Batang - Sebanyak 600 pelajar SMAN 1 Batang mengikuti kegiatan Goes to School Infobatang dengan penuh antusias. Kegiatan ini menghadirkan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang sekaligus inspirator wirausaha, Faelasufa Faiz sebagai pemateri utama.
Batang - Sebanyak 600 pelajar SMAN 1 Batang mengikuti kegiatan Goes to School Infobatang dengan penuh antusias. Kegiatan ini menghadirkan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang sekaligus inspirator wirausaha, Faelasufa Faiz sebagai pemateri utama.
Dalam sesi interaktif, Faelasufa menegaskan bahwa generasi muda saat ini, khususnya Gen Z, memiliki ketangguhan yang tidak kalah dengan generasi sebelumnya, meskipun menghadapi tantangan yang berbeda.
“Menurut saya mereka tangguh-tangguh saja, tetapi challengenya berbeda. Generasi sekarang tumbuh di era media sosial, yang tentu membentuk cara berpikir dan kebiasaan mereka,” katanya saat ditemui di Aula SMAN 1 Batang, Kabupaten Batang, Senin (27/4/2026).
Ia menekankan, pentingnya membangun rasa percaya diri serta keyakinan untuk meraih cita-cita. Menurutnya, kesuksesan tidak semata ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga oleh kebiasaan kerja keras yang dibentuk sejak dini.
“Kerja keras itu adalah habit yang harus dilatih. Di tengah banyaknya distraksi seperti media sosial dan gim, anak-anak harus tetap disiplin dan mau berusaha lebih,” jelasnya.
Faelasufa juga memberikan motivasi kepada pelajar agar tidak ragu untuk berprestasi meskipun menghadapi tekanan sosial di lingkungan pertemanan.
“Kalau ada yang merasa malu karena disebut ambis’, itu bukan salahnya. Bisa jadi lingkungannya yang kurang tepat. Tetap fokus pada tujuan,” tegasnya.
Faelasufa faiz juga mengenalkan, konsep keyakinan diri yang kuat, yang diibaratkan sebagai keberanian bermimpi besar meski berasal dari latar belakang sederhana.
Ia mendorong siswa untuk tetap optimistis menargetkan perguruan tinggi negeri hingga peluang beasiswa luar negeri.
Selain itu, Faelasufa berbagi pengalaman pribadinya saat menempuh pendidikan di Universitas Gadjah Mada serta pengalaman bekerja di Edelman. Ia menekankan pentingnya berada di lingkungan yang kompetitif untuk mendorong perkembangan diri.
Kegiatan ini juga diwarnai interaksi dengan siswa berprestasi, di antaranya Bintang Fajar dan Alisa, yang berbagi pengalaman dalam mengikuti kompetisi. Hal ini menjadi contoh nyata bahwa kerja keras dan disiplin dapat menghasilkan prestasi.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa semakin termotivasi untuk mengembangkan potensi diri, berani bermimpi besar, serta mempersiapkan masa depan dengan lebih matang di tengah dinamika perkembangan zaman,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)