Strategi Bupati Batang Atasi Darurat Sampah,  Bangun 3 TPS3R Senilai Rp1,8 Miliar

Rabu, 06 Mei 2026 Jumadi Dibaca 14 kali Lingkungan
Strategi Bupati Batang Atasi Darurat Sampah,  Bangun 3 TPS3R Senilai Rp1,8 Miliar
Kepala DLH Batang menyampaikan, Strategi Bupati Batang Atasi Darurat Sampah, Bangun 3 TPS3R Senilai Rp1,8 Miliar.
Batang Masalah sampah bukan sekadar soal tumpukan limbah, melainkan tantangan lingkungan yang menjadi perhatian serius Bupati Batang M. Faiz Kurniawan. Untuk menekan volume sampah yang kian menggunung, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tancap gas membangun tiga titik Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) di wilayah perkotaan dengan investasi mencapai Rp1,8 miliar.

Batang – Masalah sampah bukan sekadar soal tumpukan limbah, melainkan tantangan lingkungan yang menjadi perhatian serius Bupati Batang M. Faiz Kurniawan. Untuk menekan volume sampah yang kian menggunung, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tancap gas membangun tiga titik Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) di wilayah perkotaan dengan investasi mencapai Rp1,8 miliar.

Kepala DLH Batang Rusmanto mengungkapkan, bahwa langkah ini merupakan bagian dari visi Bupati untuk memodernisasi tata kelola sampah. Tiap titik pembangunan dialokasikan dana sekitar Rp600 juta, yang sudah mencakup infrastruktur bangunan hingga penyediaan alat pengolah sampah.

“Pemerintah telah memetakan lokasi-lokasi krusial di Kecamatan Batang guna memecah kepadatan sampah yang selama ini menumpuk di tempat pembuangan sementara. Untuk yang di Kecamatan Batang, itu nanti kita ada tiga titik. Lokasinya di Kelurahan Kauman, Kasepuhan, dan Proyonanggan Selatan,” katanya saat ditemui di Kantornya, Rabu (6/5/2026).

Di Kauman, lokasi yang dipilih berada di sekitar area makam Kadilangu. Sementara itu, untuk wilayah Kasepuhan, rencana awal di Gorsari dialihkan ke wilayah Denasri Kulon demi efektivitas fasilitas.

Menariknya, salah satu proyek di Proyonanggan Selatan yang berlokasi di area THR Kramat akan mengusung konsep ramah pandangan. Rusmanto menjelaskan bahwa pemerintah akan melakukan peningkatan status dari TPS biasa menjadi TPS3R dengan sentuhan estetika.

“Untuk THR Kramat nanti kita pakai kamuflase. Jadi biar bangunannya nanti nggak terlihat langsung dari pinggir jalan, nanti kita kasih seperti tanaman-tanaman untuk memagari. Langkah ini diambil karena di lokasi tersebut sudah terdapat Bank Sampah yang berjalan aktif di bawah kelola aset Pemerintah Provinsi,” jelasnya.

Dengan hadirnya tiga TPS3R baru ini, setiap lokasi diproyeksikan mampu mengolah hingga 15 ton sampah per hari. Hal ini diharapkan menjadi solusi ampuh untuk mengurangi beban TPA Randu Kuning yang saat ini menerima kiriman 90 hingga 100 ton sampah harian.

Ke depan, fungsi TPA Randu Kuning pun akan bertransformasi total seiring dengan larangan praktik pembuangan terbuka (open dumping).

“TPA Randu Kuning itu sekarang mau kita rubah dari TPA menjadi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Harapannya kalau TPS3R dan TPST Sentul sudah jalan, sisanya baru kita olah di pengolahan sampah yang ada di Randu Kuning,” terangnya.

Berdasarkan data koefisien timbulan sampah sebesar 0,57 per penduduk, dengan populasi Batang yang mencapai 860 ribu jiwa, potensi sampah di kabupaten ini sebenarnya mencapai 430 ton per hari. Namun, belum semua sampah tersebut masuk ke sistem layanan DLH.

“Banyak masyarakat di pedesaan yang sudah mandiri mengelola sampahnya sendiri atau masih memanfaatkan lahan pekarangan,” ujar dia.

