Wabup Batang Minta, SPPG Hadirkan Lingkungan Sehat dan Makanan Berkualitas

Rabu, 06 Mei 2026 Jumadi Dibaca 123 kali Acara Pimpinan Daerah
Wabup Batang Minta, SPPG Hadirkan Lingkungan Sehat dan Makanan Berkualitas
Wakil Bupati Batang Suyono Minta, SPPG Hadirkan Lingkungan Sehat dan Makanan Berkualitas.
Batang - Niat mulia pemerintah memberikan asupan nutrisi bagi siswa melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang kini tengah diuji. Bukannya aroma sedap masakan yang tercium, lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kurang memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP).

Batang - Niat mulia pemerintah memberikan asupan nutrisi bagi siswa melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang kini tengah diuji. Bukannya aroma sedap masakan yang tercium, lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kurang memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP).

Kondisi ini memicu reaksi keras dari Wakil Bupati Batang Suyono. Baginya, urusan perut anak sekolah tidak boleh main-main, apalagi jika menyangkut standar kesehatan lingkungan.

Suyono menegaskan, bahwa Satuan Tugas (Satgas) sudah dibekali SOP ketat dari Dinas Kesehatan. Salah satu poin yang tidak bisa dinegosiasikan adalah kebersihan lingkungan dari potensi pembawa penyakit, seperti lalat.

“Kalau di lokasi itu ada kandang ayam dan banyak lalat, itu jelas tidak sesuai SOP. Program MBG ini harus benar-benar sehat. Kalau tidak memenuhi syarat, sebaiknya titiknya dipindah,” katanya saat ditemui di Kantornya, Rabu (6/5/2026).

Logika sederhana pun ia lontarkan, jika kandang ayam sudah ada lebih dulu, maka fasilitas penyedia makananlah yang harus tahu diri. Ia mempertanyakan proses awal penentuan titik lokasi yang terkesan terburu-buru tanpa kajian matang.

“Yang datang belakangan harusnya mengalah. Tapi ini juga perlu dipertanyakan, kenapa sejak awal titiknya dipilih di situ tanpa kajian kesehatan yang matang,” ungkapnya.

Bukan hanya soal lokasi, mata rantai pengawasan juga harus diperketat hingga ke meja siswa. Suyono meminta pihak sekolah tidak hanya menjadi penerima pasif, tetapi harus berani menjadi kurator kualitas makanan yang masuk ke lingkungan mereka.

“Sekolah harus berani membuka dan mengecek makanan yang datang. Layak atau tidak, sehat atau tidak. Kalau tidak sesuai, ya harus ditolak,” jelasnya.

Isu kesehatan ternyata bukan satu-satunya kekhawatiran. Ada aroma penyimpangan anggaran yang juga diendus. Suyono mengingatkan bahwa selisih nilai makanan yang kecil sekalipun bisa berujung pada kasus hukum jika diakumulasikan dalam skala besar.

“Misalnya nilai makanan Rp8 ribu tapi yang diterima hanya Rp5 ribu atau Rp6 ribu selisih itu kalau dikalikan jumlah siswa dan waktu setahun, nilainya besar. Ini bisa jadi temuan korupsi ke depan,” terangnya.

Terkait klaim legalitas SPPG di Pecalungan, ia meragukan sertifikat sanitasi yang dikantongi pengelola. Pasalnya, Satgas baru seumur jagung, sementara fasilitas tersebut sudah berdiri lebih dulu. Ia menduga pemilihan lokasi awal hanya mengejar "yang penting ada tempat", bukan "tempat yang layak".

Suyono menutup dengan sebuah pengingat bagi seluruh pihak yang terlibat agar tidak mencoreng tujuan besar program ini.

