Wabup Batang Minta, SPPG Hadirkan Lingkungan Sehat dan Makanan Berkualitas

Rabu, 06 Mei 2026 Jumadi Dibaca 246 kali Acara Pimpinan Daerah
Wabup Batang Minta, SPPG Hadirkan Lingkungan Sehat dan Makanan Berkualitas
Wakil Bupati Batang Suyono Minta, SPPG Hadirkan Lingkungan Sehat dan Makanan Berkualitas.
Batang - Niat mulia pemerintah memberikan asupan nutrisi bagi siswa melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang kini tengah diuji. Bukannya aroma sedap masakan yang tercium, lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kurang memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP).

Batang - Niat mulia pemerintah memberikan asupan nutrisi bagi siswa melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang kini tengah diuji. Bukannya aroma sedap masakan yang tercium, lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kurang memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP).

Kondisi ini memicu reaksi keras dari Wakil Bupati Batang Suyono. Baginya, urusan perut anak sekolah tidak boleh main-main, apalagi jika menyangkut standar kesehatan lingkungan.

Suyono menegaskan, bahwa Satuan Tugas (Satgas) sudah dibekali SOP ketat dari Dinas Kesehatan. Salah satu poin yang tidak bisa dinegosiasikan adalah kebersihan lingkungan dari potensi pembawa penyakit, seperti lalat.

“Kalau di lokasi itu ada kandang ayam dan banyak lalat, itu jelas tidak sesuai SOP. Program MBG ini harus benar-benar sehat. Kalau tidak memenuhi syarat, sebaiknya titiknya dipindah,” katanya saat ditemui di Kantornya, Rabu (6/5/2026).

Logika sederhana pun ia lontarkan, jika kandang ayam sudah ada lebih dulu, maka fasilitas penyedia makananlah yang harus tahu diri. Ia mempertanyakan proses awal penentuan titik lokasi yang terkesan terburu-buru tanpa kajian matang.

“Yang datang belakangan harusnya mengalah. Tapi ini juga perlu dipertanyakan, kenapa sejak awal titiknya dipilih di situ tanpa kajian kesehatan yang matang,” ungkapnya.

Bukan hanya soal lokasi, mata rantai pengawasan juga harus diperketat hingga ke meja siswa. Suyono meminta pihak sekolah tidak hanya menjadi penerima pasif, tetapi harus berani menjadi kurator kualitas makanan yang masuk ke lingkungan mereka.

“Sekolah harus berani membuka dan mengecek makanan yang datang. Layak atau tidak, sehat atau tidak. Kalau tidak sesuai, ya harus ditolak,” jelasnya.

Isu kesehatan ternyata bukan satu-satunya kekhawatiran. Ada aroma penyimpangan anggaran yang juga diendus. Suyono mengingatkan bahwa selisih nilai makanan yang kecil sekalipun bisa berujung pada kasus hukum jika diakumulasikan dalam skala besar.

“Misalnya nilai makanan Rp8 ribu tapi yang diterima hanya Rp5 ribu atau Rp6 ribu selisih itu kalau dikalikan jumlah siswa dan waktu setahun, nilainya besar. Ini bisa jadi temuan korupsi ke depan,” terangnya.

Terkait klaim legalitas SPPG di Pecalungan, ia meragukan sertifikat sanitasi yang dikantongi pengelola. Pasalnya, Satgas baru seumur jagung, sementara fasilitas tersebut sudah berdiri lebih dulu. Ia menduga pemilihan lokasi awal hanya mengejar "yang penting ada tempat", bukan "tempat yang layak".

Suyono menutup dengan sebuah pengingat bagi seluruh pihak yang terlibat agar tidak mencoreng tujuan besar program ini.

