Wabup Batang Minta, SPPG Hadirkan Lingkungan Sehat dan Makanan Berkualitas

Rabu, 06 Mei 2026 Jumadi Dibaca 51 kali Acara Pimpinan Daerah
Wabup Batang Minta, SPPG Hadirkan Lingkungan Sehat dan Makanan Berkualitas
Wakil Bupati Batang Suyono Minta, SPPG Hadirkan Lingkungan Sehat dan Makanan Berkualitas.
Batang - Niat mulia pemerintah memberikan asupan nutrisi bagi siswa melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang kini tengah diuji. Bukannya aroma sedap masakan yang tercium, lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kurang memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP).

Batang - Niat mulia pemerintah memberikan asupan nutrisi bagi siswa melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang kini tengah diuji. Bukannya aroma sedap masakan yang tercium, lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kurang memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP).

Kondisi ini memicu reaksi keras dari Wakil Bupati Batang Suyono. Baginya, urusan perut anak sekolah tidak boleh main-main, apalagi jika menyangkut standar kesehatan lingkungan.

Suyono menegaskan, bahwa Satuan Tugas (Satgas) sudah dibekali SOP ketat dari Dinas Kesehatan. Salah satu poin yang tidak bisa dinegosiasikan adalah kebersihan lingkungan dari potensi pembawa penyakit, seperti lalat.

“Kalau di lokasi itu ada kandang ayam dan banyak lalat, itu jelas tidak sesuai SOP. Program MBG ini harus benar-benar sehat. Kalau tidak memenuhi syarat, sebaiknya titiknya dipindah,” katanya saat ditemui di Kantornya, Rabu (6/5/2026).

Logika sederhana pun ia lontarkan, jika kandang ayam sudah ada lebih dulu, maka fasilitas penyedia makananlah yang harus tahu diri. Ia mempertanyakan proses awal penentuan titik lokasi yang terkesan terburu-buru tanpa kajian matang.

“Yang datang belakangan harusnya mengalah. Tapi ini juga perlu dipertanyakan, kenapa sejak awal titiknya dipilih di situ tanpa kajian kesehatan yang matang,” ungkapnya.

Bukan hanya soal lokasi, mata rantai pengawasan juga harus diperketat hingga ke meja siswa. Suyono meminta pihak sekolah tidak hanya menjadi penerima pasif, tetapi harus berani menjadi kurator kualitas makanan yang masuk ke lingkungan mereka.

“Sekolah harus berani membuka dan mengecek makanan yang datang. Layak atau tidak, sehat atau tidak. Kalau tidak sesuai, ya harus ditolak,” jelasnya.

Isu kesehatan ternyata bukan satu-satunya kekhawatiran. Ada aroma penyimpangan anggaran yang juga diendus. Suyono mengingatkan bahwa selisih nilai makanan yang kecil sekalipun bisa berujung pada kasus hukum jika diakumulasikan dalam skala besar.

“Misalnya nilai makanan Rp8 ribu tapi yang diterima hanya Rp5 ribu atau Rp6 ribu selisih itu kalau dikalikan jumlah siswa dan waktu setahun, nilainya besar. Ini bisa jadi temuan korupsi ke depan,” terangnya.

Terkait klaim legalitas SPPG di Pecalungan, ia meragukan sertifikat sanitasi yang dikantongi pengelola. Pasalnya, Satgas baru seumur jagung, sementara fasilitas tersebut sudah berdiri lebih dulu. Ia menduga pemilihan lokasi awal hanya mengejar "yang penting ada tempat", bukan "tempat yang layak".

Suyono menutup dengan sebuah pengingat bagi seluruh pihak yang terlibat agar tidak mencoreng tujuan besar program ini.

