edyanto menegaskan, bahwa pengawasan ini adalah bentuk jaminan pemerintah kepada konsumen. Dari peternak hingga ke pelataran masjid, setiap prosesnya dipantau dengan saksama.

“Setiap tahun kami mengawal kegiatan persiapan maupun pelaksanaan kurban agar ternak yang dipotong memenuhi kriteria ASUH, mulai dari tingkat peternak sampai lokasi pemotongan di masjid dan musala,” katanya saat ditemui di Kantornya, Senin (11/5/2026).

Arief membedah satu per satu makna di balik standar tersebut. Aman berarti hewan bebas dari bibit penyakit berbahaya. Sehat menjamin kondisi fisik dan kandungan gizi daging layak konsumsi. Sementara Utuh memastikan tidak ada praktik pemalsuan atau pencampuran daging.

“Terakhir, aspek Halal menjadi kunci yang tak boleh ditawar. Hal ini berkaitan erat dengan siapa yang memegang pisau di hari penyembelihan. Kehalalan produk hewan sangat ditentukan dari proses penyembelihannya. Karena itu penyembelihan harus dilakukan oleh Juru Sembelih Halal (Juleha) yang memahami tata cara penyembelihan halal,” jelasnya.

Bagi masyarakat yang hendak membeli hewan kurban, Dispaperta juga mengingatkan pentingnya pengecekan fisik. Sesuai syariat, hewan tidak boleh pincang, cacat, atau memiliki anggota tubuh yang tidak lengkap seperti ekor yang terpotong.

“Selain kesehatan fisik, ada satu anjuran penting: pilihlah hewan jantan. Kami mengimbau masyarakat mengutamakan ternak jantan untuk kurban. Walaupun mungkin ada pertimbangan harga atau ketersediaan, tapi itu lebih dianjurkan,” tegasnya.

Tak hanya menunggu di kantor, Dispaperta telah jemput bola dengan memberikan sosialisasi kepada para takmir masjid.

Sebanyak 35 pengurus masjid telah dibekali ilmu mengenai pemeriksaan kesehatan hewan (sebelum dan sesudah dipotong), teknik penanganan daging yang higienis, hingga urusan limbah agar tidak mencemari lingkungan. Pengawasan di lapangan pun sudah mulai bergulir, menyasar titik-titik krusial seperti lapak penjualan di Kecamatan Tulis.

“Kami lakukan pengawasan di hulunya terlebih dahulu, yaitu di lapak pedagang. Ini langkah preventif supaya hewan yang dijual benar-benar sehat sebelum sampai ke masyarakat,” tandasnya.

Mengingat jumlah hewan kurban di Batang yang diprediksi mencapai kisaran 8.000 ekor seperti tahun lalu, kesiapan ini menjadi krusial agar warga Batang bisa menjalankan ibadah dengan tenang dan mengonsumsi daging yang berkualitas. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 66
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 101
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 154
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 80
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 131
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 145