Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo

Jumat, 10 April 2026 Jumadi Dibaca 390 kali Acara Pimpinan Daerah
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Perwakilan MURI Sri Widayanti (kedua kanan), menyerahkan Piagam Rekor MURI kepada Ketua TP PKK Batang Faelasufa dalam pemecahan Rekor Muri di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang.
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.

Batang – Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.

Pencapaian ini bukan sekadar soal angka di atas kertas. Langkah inovatif ini resmi mencatatkan sejarah baru dalam Rekor MURI untuk pengumpulan minyak jelantah terbanyak dengan total mencapai 10.000 liter.

Menariknya, gerakan ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang mendorong pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan bakar pesawat ramah lingkungan (bioavtur).

Perjalanan menuju rekor ini tidaklah instan. Ketua TP PKK Batang Faelasufa Faiz Kurniawan, mengisahkan bagaimana timnya bergerak "gerilya" untuk mengubah pola pikir masyarakat tentang limbah.

“Awalnya program ini hanya bergerak di skala kecil dengan bergerak dari rumah ke rumah, warung ke warung, dan gerobak makanan ke gerobak makanan untuk mengedukasi tentang bahaya minyak jelantah bagi lingkungan,” katanya usai menerima piagam Rekor MURI di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (10/4/2026).

Faelasufa menegaskan, bahwa meski fokus awalnya adalah menjaga ekosistem, manfaat ekonomi yang menyertainya ternyata sangat nyata bagi masyarakat.

“Sistem yang dibangun PKK Batang tergolong sederhana namun efektif. Mereka bersedia membeli minyak jelantah dari warga dengan harga Rp7 ribu per liter. Limbah yang terkumpul kemudian disalurkan ke penyedia jasa (supplier) untuk diolah kembali menjadi sesuatu yang luar biasa,” jelasnya.

Nantinya oleh supplier akan digunakan untuk bahan bakar pesawat yang ramah lingkungan pengganti avtur. Langkah ini sekaligus memberikan apresiasi tinggi kepada para ASN, PPPK, hingga tenaga honorer yang ikut andil dalam pengumpulan massal tersebut.

“Tahun ini, PKK Batang semakin tancap gas. Mereka mulai menggandeng mitra strategis seperti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh kabupaten dan bekerja sama dengan Perusahaan Daerah (Perusda),” terangnya.

Potensinya pun tidak main-main. Menurut Setyo Prabowo Ketua Pokja Dinas LHK Provinsi Jawa Tengah, satu titik SPPG rata-rata bisa menghasilkan 50 hingga 60 liter minyak jelantah setiap harinya. Bagi Faelasufa, ini adalah perwujudan nyata dari konsep ekonomi sirkuler.

“Misalkan, SPPG yang minyak jelantahnya dibuang itu kan akan terputus, tapi jika minyak jelantahnya dijual dan dimanfaatkan menjadi bahan bakar pesawat, maka itu merupakan salah satu contoh ekonomi sirkuler yang positif,” ujar dia.

Melalui gerakan ini, ibu-ibu PKK di Batang tidak hanya berhasil menyelamatkan lingkungan dari pencemaran, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi baru yang berkelanjutan. Sebuah bukti nyata bahwa "cuan" bisa datang dari mana saja, bahkan dari tetesan minyak bekas di dapur rumah tangga. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Tumbuhkan Kepekaan Sosial, SMA Wonotunggal Suarakan Pesan Berbalut Sastra Tumbuhkan Kepekaan Sosial, SMA Wonotunggal Suarakan Pesan Berbalut Sastra
Tumbuhkan Kepekaan Sosial, SMA Wonotunggal Suarakan Pesan Berbalut Sastra
Batang - Memeriahkan Bulan Bahasa, SMA Negeri 1 Wonotunggal menggelar sejumlah perlombaan dengan mengangkat tema "Merangkai Kata, Menyuarakan Makna, Menghidupkan Dunia. Perlombaan yang diikuti oleh pelajar kelas X dan XI ini merupakan upaya untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan sastra, sehingga dapat membentuk karakter positif, saat terjun di tengah masyarakat sepenuhnya nanti.
23 Okt 2026 Jumadi 40
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Batang Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang mengembangkan gerakan penghijauan melalui penanaman pohon aren di kawasan Reservoir Timur Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 480
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih penghargaan Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan. Penghargaan tersebut diserahkan di Ballroom Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 252
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Batang - Ancaman abrasi dan terjangan banjir rob bukan lagi cerita baru bagi masyarakat di kawasan pesisir Jawa Tengah. Di Kabupaten Batang saja, tamparan gelombang air laut kini telah merambah dan merendam lebih dari 400 hektare lahan pesisir. Menghadapi tantangan alam yang kian mengkhawatirkan ini, penanganan tidak lagi bisa mengandalkan satu pihak semata.
23 Okt 2026 Jumadi 308
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Batang - Memperingati Hari Santri Nasional, Pemerintah Kabupaten Batang menggelar kegiatan Ngaji Bandongan yang menghadirkan ratusan pelajar dari jenjang SMP dan SMASMK sederajat, di Serambi Masjid Agung Darul Muttaqin, Kabupaten Batang, Jumat (23102026). Kegiatan tersebut menjadi upaya Pemda untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta keilmuan melalui kajian kitab Adabul Alimul Wal Muta'alim karangan KH Hasyim Asy'ari.
23 Okt 2026 Jumadi 171
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan dari detikjateng-jogja. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pemkab Batang mendorong realisasi investasi hingga Rp8,5 triliun, melampaui target RPJMD, melalui kemudahan perizinan dan pemberian insentif bagi investor. Pemkab Batang juga berupaya memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal melalui program Dapat Kerja (Daker), yang turut mendukung penurunan pengangguran dan pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 8,29 pada kuartal II 2026.
23 Okt 2026 Jumadi 217