“Jangan sampai program mulia negara ini justru tidak dimuliakan oleh penyajinya sendiri. Kesehatan anak-anak harus jadi yang utama,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

Berita Lainnya

Menuju Adiwiyata Nasional, SMAN 2 Batang Terapkan Sekolah Ramah Lingkungan Menuju Adiwiyata Nasional, SMAN 2 Batang Terapkan Sekolah Ramah Lingkungan
Menuju Adiwiyata Nasional, SMAN 2 Batang Terapkan Sekolah Ramah Lingkungan
Batang - SMA Negeri 2 Batang terus memperkuat langkah menuju Sekolah Adiwiyata Nasional 2026, setelah sebelumnya di tahun 2024 meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Provinsi dengan menghadirkan berbagai program ramah lingkungan. Mulai dari bank sampah hingga pengolahan limbah menjadi eco enzyme diterapkan untuk membangun kepedulian lingkungan warga sekolah.
11 Mei 2026 Jumadi 24
Dispaperta Batang Sosialisasi Standar Pemotongan Hewan Kurban Jelang Iduladha 1447 H Dispaperta Batang Sosialisasi Standar Pemotongan Hewan Kurban Jelang Iduladha 1447 H
Dispaperta Batang Sosialisasi Standar Pemotongan Hewan Kurban Jelang Iduladha 1447 H
Batang - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang menggelar sosialisasi pelaksanaan pemotongan hewan kurban tahun 2026 dalam rangka persiapan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung di Aula Dispaperta Batang, Kabupaten Batang, Senin (1152026). Kegiatan ini diikuti para takmir masjid dan panitia kurban dari sejumlah kecamatan, seperti Batang, Kandeman, Warungasem, dan Wonotunggal.
11 Mei 2026 Jumadi 23
Dispaperta Batang Kawal Ketat Standar ASUH dan Syariat di Iduladha 2026 Dispaperta Batang Kawal Ketat Standar ASUH dan Syariat di Iduladha 2026
Dispaperta Batang Kawal Ketat Standar ASUH dan Syariat di Iduladha 2026
Batang Gema takbir Iduladha 2026 memang masih beberapa pekan lagi, namun persiapan matang sudah mulai tercium dari lapak-lapak pedagang ternak di Kabupaten Batang. Demi memastikan ibadah kurban masyarakat berjalan sempurna, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang bergerak cepat memperketat pengawasan.
11 Mei 2026 Jumadi 17
Sambangi SMAN 2, SatBinmas Polres Batang Ajak Siswa Bijak Bermedsos Sambangi SMAN 2, SatBinmas Polres Batang Ajak Siswa Bijak Bermedsos
Sambangi SMAN 2, SatBinmas Polres Batang Ajak Siswa Bijak Bermedsos
Batang - SatBinmas Polres Batang menyerahkan hadiah Lomba Video Kreatif dalam rangka memperingati May Day 2026, di lapangan SMA Negeri 2 Batang, Kabupaten Batang, Senin (1152026). Hadiah tersebut sebagai wujud apresiasi Polres Batang terhadap siswa karena mampu memanfaatkan teknologi informasi untuk edukasi masyarakat seputar peringatan May Day.
11 Mei 2026 Jumadi 14
Rekonstruksi Jembatan Kalibelo Dimulai, Pemkab Batang Target Rampung November 2026 Rekonstruksi Jembatan Kalibelo Dimulai, Pemkab Batang Target Rampung November 2026
Rekonstruksi Jembatan Kalibelo Dimulai, Pemkab Batang Target Rampung November 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi memulai pekerjaan rekonstruksi Jembatan Kalibelo yang berada di jalur penghubung LimpungTersonoBawang. Proyek tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp8,4 miliar dan ditargetkan selesai pada 3 November 2026.
11 Mei 2026 Jumadi 22
Lenggang Pesona ke-7, Takar Kemampuan Tari Siswa Sanggar Jagadhita Lenggang Pesona ke-7, Takar Kemampuan Tari Siswa Sanggar Jagadhita
Lenggang Pesona ke-7, Takar Kemampuan Tari Siswa Sanggar Jagadhita
Batang - Ratusan anak didik dari Sanggar Jagadhita Batang kembali menunjukkan hasil pembelajaran selama satu semester di hadapan pelatih maupun orang tua. Gelaran Lenggang Pesona yang ke-7 ini, mengetengahkan ragam tarian tradisional dari Batang maupun luar daerah, sebagai media untuk menakar sejauh mana kemampuan tari anak didik, di Pendopo Kabupaten Batang, Minggu (1052026).
10 Mei 2026 Jumadi 104