PLTU Batang Inovasikan FABA untuk Konstruksi Berkelanjutan di Festival Gemarikan

Kamis, 30 April 2026 Jumadi Dibaca 377 kali Pameran Produk
PLTU Batang Inovasikan FABA untuk Konstruksi Berkelanjutan di Festival Gemarikan
Salah satu staf BPI Batang (kanan), memperkenalkan FABA saat Festival Gemarikan di halaman Pendopo Kabupaten Batang.
Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) melalui PLTU Batang menghadirkan inovasi pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) dalam Festival Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang digelar di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (3042026).

Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) melalui PLTU Batang menghadirkan inovasi pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) dalam Festival Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang digelar di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (30/4/2026).

Melalui stand khusus, BPI memperkenalkan FABA sebagai material alternatif yang mendukung konstruksi berkelanjutan, sekaligus menjadi bagian dari penerapan ekonomi sirkular dan pengelolaan limbah ramah lingkungan.

External Relation Manager PT BPI Batang Bagus Dona Doni menjelaskan, FABA merupakan material sisa hasil pembakaran batu bara di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang dapat dimanfaatkan kembali.

“Fly ash adalah partikel halus yang terbawa gas buang dan ditangkap melalui sistem pengendalian emisi, sedangkan bottom ash merupakan abu kasar yang mengendap di dasar ruang pembakaran. Keduanya memiliki potensi besar sebagai bahan baku konstruksi,” jelasnya.

Ia menambahkan, fly ash mengandung silika, alumina, dan mineral lain yang bermanfaat, serta dikelola melalui sistem tertutup dan disimpan dalam silo berkapasitas besar. Sementara bottom ash memiliki karakteristik granular yang juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan pembangunan.

“Selain untuk konstruksi, FABA juga dimanfaatkan dalam pengembangan ekosistem laut melalui pembuatan struktur Artificial Fish Apartment (AFA) dan Artificial Patch Reef (APR),” terangnya.

Struktur tersebut berupa terumbu buatan berbahan beton ramah lingkungan yang dirancang menyerupai habitat alami ikan, sehingga dapat menjadi tempat berlindung, berkembang biak, sekaligus meningkatkan keanekaragaman hayati laut.

“Program ini sudah kami mulai sejak 2020 dan berlanjut hingga sekarang. AFA dan APR telah dipasang di kawasan Karang Sebapang dan Karang Mahesa,” tegasnya.

Berdasarkan hasil pemantauan, kondisi struktur yang dipasang di laut masih dalam kondisi baik, dengan pertumbuhan karang yang dinilai optimal. Bahkan, kawasan tersebut mulai menjadi habitat berbagai jenis ikan.

“Informasi dari nelayan, di area tersebut sudah ditemukan hiu paus, lumba-lumba, dan beberapa jenis hiu yang mulai datang dan beraktivitas di sekitar struktur,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan, pada tahun 2026, BPI berencana menambah hingga 10 unit AFA dan APR dengan desain yang diperkuat, bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk memastikan efektivitas dan keberlanjutan program.

“Ke depan, program ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang, tidak hanya bagi kelestarian lingkungan laut, tetapi juga bagi peningkatan hasil tangkapan nelayan melalui efek spillover dari habitat yang terbentuk,” ujar dia.

Ketika ekosistemnya terjaga, ikan akan berkembang dan pada akhirnya dapat meningkatkan sumber daya perikanan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Melalui inovasi ini, BPI menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Batang, baik dari sisi lingkungan, ekonomi, maupun sosial,” pugkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang
BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang
Batang - Badan Narkotika Nasional BNN Kabupaten (BNNK) Batang terus berinovasi dalam menyosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba, dengan mengemas kunjungan berbasis jelajah ruang. Kegiatan ini menjadi pengembangan BNN dalam mengedukasi pelajar yang dibalut dalam program Motivasi Edukasi Generasi Antinarkoba (MEGA), dengan memberikan kesempatan siswa melihat langsung contoh alat peraga berkaitan dengan bahaya narkoba maupun metode pencegahannya.
19 Jun 2026 Jumadi 43
5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028 5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028
5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028
Batang - Perumda Air Minum Sendang Kamulyan Kabupaten Batang tengah bersiap mengambil peran besar dalam mendukung operasional Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Melalui usulan panjang yang akhirnya diakomodasi oleh pemerintah pusat, pasokan air bersih bagi masyarakat di wilayah penyangga kawasan industri tersebut kini mulai menemui titik terang.
19 Jun 2026 Jumadi 62
BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
Batang - Penerapan metode non-klasikal dalam program Batang Corporate University (Batang Corpu) diklaim mampu memangkas anggaran pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang hingga empat kali lipat dibandingkan metode konvensional. Langkah ini diambil sebagai solusi atas terbatasnya anggaran daerah yang selama ini membuat mayoritas ASN belum mendapatkan hak pengembangan kompetensi mereka secara maksimal.
19 Jun 2026 Jumadi 53
Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan
Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, menggagas program inovatif berjudul KETAN BUDAYA (Kolaborasi Pelestarian Budaya) dengan mengangkat Dolanan Anak atau Permainan Tradisional sebagai kurikulum pembelajaran Sekolah Dasar (SD).
19 Jun 2026 Jumadi 53
Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan
Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menegaskan bahwa seluruh ruang terbuka publik, fasilitas umum (fasum), dan fasilitas sosial (fasos) di Kabupaten Batang tidak boleh digunakan sebagai lokasi berjualan maupun diperjualbelikan sebagai lapak usaha. Penegasan tersebut disampaikan usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) pembangunan trotoar dan penataan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Alun-Alun Bandar, Kabupaten Batang, Kamis (1862026).
18 Jun 2026 Jumadi 94
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Batang - Potensi ekonomi Kabupaten Batang tampaknya kian seksi di mata para pelaku usaha nasional. Deretan produk unggulan, pesona wisata yang apik, hingga grafik pertumbuhan ekonomi yang terus mendaki, sukses mencuri perhatian organisasi UKM IKM Nusantara. Mereka kini bersiap pasang badan untuk menjembatani produk-produk asli Batang agar bisa melenggang ke pasar yang jauh lebih luas.
18 Jun 2026 Jumadi 135