Faelasufa Faiz Ketuk Nurani: Dari Eksploitasi Pekerja Anak hingga Urgensi Pengawasan Daycare

Kamis, 30 April 2026 Jumadi Dibaca 27 kali Aktivitas Pemuda Pramuka dan Organisasi Sosial
Faelasufa Faiz Ketuk Nurani: Dari Eksploitasi Pekerja Anak hingga Urgensi Pengawasan Daycare
Ketua TP PKK Batang Faelasufa Faiz (tengah), memaparkan materi saat sosialisasi dengan pegiat literasi.
Batang - Bagi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Batang Faelasufa Faiz, pekan ini bukan sekadar deretan tanggal di kalender. Di balik gempita peringatan Hari Kartini yang baru saja usai, terselip duka mendalam yang mengusik nalurinya sebagai seorang ibu sekaligus tokoh perlindungan perempuan dan anak.

Batang - Bagi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Batang Faelasufa Faiz, pekan ini bukan sekadar deretan tanggal di kalender. Di balik gempita peringatan Hari Kartini yang baru saja usai, terselip duka mendalam yang mengusik nalurinya sebagai seorang ibu sekaligus tokoh perlindungan perempuan dan anak.

Rentetan peristiwa memilukan mulai dari eksploitasi pekerja anak, kecelakaan maut, hingga viralnya dugaan kekerasan di sebuah daycare di Yogyakarta menjadi tamparan keras yang membuatnya tak bisa tinggal diam.

“Ya, minggu ini sangat berat ya untuk saya personally karena kita baru saja kemarin memperingati Hari Kartini, kemudian ada kasus anak 15 tahun yang sudah harus bekerja dan dia dapat majikan yang enggak baik,” katanya saat ditemui di Kantornya, Kamis (30/4/2026).

Faelasufa menyoroti betapa ketimpangan sosial masih menjadi momok nyata, bahkan di wilayah Kabupaten Batang. Ia merasa miris melihat remaja usia 15 tahun yang harusnya duduk di bangku sekolah, justru harus memikul beban ekonomi keluarga di pundak kecilnya.

“Meskipun akses pendidikan dasar tersedia secara gratis, desakan ekonomi seringkali memaksa anak-anak ini terjun ke dunia kerja yang penuh risiko. Sedih sih, karena ketimpangan di Indonesia, di Batang, itu juga masih tinggi sampai ada anak 15 tahun yang sebenarnya mungkin masih bisa sekolah. Tapi dia ingin membantu keluarganya, merasa sudah bisa mencari uang,” jelasnya.

Selain isu pekerja anak, sorotan tajam Faela juga tertuju pada kasus kekerasan di tempat penitipan anak (daycare) yang tengah viral. Baginya, rumah kedua bagi anak saat orang tua bekerja tersebut haruslah menjadi ruang paling aman, bukan justru menjadi tempat trauma.

Belajar dari insiden di Yogyakarta, ia mendesak Pemerintah Daerah dan dinas terkait untuk tidak "obral" izin operasional. Ia menuntut adanya sistem kurasi dan pengawasan yang jauh lebih ketat bagi pemilik jasa penitipan anak.

“Ya kita harus introspeksi dari itu. Izin-izin daycare harus benar-benar selektif dan monitoringnya harus ketat. Dinas terkait harus benar-benar mengawasi izin-izin daycare ini,” tegasnya.

Faelasufa menutup pesannya dengan sebuah penekanan bahwa pengawasan bukanlah formalitas semata, melainkan sebuah kewajiban moral. Langkah antisipasi harus dilakukan sedini mungkin sebelum nasi menjadi bubur. Pasti harus ada antisipasi.

