Batang - SMA Negeri 1 Bandar menggelar pelatihan metode pembelajaran. Mengusung tema Strategi Penyusunan Modul Ajar dan Instrumen Asesmen Berhasil Literasi", ini dihadiri oleh para pendidik, untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, di Aula SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Kamis (3042026).
Batang - SMA Negeri 1 Bandar menggelar pelatihan metode pembelajaran. Mengusung tema “Strategi Penyusunan Modul Ajar dan Instrumen Asesmen Berhasil Literasi", ini dihadiri oleh para pendidik, untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, di Aula SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Kamis (30/4/2026).
Acara yang berlangsung selama kurang lebih 7 jam ini menghadirkan dua narasumber sebagai pengisi materi. Yaitu Joko Paminto dan Siti Rodhayah. Kedua narasumber tersebut menyampaikan bagaimana kesiapan guru sebelum belajar, mempengaruhi tingkat kesuksesan penyampaian materi.
Tidak hanya diisi dengan penyampaian materi, kegiatan ini diselingi pula dengan beberapa permainan untuk menghangatkan suasana. Di awal sesi, para guru diajak melakukan senam “Pacu Jalur”.
Para peserta pelatihan pun diberi kesempatan menjawab pertanyaan “mitos atau fakta”, terkait modul ajar atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Tak hanya itu, ada pula permainan lain memakai website “Wayground.”
Salah satu guru peserta Agus Pamuji, selaku pengampu mata pelajaran Fisika menjelaskan kegiatan tersebut memberikan penegasan bahwa pembelajaran harus menyenangkan, bermakna, dan membekas.
“Penyampaian materi disampaikan secara lugas dan dikemas secara menyenangkan,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung dengan lancar tanpa terkendala. Para guru juga mengikuti kegiatan dengan khidmat yang diselingi dengan beberapa candaan yang terlontar oleh narasumber.
Para peserta kegiatan juga diminta untuk membuat suatu modul ajar dengan satu tema oleh pemateri Joko Paminto.
“Semoga para guru kedepan mampu mempersiapkan materi lebih matang lagi sebelum mengajar dan bukan sekadar masuk dan memberikan materi saja,” harapnya.
Sementara selaku panitia pelatihan, Yuni Susanti pun berharap, kegiatan mengajar para guru yang lain dapat lebih baik lagi.
“Semoga bisa mengikuti perkembangan pendidikan sekarang, seperti TKA dan ANBK,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Hesti/Jumadi)