Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo

Jumat, 10 April 2026 Jumadi Dibaca 254 kali Acara Pimpinan Daerah
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Perwakilan MURI Sri Widayanti (kedua kanan), menyerahkan Piagam Rekor MURI kepada Ketua TP PKK Batang Faelasufa dalam pemecahan Rekor Muri di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang.
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.

Batang – Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.

Pencapaian ini bukan sekadar soal angka di atas kertas. Langkah inovatif ini resmi mencatatkan sejarah baru dalam Rekor MURI untuk pengumpulan minyak jelantah terbanyak dengan total mencapai 10.000 liter.

Menariknya, gerakan ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang mendorong pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan bakar pesawat ramah lingkungan (bioavtur).

Perjalanan menuju rekor ini tidaklah instan. Ketua TP PKK Batang Faelasufa Faiz Kurniawan, mengisahkan bagaimana timnya bergerak "gerilya" untuk mengubah pola pikir masyarakat tentang limbah.

“Awalnya program ini hanya bergerak di skala kecil dengan bergerak dari rumah ke rumah, warung ke warung, dan gerobak makanan ke gerobak makanan untuk mengedukasi tentang bahaya minyak jelantah bagi lingkungan,” katanya usai menerima piagam Rekor MURI di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (10/4/2026).

Faelasufa menegaskan, bahwa meski fokus awalnya adalah menjaga ekosistem, manfaat ekonomi yang menyertainya ternyata sangat nyata bagi masyarakat.

“Sistem yang dibangun PKK Batang tergolong sederhana namun efektif. Mereka bersedia membeli minyak jelantah dari warga dengan harga Rp7 ribu per liter. Limbah yang terkumpul kemudian disalurkan ke penyedia jasa (supplier) untuk diolah kembali menjadi sesuatu yang luar biasa,” jelasnya.

Nantinya oleh supplier akan digunakan untuk bahan bakar pesawat yang ramah lingkungan pengganti avtur. Langkah ini sekaligus memberikan apresiasi tinggi kepada para ASN, PPPK, hingga tenaga honorer yang ikut andil dalam pengumpulan massal tersebut.

“Tahun ini, PKK Batang semakin tancap gas. Mereka mulai menggandeng mitra strategis seperti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh kabupaten dan bekerja sama dengan Perusahaan Daerah (Perusda),” terangnya.

Potensinya pun tidak main-main. Menurut Setyo Prabowo Ketua Pokja Dinas LHK Provinsi Jawa Tengah, satu titik SPPG rata-rata bisa menghasilkan 50 hingga 60 liter minyak jelantah setiap harinya. Bagi Faelasufa, ini adalah perwujudan nyata dari konsep ekonomi sirkuler.

“Misalkan, SPPG yang minyak jelantahnya dibuang itu kan akan terputus, tapi jika minyak jelantahnya dijual dan dimanfaatkan menjadi bahan bakar pesawat, maka itu merupakan salah satu contoh ekonomi sirkuler yang positif,” ujar dia.

Melalui gerakan ini, ibu-ibu PKK di Batang tidak hanya berhasil menyelamatkan lingkungan dari pencemaran, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi baru yang berkelanjutan. Sebuah bukti nyata bahwa "cuan" bisa datang dari mana saja, bahkan dari tetesan minyak bekas di dapur rumah tangga. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
Batang Badai efisiensi anggaran yang sedang melanda keuangan daerah dipastikan tidak akan menjadi penghalang bagi apresiasi para pahlawan olahraga Kabupaten Batang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memasang badan dan menegaskan bahwa bonus bagi atlet serta pelatih yang sukses menyumbang medali pada Porprov 2026 Semarang Raya adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
13 Jun 2026 Jumadi 73
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
13 Jun 2026 Jumadi 53
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
13 Jun 2026 Jumadi 66
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Batang Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (1362026).
13 Jun 2026 Jumadi 85
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Batang - Bagi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, sekadar tumbuh saja tidak pernah cukup. Di tengah ketatnya persaingan antar daerah di Jawa Tengah, ia menyadari bahwa Kabupaten Batang harus berani mengambil langkah ekstrem.
12 Jun 2026 Jumadi 123
Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh
Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Batang mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui Apel Siaga di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (1262026). Kegiatan tersebut ditandai dengan penyematan rompi dan tanda pengenal petugas sensus oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan.
12 Jun 2026 Jumadi 159