Proyek TPST Sentul Terkena Efisiensi, Kapasitas Pengolahan Sampah Dipangkas Separuh

Rabu, 06 Mei 2026 Jumadi Dibaca 507 kali Lingkungan
Proyek TPST Sentul Terkena Efisiensi, Kapasitas Pengolahan Sampah Dipangkas Separuh
Sejumlah ASN DLH Batang meninjau lahan TPST Sentul Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang.
Batang - Rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sentul di Kecamatan Gringsing harus menyesuaikan diri dengan kondisi anggaran pusat. Proyek strategis yang diharapkan menjadi solusi darurat sampah di wilayah timur Kabupaten Batang ini mengalami efisiensi anggaran yang cukup signifikan dari Kementerian.

Batang - Rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sentul di Kecamatan Gringsing harus menyesuaikan diri dengan kondisi anggaran pusat. Proyek strategis yang diharapkan menjadi solusi darurat sampah di wilayah timur Kabupaten Batang ini mengalami efisiensi anggaran yang cukup signifikan dari Kementerian.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batang Rusmanto mengungkapkan, bahwa perubahan anggaran ini berdampak langsung pada kapasitas mesin pengolah sampah yang akan dibangun. Awalnya, TPST Sentul diproyeksikan mampu mengolah 100 ton sampah per hari, namun kini angka tersebut harus dikurangi menjadi 50 ton per hari.

“Untuk anggarannya nanti ada efisiensi. Jadi dengan adanya efisiensi itu, nanti ada penurunan untuk kapasitas pengolahannya. Berdasarkan hasil koordinasi dengan kementerian terkait, anggaran yang semula direncanakan mencapai Rp120 miliar, kini mengalami rasionalisasi menjadi sekitar Rp59 miliar,” katanya saat ditemui di Kantornya, Rabu (6/5/2026).

Meski secara angka menurun drastis, Rusmanto memastikan proses lelang tetap berjalan sesuai jadwal. Progresnya ini sudah masuk di pelelangan di kementerian. Nanti Insyaallah di bulan Mei ini sudah ditenderkan. Persiapannya di sana sekarang sudah pengujian kekuatan tanah.

“Pemangkasan kapasitas ini tentu mengubah peta cakupan layanan. Jika awalnya TPST Sentul direncanakan mampu mengaver sampah dari delapan kecamatan di wilayah timur termasuk Gringsing, Banyuputih, hingga Limpung kini cakupannya diprediksi hanya mampu melayani separuhnya,” jelasnya.

Rusmanto menyebutkan, kalau 50 ton per hari mungkin ya bisa tiga sampai empat kecamatan yang di wilayah timur. Kendati demikian, DLH Batang tidak tinggal diam. Bahwa terbatasnya kapasitas pengolahan di TPST nanti bisa disiasati dengan memperkuat kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah.

“Itu juga bisa kita siasati dengan pengurangan sampah dari sumber melalui pemilahan. Dengan dimulainya proses tender pada Mei ini, diharapkan pembangunan fisik segera terwujud sehingga masalah sampah di perbatasan Batang-Kendal dapat segera teratasi meski dengan skala yang lebih efisien,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
Batang - Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis yang terus bertumbuh dalam mendukung lahirnya kota baru, di timur Kabupaten Batang, membawa dampak perbaikan infrastruktur di Desa Sembung Kecamatan Banyuputih. Hal tersebut dibuktikan dengan dipilihnya desa tersebut sebagai prioritas perbaikan infrastruktur dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130, yang berfokus untuk membuka akses jalan penghubung baru dari Desa Sembung menuju KEK Industropolis.
13 Okt 2026 Jumadi 61
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
Batang Pemerintah Kabupaten Batang bersama Kodim 0736Batang menggelar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 di Lapangan Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 82
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batang menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian jawaban fraksi gabungan atas pendapat Bupati Batang terhadap lima rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif DPRD tahun 2026 di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 61
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menetapkan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kabupaten Batang Tahun 2027 dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 72
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Batang Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Batang melepas kontingen yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 80
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi melepas 258 anggota kontingen yang akan bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Dalam pelepasan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Batang, Selasa 13 Oktober 2026, Pemkab Batang menegaskan komitmen dukungannya dengan mengalokasikan anggaran Rp1 miliar untuk operasional kontingen serta menyiapkan bonus bagi atlet peraih medali.
13 Okt 2026 Jumadi 58