Dengan fokus Bupati M. Faiz Kurniawan pada infrastruktur pengolahan sampah tahun ini, Batang optimis perlahan bisa melepaskan diri dari ancaman darurat sampah dan beralih ke sistem sirkular yang lebih bersih. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Tumbuhkan Kecintaan pada Cerita Rakyat, Disperpuska Batang Gelar Lomba Bertutur Tumbuhkan Kecintaan pada Cerita Rakyat, Disperpuska Batang Gelar Lomba Bertutur
Tumbuhkan Kecintaan pada Cerita Rakyat, Disperpuska Batang Gelar Lomba Bertutur
Batang - Dalam rangka menumbuhkan kecintaan terhadap cerita rakyat dan budaya lokal, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Batang menggelar Lomba Bertutur Sekolah Dasar (SD)Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tingkat Kabupaten Batang di halaman Kantor Disperpuska Batang, Kabupaten Batang, Rabu (652026).
06 Mei 2026 Jumadi 56
Bupati Batang Ajak Pelari Mancanegara Kampanyekan Lingkungan Lewat Fun Run Bupati Batang Ajak Pelari Mancanegara Kampanyekan Lingkungan Lewat Fun Run
Bupati Batang Ajak Pelari Mancanegara Kampanyekan Lingkungan Lewat Fun Run
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar kegiatan Fun Run bersama tim Sungai Watch dan masyarakat. Kegiatan ini menempuh jarak 5 kilometer, dimulai dari Kantor Kecamatan Kandeman hingga Rumah Dinas Bupati Batang.
06 Mei 2026 Jumadi 84
Proyek TPST Sentul Terkena Efisiensi, Kapasitas Pengolahan Sampah Dipangkas Separuh Proyek TPST Sentul Terkena Efisiensi, Kapasitas Pengolahan Sampah Dipangkas Separuh
Proyek TPST Sentul Terkena Efisiensi, Kapasitas Pengolahan Sampah Dipangkas Separuh
Batang - Rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sentul di Kecamatan Gringsing harus menyesuaikan diri dengan kondisi anggaran pusat. Proyek strategis yang diharapkan menjadi solusi darurat sampah di wilayah timur Kabupaten Batang ini mengalami efisiensi anggaran yang cukup signifikan dari Kementerian.
06 Mei 2026 Jumadi 43
Motivasi Siswa SMKN 1 Batang, Faelasufa Tekankan Pentingnya Skill dan Attitude Hadapi Dunia Kerja Motivasi Siswa SMKN 1 Batang, Faelasufa Tekankan Pentingnya Skill dan Attitude Hadapi Dunia Kerja
Motivasi Siswa SMKN 1 Batang, Faelasufa Tekankan Pentingnya Skill dan Attitude Hadapi Dunia Kerja
Batang - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Batang Faelasufa Faiz, memberikan motivasi kepada para siswa dalam kegiatan Infobatang Goes to School di SMK Negeri 1 Batang, Kabupaten Batang, Rabu (652026).
06 Mei 2026 Jumadi 42
Komunitas Sungai Watch Ajak Warga Jateng Jaga Kebersihan Sungai  Komunitas Sungai Watch Ajak Warga Jateng Jaga Kebersihan Sungai 
Komunitas Sungai Watch Ajak Warga Jateng Jaga Kebersihan Sungai 
Batang - Komunitas Sungai Watch yang digawangi Gary Bencheghib akhirnya tiba di Kabupaten Batang dalam misi lingkungan bertajuk Run for Rivers, dari Bali hingga Jakarta sejauh 1.200 km. Tak sekadar berlari, ia bersama komunitasnya pun terjun langsung mengedukasi warga bahkan membersihkan sungai dengan intensitas tumpukan sampah cukup banyak.
06 Mei 2026 Jumadi 23
Mandiri Secara Ekonomi, Desa di Batang Akan Terima Bagi Hasil 20 Persen dari KDMP Mandiri Secara Ekonomi, Desa di Batang Akan Terima Bagi Hasil 20 Persen dari KDMP
Mandiri Secara Ekonomi, Desa di Batang Akan Terima Bagi Hasil 20 Persen dari KDMP
Batang Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Batang mulai menunjukkan geliat dengan merambah berbagai sektor usaha, mulai dari ritel sembako, distribusi LPG, hingga apotek desa. Namun, dari seluruh desa yang telah mengantongi izin, baru sekitar lima koperasi yang dinyatakan benar-benar aktif beroperasi secara optimal.
05 Mei 2026 Jumadi 119