Sudah Mandiri Kelola Limbah, Desa-Desa di Batang Kini Menanti Realisasi Reward Bupati

Kamis, 07 Mei 2026 Jumadi Dibaca 288 kali Lingkungan
Sudah Mandiri Kelola Limbah, Desa-Desa di Batang Kini Menanti Realisasi Reward Bupati
Kepala DLH Batang mengatakan, Desa-Desa di Batang Kini Menanti Realisasi Reward Bupati.
Batang Sejumlah desa di Kabupaten Batang kini tengah menunjukkan taringnya dalam urusan kemandirian lingkungan. Di tengah peliknya persoalan limbah, desa-desa ini berhasil mengelola sampahnya secara mandiri. Kini, mereka tinggal menunggu realisasi janji manis berupa reward finansial dari Bupati Batang M. Fais Kurniawan.

Batang – Sejumlah desa di Kabupaten Batang kini tengah menunjukkan taringnya dalam urusan kemandirian lingkungan. Di tengah peliknya persoalan limbah, desa-desa ini berhasil mengelola sampahnya secara mandiri. Kini, mereka tinggal menunggu realisasi janji manis berupa reward finansial dari Bupati Batang M. Fais Kurniawan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang Rusmanto mengakui, bahwa tantangan terbesar saat ini adalah mengubah pola pikir warga. Hingga kini, kesadaran untuk memisahkan sampah dari rumah tangga masih tergolong minim.

“Kelemahan kita yang di Kabupaten Batang ini, kesadaran dari masyarakat untuk melakukan pilah sampah itu masih rendah,” katanya saat ditemui di Kantonya, Kamis (7/5/2026).

Padahal, menurut Rusmanto, jika pemilahan dilakukan sejak dari dapur warga, beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) akan berkurang drastis. Berdasarkan data DLH, sekitar 60 persen sampah yang menumpuk di TPA justru merupakan sampah organik yang sebenarnya bisa diolah di tingkat desa.

“Meski kesadaran umum masih rendah, beberapa titik di Kabupaten Batang sudah menjadi oase keberhasilan. Rusmanto membeberkan sejumlah wilayah yang sudah memiliki Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) yang aktif beroperasi,” jelasnya.

Beberapa wilayah yang tercatat sudah berjalan dengan baik antara lain:

 * Kecamatan Batang: Desa Kalipucang Wetan.

 * Kecamatan Reban: Sudah mulai konsisten mengelola limbah.

 * Kecamatan Limpung & Banyuputih: Menjadi pionir pengelolaan sampah mandiri di wilayahnya.

“Meski sudah bekerja keras menjaga kebersihan wilayah, para pengelola sampah di desa-desa tersebut rupanya belum mencicipi bonus atau reward finansial yang sempat dijanjikan pemerintah daerah. Kalau sementara sampai saat ini belum (mendapatkan reward),” terangnya.

Kendati demikian, pihak DLH berharap janji tersebut segera terealisasi. Kehadiran apresiasi berupa bantuan dana atau insentif dari Bupati diharapkan menjadi "bahan bakar" baru bagi desa-desa lain untuk ikut bergerak.

“Mudah-mudahan nanti dengan adanya reward dari Pak Bupati ini bisa memicu teman-teman dari desa itu untuk bisa melakukan pengelolaan sampah secara mandiri di masing-masing desa,” ujar dia.

Jika janji ini ditepati, bukan tidak mungkin Batang akan menjadi kabupaten dengan sistem pengelolaan sampah berbasis desa terbaik, di mana sampah tak lagi berakhir jadi masalah, melainkan berkah. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
Batang - Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis yang terus bertumbuh dalam mendukung lahirnya kota baru, di timur Kabupaten Batang, membawa dampak perbaikan infrastruktur di Desa Sembung Kecamatan Banyuputih. Hal tersebut dibuktikan dengan dipilihnya desa tersebut sebagai prioritas perbaikan infrastruktur dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130, yang berfokus untuk membuka akses jalan penghubung baru dari Desa Sembung menuju KEK Industropolis.
13 Okt 2026 Jumadi 61
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
Batang Pemerintah Kabupaten Batang bersama Kodim 0736Batang menggelar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 di Lapangan Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 82
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batang menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian jawaban fraksi gabungan atas pendapat Bupati Batang terhadap lima rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif DPRD tahun 2026 di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 61
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menetapkan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kabupaten Batang Tahun 2027 dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 72
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Batang Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Batang melepas kontingen yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 80
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi melepas 258 anggota kontingen yang akan bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Dalam pelepasan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Batang, Selasa 13 Oktober 2026, Pemkab Batang menegaskan komitmen dukungannya dengan mengalokasikan anggaran Rp1 miliar untuk operasional kontingen serta menyiapkan bonus bagi atlet peraih medali.
13 Okt 2026 Jumadi 58