“Jangan sampai program mulia negara ini justru tidak dimuliakan oleh penyajinya sendiri. Kesehatan anak-anak harus jadi yang utama,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

Berita Lainnya

Kepengurusan Baru Dikukuhkan, APPSI Batang Siap Jaga Kestabilan Harga Kepengurusan Baru Dikukuhkan, APPSI Batang Siap Jaga Kestabilan Harga
Kepengurusan Baru Dikukuhkan, APPSI Batang Siap Jaga Kestabilan Harga
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mengharapkan para pedagang yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) mampu menjalankan fungsi dalam menjaga ketersediaan bahan pangan maupun harga yang tetap stabil. Hal ini penting, mengingat peran APPSI adalah kepanjangan tangan dari dinas terkait, dalam memastikan harga jual bahan pangan tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditentukan.
22 Jul 2026 Jumadi 60
Lahan Diratakan, Pembangunan Sekolah Rakyat di Batang Masuki Readiness Criteria Lahan Diratakan, Pembangunan Sekolah Rakyat di Batang Masuki Readiness Criteria
Lahan Diratakan, Pembangunan Sekolah Rakyat di Batang Masuki Readiness Criteria
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus mematangkan persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Clapar, Kecamatan Subah. Hingga saat ini, pemenuhan dokumen Readiness Criteria sebagai syarat pembangunan telah memasuki tahap akhir dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat.
22 Jul 2026 Jumadi 178
BPJS Ketenagakerjaan Batang Sosialisasikan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada Pendamping PKH BPJS Ketenagakerjaan Batang Sosialisasikan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada Pendamping PKH
BPJS Ketenagakerjaan Batang Sosialisasikan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada Pendamping PKH
Batang - Dinas Sosial Batang mengandeng BPJS Ketenagakerjaan melakukan kegiatan sosialisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi para Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Batang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman para pendamping mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, baik bagi diri sendiri maupun bagi para pekerja rentan yang mereka dampingi di masyarakat.
22 Jul 2026 Jumadi 115
Terindikasi Mata Minus, Dinkes Batang Berikan Penanganan dan Fasilitas Gratis Terindikasi Mata Minus, Dinkes Batang Berikan Penanganan dan Fasilitas Gratis
Terindikasi Mata Minus, Dinkes Batang Berikan Penanganan dan Fasilitas Gratis
Batang - Dibalik kebiasaan menatap layar gawai setiap hari, ada ancaman sunyi yang pelan-pelan mengintai kesehatan mata para generasi muda di Kabupaten Batang. Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar sepanjang tahun mempertegas fenomena tersebut. sebanyak 1.300 pelajar terdeteksi mengalami gangguan tajam penglihatan alias mata minus.
21 Jul 2026 Jumadi 151
Pemkab Batang dan Bapenda Jateng Perkuat Sinergi, Permudah Layanan Pajak Kendaraan Bermotor Pemkab Batang dan Bapenda Jateng Perkuat Sinergi, Permudah Layanan Pajak Kendaraan Bermotor
Pemkab Batang dan Bapenda Jateng Perkuat Sinergi, Permudah Layanan Pajak Kendaraan Bermotor
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah memperkuat sinergi dalam mengoptimalkan penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) melalui peningkatan kemudahan layanan kepada masyarakat. Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan antara Bapenda Provinsi Jawa Tengah dan Bupati Batang di Ruang Abirawa Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2172026).
21 Jul 2026 Jumadi 204
Pemkab Batang Targetkan Predikat A SAKIP, Dorong Transformasi Digital yang Terintegrasi Pemkab Batang Targetkan Predikat A SAKIP, Dorong Transformasi Digital yang Terintegrasi
Pemkab Batang Targetkan Predikat A SAKIP, Dorong Transformasi Digital yang Terintegrasi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat akuntabilitas kinerja pemerintahan dengan menargetkan peningkatan predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dari nilai B menuju BB bahkan A dalam dua tahun ke depan. Upaya tersebut menjadi salah satu fokus dalam kegiatan Evaluasi Pencapaian Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) yang digelar di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2172026).
21 Jul 2026 Jumadi 96