Dispaperta Batang Kawal Ketat Standar ASUH dan Syariat di Iduladha 2026

Senin, 11 Mei 2026 Jumadi Dibaca 174 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Dispaperta Batang Kawal Ketat Standar ASUH dan Syariat di Iduladha 2026
Kabid Peternakan Dispaperta Batang M. Arief Edyanto mengatakan, Dispaperta Batang Kawal Ketat Standar ASUH dan Syariat di Iduladha 2026.
Batang Gema takbir Iduladha 2026 memang masih beberapa pekan lagi, namun persiapan matang sudah mulai tercium dari lapak-lapak pedagang ternak di Kabupaten Batang. Demi memastikan ibadah kurban masyarakat berjalan sempurna, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang bergerak cepat memperketat pengawasan.

Batang – Gema takbir Iduladha 2026 memang masih beberapa pekan lagi, namun persiapan matang sudah mulai tercium dari lapak-lapak pedagang ternak di Kabupaten Batang. Demi memastikan ibadah kurban masyarakat berjalan sempurna, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang bergerak cepat memperketat pengawasan.

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Dispaperta ingin memastikan setiap hewan yang disembelih nantinya memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH) sekaligus lolos kriteria syariat Islam.

Kepala Bidang Peternakan Dispaperta Batang M. Arief Edyanto menegaskan, bahwa pengawasan ini adalah bentuk jaminan pemerintah kepada konsumen. Dari peternak hingga ke pelataran masjid, setiap prosesnya dipantau dengan saksama.

“Setiap tahun kami mengawal kegiatan persiapan maupun pelaksanaan kurban agar ternak yang dipotong memenuhi kriteria ASUH, mulai dari tingkat peternak sampai lokasi pemotongan di masjid dan musala,” katanya saat ditemui di Kantornya, Senin (11/5/2026).

Arief membedah satu per satu makna di balik standar tersebut. Aman berarti hewan bebas dari bibit penyakit berbahaya. Sehat menjamin kondisi fisik dan kandungan gizi daging layak konsumsi. Sementara Utuh memastikan tidak ada praktik pemalsuan atau pencampuran daging.

“Terakhir, aspek Halal menjadi kunci yang tak boleh ditawar. Hal ini berkaitan erat dengan siapa yang memegang pisau di hari penyembelihan. Kehalalan produk hewan sangat ditentukan dari proses penyembelihannya. Karena itu penyembelihan harus dilakukan oleh Juru Sembelih Halal (Juleha) yang memahami tata cara penyembelihan halal,” jelasnya.

Bagi masyarakat yang hendak membeli hewan kurban, Dispaperta juga mengingatkan pentingnya pengecekan fisik. Sesuai syariat, hewan tidak boleh pincang, cacat, atau memiliki anggota tubuh yang tidak lengkap seperti ekor yang terpotong.

“Selain kesehatan fisik, ada satu anjuran penting: pilihlah hewan jantan. Kami mengimbau masyarakat mengutamakan ternak jantan untuk kurban. Walaupun mungkin ada pertimbangan harga atau ketersediaan, tapi itu lebih dianjurkan,” tegasnya.

Tak hanya menunggu di kantor, Dispaperta telah jemput bola dengan memberikan sosialisasi kepada para takmir masjid.

Sebanyak 35 pengurus masjid telah dibekali ilmu mengenai pemeriksaan kesehatan hewan (sebelum dan sesudah dipotong), teknik penanganan daging yang higienis, hingga urusan limbah agar tidak mencemari lingkungan. Pengawasan di lapangan pun sudah mulai bergulir, menyasar titik-titik krusial seperti lapak penjualan di Kecamatan Tulis.

“Kami lakukan pengawasan di hulunya terlebih dahulu, yaitu di lapak pedagang. Ini langkah preventif supaya hewan yang dijual benar-benar sehat sebelum sampai ke masyarakat,” tandasnya.

Mengingat jumlah hewan kurban di Batang yang diprediksi mencapai kisaran 8.000 ekor seperti tahun lalu, kesiapan ini menjadi krusial agar warga Batang bisa menjalankan ibadah dengan tenang dan mengonsumsi daging yang berkualitas. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 191
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 164
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 151
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 611
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027 Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2027. Sejumlah destinasi unggulan akan dikembangkan secara bertahap untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jul 2026 Jumadi 86
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 101