“Pernyataan ini menjadi alarm bagi seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Batang. Perlindungan anak bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan komitmen kolektif untuk memastikan tidak ada lagi tangis anak-anak yang terabaikan, baik di lingkungan kerja maupun di tempat pengasuhan,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

Berita Lainnya

PMI Batang Upayakan Kawasan Rob jadi Wisata Perikanan PMI Batang Upayakan Kawasan Rob jadi Wisata Perikanan
PMI Batang Upayakan Kawasan Rob jadi Wisata Perikanan
Batang - Kawasan Denasri Kulon yang pernah menjadi pusat lahan sawah produktif 30 tahun lalu, kini berubah menjadi area terdampak rob seluas 300 hektar. PMI Batang bersama lintas sektor berupaya meminimalisir dampak dan mengoptimalkan area rob menjadi kawasan wisata perikanan dengan menanam seribu bibit mangrove dan menebar benih ikan, di Denasri Kulon, Kabupaten Batang, Kamis (3042026).
30 Apr 2026 Jumadi 27
Pemkab Batang Gelar Festival Gemarikan, Dorong Konsumsi Ikan dan Cegah Stunting Pemkab Batang Gelar Festival Gemarikan, Dorong Konsumsi Ikan dan Cegah Stunting
Pemkab Batang Gelar Festival Gemarikan, Dorong Konsumsi Ikan dan Cegah Stunting
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar lomba memasak dalam rangka Festival Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (3042026).
30 Apr 2026 Jumadi 48
PLTU Batang Inovasikan FABA untuk Konstruksi Berkelanjutan di Festival Gemarikan PLTU Batang Inovasikan FABA untuk Konstruksi Berkelanjutan di Festival Gemarikan
PLTU Batang Inovasikan FABA untuk Konstruksi Berkelanjutan di Festival Gemarikan
Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) melalui PLTU Batang menghadirkan inovasi pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) dalam Festival Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang digelar di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (3042026).
30 Apr 2026 Jumadi 41
Melaju Pesat, Investasi Kabupaten Batang Tembus Rp3,88 Triliun Melaju Pesat, Investasi Kabupaten Batang Tembus Rp3,88 Triliun
Melaju Pesat, Investasi Kabupaten Batang Tembus Rp3,88 Triliun
Batang Realisasi investasi triwulan I tahun 2026 di Kabupaten Batang mencatatkan hasil gemilang dengan menduduki posisi nomor satu di Jawa Tengah. Nilai investasinya mencapai angka fantastis, yakni sebesar Rp3,88 triliun.
29 Apr 2026 Jumadi 150
Pegiat Literasi dan Pemkab Batang Dorong Penyelamatan Batik Rifaiyah, Regenerasi Jadi Fokus Utama Pegiat Literasi dan Pemkab Batang Dorong Penyelamatan Batik Rifaiyah, Regenerasi Jadi Fokus Utama
Pegiat Literasi dan Pemkab Batang Dorong Penyelamatan Batik Rifaiyah, Regenerasi Jadi Fokus Utama
Batang - Upaya pelestarian Batik Rifaiyah sebagai warisan budaya khas Kabupaten Batang terus diperkuat. Melalui kolaborasi pegiat literasi dan komunitas Batik Rifaiyah, workshop pelestarian digelar di Joglomberan, Kabupaten Batang, Rabu (2942026).
29 Apr 2026 Jumadi 96
Satu Gol Penentu, Super Priba Resmi Jadi Raja Futsal Batang Satu Gol Penentu, Super Priba Resmi Jadi Raja Futsal Batang
Satu Gol Penentu, Super Priba Resmi Jadi Raja Futsal Batang
Batang Gemuruh sorak-sorai pendukung seketika pecah, menggetarkan seisi arena saat peluit panjang ditiupkan. Di tengah lapangan, para pemain berseragam kebanggaan SMK PGRI Batang berjatuhan, bersyukur sekaligus merayakan kemenangan dramatis laga Grand Final Allievo Futsal Championship, di GOR Abirawa Batang, Kabupaten Batang, Rabu (2942026).
29 Apr 2026 Jumadi 47