“Jangan sampai program mulia negara ini justru tidak dimuliakan oleh penyajinya sendiri. Kesehatan anak-anak harus jadi yang utama,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

Berita Lainnya

Strategi Bupati Batang Atasi Darurat Sampah,  Bangun 3 TPS3R Senilai Rp1,8 Miliar Strategi Bupati Batang Atasi Darurat Sampah,  Bangun 3 TPS3R Senilai Rp1,8 Miliar
Strategi Bupati Batang Atasi Darurat Sampah,  Bangun 3 TPS3R Senilai Rp1,8 Miliar
Batang Masalah sampah bukan sekadar soal tumpukan limbah, melainkan tantangan lingkungan yang menjadi perhatian serius Bupati Batang M. Faiz Kurniawan. Untuk menekan volume sampah yang kian menggunung, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tancap gas membangun tiga titik Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) di wilayah perkotaan dengan investasi mencapai Rp1,8 miliar.
06 Mei 2026 Jumadi 32
Bupati Batang Ajak Pelari Mancanegara Kampanyekan Lingkungan Lewat Fun Run Bupati Batang Ajak Pelari Mancanegara Kampanyekan Lingkungan Lewat Fun Run
Bupati Batang Ajak Pelari Mancanegara Kampanyekan Lingkungan Lewat Fun Run
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar kegiatan Fun Run bersama tim Sungai Watch dan masyarakat. Kegiatan ini menempuh jarak 5 kilometer, dimulai dari Kantor Kecamatan Kandeman hingga Rumah Dinas Bupati Batang.
06 Mei 2026 Jumadi 109
Proyek TPST Sentul Terkena Efisiensi, Kapasitas Pengolahan Sampah Dipangkas Separuh Proyek TPST Sentul Terkena Efisiensi, Kapasitas Pengolahan Sampah Dipangkas Separuh
Proyek TPST Sentul Terkena Efisiensi, Kapasitas Pengolahan Sampah Dipangkas Separuh
Batang - Rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sentul di Kecamatan Gringsing harus menyesuaikan diri dengan kondisi anggaran pusat. Proyek strategis yang diharapkan menjadi solusi darurat sampah di wilayah timur Kabupaten Batang ini mengalami efisiensi anggaran yang cukup signifikan dari Kementerian.
06 Mei 2026 Jumadi 54
Komunitas Sungai Watch Ajak Warga Jateng Jaga Kebersihan Sungai  Komunitas Sungai Watch Ajak Warga Jateng Jaga Kebersihan Sungai 
Komunitas Sungai Watch Ajak Warga Jateng Jaga Kebersihan Sungai 
Batang - Komunitas Sungai Watch yang digawangi Gary Bencheghib akhirnya tiba di Kabupaten Batang dalam misi lingkungan bertajuk Run for Rivers, dari Bali hingga Jakarta sejauh 1.200 km. Tak sekadar berlari, ia bersama komunitasnya pun terjun langsung mengedukasi warga bahkan membersihkan sungai dengan intensitas tumpukan sampah cukup banyak.
06 Mei 2026 Jumadi 38
Tumbuhkan Kecintaan pada Cerita Rakyat, Disperpuska Batang Gelar Lomba Bertutur Tumbuhkan Kecintaan pada Cerita Rakyat, Disperpuska Batang Gelar Lomba Bertutur
Tumbuhkan Kecintaan pada Cerita Rakyat, Disperpuska Batang Gelar Lomba Bertutur
Batang - Dalam rangka menumbuhkan kecintaan terhadap cerita rakyat dan budaya lokal, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Batang menggelar Lomba Bertutur Sekolah Dasar (SD)Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tingkat Kabupaten Batang di halaman Kantor Disperpuska Batang, Kabupaten Batang, Rabu (652026).
06 Mei 2026 Jumadi 66
Motivasi Siswa SMKN 1 Batang, Faelasufa Tekankan Pentingnya Skill dan Attitude Hadapi Dunia Kerja Motivasi Siswa SMKN 1 Batang, Faelasufa Tekankan Pentingnya Skill dan Attitude Hadapi Dunia Kerja
Motivasi Siswa SMKN 1 Batang, Faelasufa Tekankan Pentingnya Skill dan Attitude Hadapi Dunia Kerja
Batang - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Batang Faelasufa Faiz, memberikan motivasi kepada para siswa dalam kegiatan Infobatang Goes to School di SMK Negeri 1 Batang, Kabupaten Batang, Rabu (652026).
06 Mei 2026 Jumadi 50