Faelasufa Faiz Ketuk Nurani: Dari Eksploitasi Pekerja Anak hingga Urgensi Pengawasan Daycare

Kamis, 30 April 2026 Jumadi Dibaca 1.274 kali Aktivitas Pemuda Pramuka dan Organisasi Sosial
Faelasufa Faiz Ketuk Nurani: Dari Eksploitasi Pekerja Anak hingga Urgensi Pengawasan Daycare
Ketua TP PKK Batang Faelasufa Faiz (tengah), memaparkan materi saat sosialisasi dengan pegiat literasi.
Batang - Bagi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Batang Faelasufa Faiz, pekan ini bukan sekadar deretan tanggal di kalender. Di balik gempita peringatan Hari Kartini yang baru saja usai, terselip duka mendalam yang mengusik nalurinya sebagai seorang ibu sekaligus tokoh perlindungan perempuan dan anak.

Batang - Bagi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Batang Faelasufa Faiz, pekan ini bukan sekadar deretan tanggal di kalender. Di balik gempita peringatan Hari Kartini yang baru saja usai, terselip duka mendalam yang mengusik nalurinya sebagai seorang ibu sekaligus tokoh perlindungan perempuan dan anak.

Rentetan peristiwa memilukan mulai dari eksploitasi pekerja anak, kecelakaan maut, hingga viralnya dugaan kekerasan di sebuah daycare di Yogyakarta menjadi tamparan keras yang membuatnya tak bisa tinggal diam.

“Ya, minggu ini sangat berat ya untuk saya personally karena kita baru saja kemarin memperingati Hari Kartini, kemudian ada kasus anak 15 tahun yang sudah harus bekerja dan dia dapat majikan yang enggak baik,” katanya saat ditemui di Kantornya, Kamis (30/4/2026).

Faelasufa menyoroti betapa ketimpangan sosial masih menjadi momok nyata, bahkan di wilayah Kabupaten Batang. Ia merasa miris melihat remaja usia 15 tahun yang harusnya duduk di bangku sekolah, justru harus memikul beban ekonomi keluarga di pundak kecilnya.

“Meskipun akses pendidikan dasar tersedia secara gratis, desakan ekonomi seringkali memaksa anak-anak ini terjun ke dunia kerja yang penuh risiko. Sedih sih, karena ketimpangan di Indonesia, di Batang, itu juga masih tinggi sampai ada anak 15 tahun yang sebenarnya mungkin masih bisa sekolah. Tapi dia ingin membantu keluarganya, merasa sudah bisa mencari uang,” jelasnya.

Selain isu pekerja anak, sorotan tajam Faela juga tertuju pada kasus kekerasan di tempat penitipan anak (daycare) yang tengah viral. Baginya, rumah kedua bagi anak saat orang tua bekerja tersebut haruslah menjadi ruang paling aman, bukan justru menjadi tempat trauma.

Belajar dari insiden di Yogyakarta, ia mendesak Pemerintah Daerah dan dinas terkait untuk tidak "obral" izin operasional. Ia menuntut adanya sistem kurasi dan pengawasan yang jauh lebih ketat bagi pemilik jasa penitipan anak.

“Ya kita harus introspeksi dari itu. Izin-izin daycare harus benar-benar selektif dan monitoringnya harus ketat. Dinas terkait harus benar-benar mengawasi izin-izin daycare ini,” tegasnya.

Faelasufa menutup pesannya dengan sebuah penekanan bahwa pengawasan bukanlah formalitas semata, melainkan sebuah kewajiban moral. Langkah antisipasi harus dilakukan sedini mungkin sebelum nasi menjadi bubur. Pasti harus ada antisipasi.

“Pernyataan ini menjadi alarm bagi seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Batang. Perlindungan anak bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan komitmen kolektif untuk memastikan tidak ada lagi tangis anak-anak yang terabaikan, baik di lingkungan kerja maupun di tempat pengasuhan,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

Berita Lainnya

Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi
Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak para bupati dan wali kota menjadi mitra promosi investasi untuk menarik investor ke kawasan industri di Jawa Tengah dengan menjamin keamanan, kepastian hukum, kemudahan perizinan, serta infrastruktur yang memadai. Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mendorong agar 70 persen tenaga kerja di KEK Industropolis berasal dari warga Batang, disertai transfer teknologi dan keterlibatan UMKM lokal. Pangdam IVDiponegoro juga memastikan keamanan wilayah demi menciptakan iklim investasi yang kondusif.
23 Okt 2026 Jumadi 186
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Batang Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang mengembangkan gerakan penghijauan melalui penanaman pohon aren di kawasan Reservoir Timur Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 312
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih penghargaan Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan. Penghargaan tersebut diserahkan di Ballroom Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 211
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Batang - Ancaman abrasi dan terjangan banjir rob bukan lagi cerita baru bagi masyarakat di kawasan pesisir Jawa Tengah. Di Kabupaten Batang saja, tamparan gelombang air laut kini telah merambah dan merendam lebih dari 400 hektare lahan pesisir. Menghadapi tantangan alam yang kian mengkhawatirkan ini, penanganan tidak lagi bisa mengandalkan satu pihak semata.
23 Okt 2026 Jumadi 244
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Batang - Memperingati Hari Santri Nasional, Pemerintah Kabupaten Batang menggelar kegiatan Ngaji Bandongan yang menghadirkan ratusan pelajar dari jenjang SMP dan SMASMK sederajat, di Serambi Masjid Agung Darul Muttaqin, Kabupaten Batang, Jumat (23102026). Kegiatan tersebut menjadi upaya Pemda untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta keilmuan melalui kajian kitab Adabul Alimul Wal Muta'alim karangan KH Hasyim Asy'ari.
23 Okt 2026 Jumadi 145
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan dari detikjateng-jogja. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pemkab Batang mendorong realisasi investasi hingga Rp8,5 triliun, melampaui target RPJMD, melalui kemudahan perizinan dan pemberian insentif bagi investor. Pemkab Batang juga berupaya memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal melalui program Dapat Kerja (Daker), yang turut mendukung penurunan pengangguran dan pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 8,29 pada kuartal II 2026.
23 Okt 2026 Jumadi 182