Strategi Bupati Batang Atasi Darurat Sampah,  Bangun 3 TPS3R Senilai Rp1,8 Miliar

Rabu, 06 Mei 2026 Jumadi Dibaca 474 kali Lingkungan
Strategi Bupati Batang Atasi Darurat Sampah,  Bangun 3 TPS3R Senilai Rp1,8 Miliar
Kepala DLH Batang menyampaikan, Strategi Bupati Batang Atasi Darurat Sampah, Bangun 3 TPS3R Senilai Rp1,8 Miliar.
Batang Masalah sampah bukan sekadar soal tumpukan limbah, melainkan tantangan lingkungan yang menjadi perhatian serius Bupati Batang M. Faiz Kurniawan. Untuk menekan volume sampah yang kian menggunung, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tancap gas membangun tiga titik Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) di wilayah perkotaan dengan investasi mencapai Rp1,8 miliar.

Batang – Masalah sampah bukan sekadar soal tumpukan limbah, melainkan tantangan lingkungan yang menjadi perhatian serius Bupati Batang M. Faiz Kurniawan. Untuk menekan volume sampah yang kian menggunung, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tancap gas membangun tiga titik Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) di wilayah perkotaan dengan investasi mencapai Rp1,8 miliar.

Kepala DLH Batang Rusmanto mengungkapkan, bahwa langkah ini merupakan bagian dari visi Bupati untuk memodernisasi tata kelola sampah. Tiap titik pembangunan dialokasikan dana sekitar Rp600 juta, yang sudah mencakup infrastruktur bangunan hingga penyediaan alat pengolah sampah.

“Pemerintah telah memetakan lokasi-lokasi krusial di Kecamatan Batang guna memecah kepadatan sampah yang selama ini menumpuk di tempat pembuangan sementara. Untuk yang di Kecamatan Batang, itu nanti kita ada tiga titik. Lokasinya di Kelurahan Kauman, Kasepuhan, dan Proyonanggan Selatan,” katanya saat ditemui di Kantornya, Rabu (6/5/2026).

Di Kauman, lokasi yang dipilih berada di sekitar area makam Kadilangu. Sementara itu, untuk wilayah Kasepuhan, rencana awal di Gorsari dialihkan ke wilayah Denasri Kulon demi efektivitas fasilitas.

Menariknya, salah satu proyek di Proyonanggan Selatan yang berlokasi di area THR Kramat akan mengusung konsep ramah pandangan. Rusmanto menjelaskan bahwa pemerintah akan melakukan peningkatan status dari TPS biasa menjadi TPS3R dengan sentuhan estetika.

“Untuk THR Kramat nanti kita pakai kamuflase. Jadi biar bangunannya nanti nggak terlihat langsung dari pinggir jalan, nanti kita kasih seperti tanaman-tanaman untuk memagari. Langkah ini diambil karena di lokasi tersebut sudah terdapat Bank Sampah yang berjalan aktif di bawah kelola aset Pemerintah Provinsi,” jelasnya.

Dengan hadirnya tiga TPS3R baru ini, setiap lokasi diproyeksikan mampu mengolah hingga 15 ton sampah per hari. Hal ini diharapkan menjadi solusi ampuh untuk mengurangi beban TPA Randu Kuning yang saat ini menerima kiriman 90 hingga 100 ton sampah harian.

Ke depan, fungsi TPA Randu Kuning pun akan bertransformasi total seiring dengan larangan praktik pembuangan terbuka (open dumping).

“TPA Randu Kuning itu sekarang mau kita rubah dari TPA menjadi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Harapannya kalau TPS3R dan TPST Sentul sudah jalan, sisanya baru kita olah di pengolahan sampah yang ada di Randu Kuning,” terangnya.

Berdasarkan data koefisien timbulan sampah sebesar 0,57 per penduduk, dengan populasi Batang yang mencapai 860 ribu jiwa, potensi sampah di kabupaten ini sebenarnya mencapai 430 ton per hari. Namun, belum semua sampah tersebut masuk ke sistem layanan DLH.

“Banyak masyarakat di pedesaan yang sudah mandiri mengelola sampahnya sendiri atau masih memanfaatkan lahan pekarangan,” ujar dia.

Dengan fokus Bupati M. Faiz Kurniawan pada infrastruktur pengolahan sampah tahun ini, Batang optimis perlahan bisa melepaskan diri dari ancaman darurat sampah dan beralih ke sistem sirkular yang lebih bersih. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
Batang - Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis yang terus bertumbuh dalam mendukung lahirnya kota baru, di timur Kabupaten Batang, membawa dampak perbaikan infrastruktur di Desa Sembung Kecamatan Banyuputih. Hal tersebut dibuktikan dengan dipilihnya desa tersebut sebagai prioritas perbaikan infrastruktur dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130, yang berfokus untuk membuka akses jalan penghubung baru dari Desa Sembung menuju KEK Industropolis.
13 Okt 2026 Jumadi 61
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
Batang Pemerintah Kabupaten Batang bersama Kodim 0736Batang menggelar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 di Lapangan Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 82
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batang menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian jawaban fraksi gabungan atas pendapat Bupati Batang terhadap lima rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif DPRD tahun 2026 di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 61
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menetapkan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kabupaten Batang Tahun 2027 dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 72
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Batang Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Batang melepas kontingen yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 80
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi melepas 258 anggota kontingen yang akan bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Dalam pelepasan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Batang, Selasa 13 Oktober 2026, Pemkab Batang menegaskan komitmen dukungannya dengan mengalokasikan anggaran Rp1 miliar untuk operasional kontingen serta menyiapkan bonus bagi atlet peraih medali.
13 Okt 2026 Jumadi 58