Proyek TPST Sentul Terkena Efisiensi, Kapasitas Pengolahan Sampah Dipangkas Separuh

Rabu, 06 Mei 2026 Jumadi Dibaca 14 kali Lingkungan
Proyek TPST Sentul Terkena Efisiensi, Kapasitas Pengolahan Sampah Dipangkas Separuh
Sejumlah ASN DLH Batang meninjau lahan TPST Sentul Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang.
Batang - Rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sentul di Kecamatan Gringsing harus menyesuaikan diri dengan kondisi anggaran pusat. Proyek strategis yang diharapkan menjadi solusi darurat sampah di wilayah timur Kabupaten Batang ini mengalami efisiensi anggaran yang cukup signifikan dari Kementerian.

Batang - Rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sentul di Kecamatan Gringsing harus menyesuaikan diri dengan kondisi anggaran pusat. Proyek strategis yang diharapkan menjadi solusi darurat sampah di wilayah timur Kabupaten Batang ini mengalami efisiensi anggaran yang cukup signifikan dari Kementerian.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batang Rusmanto mengungkapkan, bahwa perubahan anggaran ini berdampak langsung pada kapasitas mesin pengolah sampah yang akan dibangun. Awalnya, TPST Sentul diproyeksikan mampu mengolah 100 ton sampah per hari, namun kini angka tersebut harus dikurangi menjadi 50 ton per hari.

“Untuk anggarannya nanti ada efisiensi. Jadi dengan adanya efisiensi itu, nanti ada penurunan untuk kapasitas pengolahannya. Berdasarkan hasil koordinasi dengan kementerian terkait, anggaran yang semula direncanakan mencapai Rp120 miliar, kini mengalami rasionalisasi menjadi sekitar Rp59 miliar,” katanya saat ditemui di Kantornya, Rabu (6/5/2026).

Meski secara angka menurun drastis, Rusmanto memastikan proses lelang tetap berjalan sesuai jadwal. Progresnya ini sudah masuk di pelelangan di kementerian. Nanti Insyaallah di bulan Mei ini sudah ditenderkan. Persiapannya di sana sekarang sudah pengujian kekuatan tanah.

“Pemangkasan kapasitas ini tentu mengubah peta cakupan layanan. Jika awalnya TPST Sentul direncanakan mampu mengaver sampah dari delapan kecamatan di wilayah timur termasuk Gringsing, Banyuputih, hingga Limpung kini cakupannya diprediksi hanya mampu melayani separuhnya,” jelasnya.

Rusmanto menyebutkan, kalau 50 ton per hari mungkin ya bisa tiga sampai empat kecamatan yang di wilayah timur. Kendati demikian, DLH Batang tidak tinggal diam. Bahwa terbatasnya kapasitas pengolahan di TPST nanti bisa disiasati dengan memperkuat kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah.

“Itu juga bisa kita siasati dengan pengurangan sampah dari sumber melalui pemilahan. Dengan dimulainya proses tender pada Mei ini, diharapkan pembangunan fisik segera terwujud sehingga masalah sampah di perbatasan Batang-Kendal dapat segera teratasi meski dengan skala yang lebih efisien,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Strategi Bupati Batang Atasi Darurat Sampah,  Bangun 3 TPS3R Senilai Rp1,8 Miliar Strategi Bupati Batang Atasi Darurat Sampah,  Bangun 3 TPS3R Senilai Rp1,8 Miliar
Strategi Bupati Batang Atasi Darurat Sampah,  Bangun 3 TPS3R Senilai Rp1,8 Miliar
Batang Masalah sampah bukan sekadar soal tumpukan limbah, melainkan tantangan lingkungan yang menjadi perhatian serius Bupati Batang M. Faiz Kurniawan. Untuk menekan volume sampah yang kian menggunung, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tancap gas membangun tiga titik Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) di wilayah perkotaan dengan investasi mencapai Rp1,8 miliar.
06 Mei 2026 Jumadi 1
Bupati Batang Ajak Pelari Mancanegara Kampanyekan Lingkungan Lewat Fun Run Bupati Batang Ajak Pelari Mancanegara Kampanyekan Lingkungan Lewat Fun Run
Bupati Batang Ajak Pelari Mancanegara Kampanyekan Lingkungan Lewat Fun Run
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar kegiatan Fun Run bersama tim Sungai Watch dan masyarakat. Kegiatan ini menempuh jarak 5 kilometer, dimulai dari Kantor Kecamatan Kandeman hingga Rumah Dinas Bupati Batang.
06 Mei 2026 Jumadi 82
Komunitas Sungai Watch Ajak Warga Jateng Jaga Kebersihan Sungai  Komunitas Sungai Watch Ajak Warga Jateng Jaga Kebersihan Sungai 
Komunitas Sungai Watch Ajak Warga Jateng Jaga Kebersihan Sungai 
Batang - Komunitas Sungai Watch yang digawangi Gary Bencheghib akhirnya tiba di Kabupaten Batang dalam misi lingkungan bertajuk Run for Rivers, dari Bali hingga Jakarta sejauh 1.200 km. Tak sekadar berlari, ia bersama komunitasnya pun terjun langsung mengedukasi warga bahkan membersihkan sungai dengan intensitas tumpukan sampah cukup banyak.
06 Mei 2026 Jumadi 12
Tumbuhkan Kecintaan pada Cerita Rakyat, Disperpuska Batang Gelar Lomba Bertutur Tumbuhkan Kecintaan pada Cerita Rakyat, Disperpuska Batang Gelar Lomba Bertutur
Tumbuhkan Kecintaan pada Cerita Rakyat, Disperpuska Batang Gelar Lomba Bertutur
Batang - Dalam rangka menumbuhkan kecintaan terhadap cerita rakyat dan budaya lokal, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Batang menggelar Lomba Bertutur Sekolah Dasar (SD)Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tingkat Kabupaten Batang di halaman Kantor Disperpuska Batang, Kabupaten Batang, Rabu (652026).
06 Mei 2026 Jumadi 18
Motivasi Siswa SMKN 1 Batang, Faelasufa Tekankan Pentingnya Skill dan Attitude Hadapi Dunia Kerja Motivasi Siswa SMKN 1 Batang, Faelasufa Tekankan Pentingnya Skill dan Attitude Hadapi Dunia Kerja
Motivasi Siswa SMKN 1 Batang, Faelasufa Tekankan Pentingnya Skill dan Attitude Hadapi Dunia Kerja
Batang - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Batang Faelasufa Faiz, memberikan motivasi kepada para siswa dalam kegiatan Infobatang Goes to School di SMK Negeri 1 Batang, Kabupaten Batang, Rabu (652026).
06 Mei 2026 Jumadi 18
Mandiri Secara Ekonomi, Desa di Batang Akan Terima Bagi Hasil 20 Persen dari KDMP Mandiri Secara Ekonomi, Desa di Batang Akan Terima Bagi Hasil 20 Persen dari KDMP
Mandiri Secara Ekonomi, Desa di Batang Akan Terima Bagi Hasil 20 Persen dari KDMP
Batang Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Batang mulai menunjukkan geliat dengan merambah berbagai sektor usaha, mulai dari ritel sembako, distribusi LPG, hingga apotek desa. Namun, dari seluruh desa yang telah mengantongi izin, baru sekitar lima koperasi yang dinyatakan benar-benar aktif beroperasi secara optimal.
05 Mei 2026 Jumadi 118