Sudah Mandiri Kelola Limbah, Desa-Desa di Batang Kini Menanti Realisasi Reward Bupati

Kamis, 07 Mei 2026 Jumadi Dibaca 43 kali Lingkungan
Sudah Mandiri Kelola Limbah, Desa-Desa di Batang Kini Menanti Realisasi Reward Bupati
Kepala DLH Batang mengatakan, Desa-Desa di Batang Kini Menanti Realisasi Reward Bupati.
Batang Sejumlah desa di Kabupaten Batang kini tengah menunjukkan taringnya dalam urusan kemandirian lingkungan. Di tengah peliknya persoalan limbah, desa-desa ini berhasil mengelola sampahnya secara mandiri. Kini, mereka tinggal menunggu realisasi janji manis berupa reward finansial dari Bupati Batang M. Fais Kurniawan.

Batang – Sejumlah desa di Kabupaten Batang kini tengah menunjukkan taringnya dalam urusan kemandirian lingkungan. Di tengah peliknya persoalan limbah, desa-desa ini berhasil mengelola sampahnya secara mandiri. Kini, mereka tinggal menunggu realisasi janji manis berupa reward finansial dari Bupati Batang M. Fais Kurniawan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang Rusmanto mengakui, bahwa tantangan terbesar saat ini adalah mengubah pola pikir warga. Hingga kini, kesadaran untuk memisahkan sampah dari rumah tangga masih tergolong minim.

“Kelemahan kita yang di Kabupaten Batang ini, kesadaran dari masyarakat untuk melakukan pilah sampah itu masih rendah,” katanya saat ditemui di Kantonya, Kamis (7/5/2026).

Padahal, menurut Rusmanto, jika pemilahan dilakukan sejak dari dapur warga, beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) akan berkurang drastis. Berdasarkan data DLH, sekitar 60 persen sampah yang menumpuk di TPA justru merupakan sampah organik yang sebenarnya bisa diolah di tingkat desa.

“Meski kesadaran umum masih rendah, beberapa titik di Kabupaten Batang sudah menjadi oase keberhasilan. Rusmanto membeberkan sejumlah wilayah yang sudah memiliki Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) yang aktif beroperasi,” jelasnya.

Beberapa wilayah yang tercatat sudah berjalan dengan baik antara lain:

 * Kecamatan Batang: Desa Kalipucang Wetan.

 * Kecamatan Reban: Sudah mulai konsisten mengelola limbah.

 * Kecamatan Limpung & Banyuputih: Menjadi pionir pengelolaan sampah mandiri di wilayahnya.

“Meski sudah bekerja keras menjaga kebersihan wilayah, para pengelola sampah di desa-desa tersebut rupanya belum mencicipi bonus atau reward finansial yang sempat dijanjikan pemerintah daerah. Kalau sementara sampai saat ini belum (mendapatkan reward),” terangnya.

Kendati demikian, pihak DLH berharap janji tersebut segera terealisasi. Kehadiran apresiasi berupa bantuan dana atau insentif dari Bupati diharapkan menjadi "bahan bakar" baru bagi desa-desa lain untuk ikut bergerak.

“Mudah-mudahan nanti dengan adanya reward dari Pak Bupati ini bisa memicu teman-teman dari desa itu untuk bisa melakukan pengelolaan sampah secara mandiri di masing-masing desa,” ujar dia.

Jika janji ini ditepati, bukan tidak mungkin Batang akan menjadi kabupaten dengan sistem pengelolaan sampah berbasis desa terbaik, di mana sampah tak lagi berakhir jadi masalah, melainkan berkah. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Gandeng Duta Muda, BPJS Kesehatan Pekalongan Tingkatkan Kepesertaan Gen Z Gandeng Duta Muda, BPJS Kesehatan Pekalongan Tingkatkan Kepesertaan Gen Z
Gandeng Duta Muda, BPJS Kesehatan Pekalongan Tingkatkan Kepesertaan Gen Z
Batang - BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan menggandeng kalangan generasi z melalui perannya sebagai Duta Muda Edu Tour, untuk meningkatkan kepesertaan masyarakat. Hal ini  penting, sebagai upaya untuk mengembalikan status kabupatenkota kembali menjadi Universal Health Coverage (UHC) atau Jaminan Kesehatan Semesta Prioritas.
07 Mei 2026 Jumadi 60
Dislutkan Batang Bersihkan Ikan Sapu-Sapu di Sungai Kauman, Cegah Kerusakan Ekosistem Dislutkan Batang Bersihkan Ikan Sapu-Sapu di Sungai Kauman, Cegah Kerusakan Ekosistem
Dislutkan Batang Bersihkan Ikan Sapu-Sapu di Sungai Kauman, Cegah Kerusakan Ekosistem
Batang - Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Batang menggelar gerakan pembersihan ikan sapu-sapu di aliran sungai Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kauman, Kabupaten Batang, Kamis (752026).
07 Mei 2026 Jumadi 116
Bupati Batang Upayakan Dongkrak IPM Lewat Jalur Kesetaraan Bupati Batang Upayakan Dongkrak IPM Lewat Jalur Kesetaraan
Bupati Batang Upayakan Dongkrak IPM Lewat Jalur Kesetaraan
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan terus tancap gas dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayahnya. Salah satu senjata andalannya adalah program pendidikan kesetaraan atau "Kejar Paket". Meski jalur non-formal, nyatanya minat warga Batang untuk kembali "nyantri" di bangku sekolah justru kian meledak, bahkan diikuti oleh peserta hingga usia 65 tahun.
07 Mei 2026 Jumadi 36
Wabup Batang Minta, Dapur Makan Bergizi Juga Harus Berkontribusi Bayar Retribusi Sampah Wabup Batang Minta, Dapur Makan Bergizi Juga Harus Berkontribusi Bayar Retribusi Sampah
Wabup Batang Minta, Dapur Makan Bergizi Juga Harus Berkontribusi Bayar Retribusi Sampah
Batang Hiruk-pikuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang tak hanya soal menu sehat di atas piring, tapi juga menyisakan "buah bibir" di tempat pembuangan akhir.
07 Mei 2026 Jumadi 45
Komunitas Sungai Watch Ajak Warga Jateng Jaga Kebersihan Sungai  Komunitas Sungai Watch Ajak Warga Jateng Jaga Kebersihan Sungai 
Komunitas Sungai Watch Ajak Warga Jateng Jaga Kebersihan Sungai 
Batang - Komunitas Sungai Watch yang digawangi Gary Bencheghib akhirnya tiba di Kabupaten Batang dalam misi lingkungan bertajuk Run for Rivers, dari Bali hingga Jakarta sejauh 1.200 km. Tak sekadar berlari, ia bersama komunitasnya pun terjun langsung mengedukasi warga bahkan membersihkan sungai dengan intensitas tumpukan sampah cukup banyak.
06 Mei 2026 Jumadi 70
Proyek TPST Sentul Terkena Efisiensi, Kapasitas Pengolahan Sampah Dipangkas Separuh Proyek TPST Sentul Terkena Efisiensi, Kapasitas Pengolahan Sampah Dipangkas Separuh
Proyek TPST Sentul Terkena Efisiensi, Kapasitas Pengolahan Sampah Dipangkas Separuh
Batang - Rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sentul di Kecamatan Gringsing harus menyesuaikan diri dengan kondisi anggaran pusat. Proyek strategis yang diharapkan menjadi solusi darurat sampah di wilayah timur Kabupaten Batang ini mengalami efisiensi anggaran yang cukup signifikan dari Kementerian.
06 Mei 2026 Jumadi 88