Bupati Batang Gerak Cepat Wujudkan KRL Lokal

Selasa, 31 Maret 2026 Jumadi Dibaca 1.168 kali Transportasi
Bupati Batang Gerak Cepat Wujudkan KRL Lokal
Gambar ilustrasi Kereta Rel Listrik di Kabupaten Batang.
Batang - Upaya mempermudah akses transportasi bagi para pekerja di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) terus dimatangkan. Bupati Batang M Faiz Kurniawan, kini mulai "kejar tayang" dalam melobi skema Public Service Obligation (PSO) dengan Menteri Perhubungan untuk membangun sistem transportasi kereta api layaknya KRL (Kereta Rel Listrik) atau Commuter Line di Jakarta.

Batang - Upaya mempermudah akses transportasi bagi para pekerja di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) terus dimatangkan. Bupati Batang M Faiz Kurniawan, kini mulai "kejar tayang" dalam melobi skema Public Service Obligation (PSO) dengan Menteri Perhubungan untuk membangun sistem transportasi kereta api layaknya KRL (Kereta Rel Listrik) atau Commuter Line di Jakarta.

Langkah ambisius ini dirancang untuk menghubungkan titik strategis dari Stasiun Batang langsung menuju Stasiun Pelabuhan yang berada di dalam KITB. Tujuannya jelas: efisiensi waktu dan biaya bagi tenaga kerja lokal.

Faiz menekankan, bahwa kehadiran moda transportasi ini akan menjadi angin segar bagi warga sekitar, terutama mereka yang tinggal di wilayah Bandar dan sekitarnya.

“Rencananya, biaya perjalanan akan ditekan di kisaran Rp5 ribu hingga Rp10 ribu. Kami ingin orang Batang atau warga Bandar yang bekerja di KITB tidak perlu lagi lelah membawa motor sendiri ke lokasi kerja,” katanya saat Musrenbang di Aula Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (31/3/2026).

Cukup sampai di stasiun terdekat, para pekerja bisa langsung melanjutkan perjalanan menggunakan kereta api dengan nyaman dan aman.

Faiz juga menyebutkan, selain urusan mobilitas siang hari, Pemkab Batang juga menaruh perhatian pada kenyamanan pekerja di malam hari. Penataan infrastruktur pendukung kini sedang dikebut agar sinkron dengan jadwal kerja di kawasan industri.

“Kami sudah berupaya mengoptimalkan penerangan jalan dan fasilitas lainnya. Tujuannya untuk memastikan semua tenang saat beristirahat di malam hari. Ini adalah bagian dari upaya kami menyediakan fasilitas terbaik bagi tenaga kerja agar mereka mendapatkan layanan yang layak saat berangkat maupun pulang kerja,” ujar dia.

Berikut Poin Utama Rencana Transportasi KITB:

 * Moda: Kereta api bergaya komuter (mirip KRL)

 * Rute: Stasiun Batang Pelabuhan KITB

 * Estimasi Tarif: Rp5.000 - Rp10.000 (melalui skema subsidi PSO)

 * Target Utama: Efisiensi biaya bagi tenaga kerja lokal dan pengurangan kepadatan kendaraan pribadi. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

Berita Lainnya

Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan
Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan
Batang - Ketua yayasan Bhakti Praja Korpri Batang Retno Dwi Irianto, mengukuhkan Eko Susilowati, sebagai kepala sekolah SMA Bhakti Praja Limpung masa Bhakti 2026 - 2030 menggantikan Suripah, yang telah habis masa Bhaktinya, di SMA Bhakti Praja Limpung, Kabupaten Batang, Kamis (29102026).
29 Okt 2026 Jumadi 117
Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut
Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut
Polda Jawa Tengah meluncurkan program Pancanaka di Desa Depok, Kabupaten Batang, untuk memperkuat kemitraan polisi dengan nelayan dalam mencegah penyelundupan narkoba melalui jalur laut, meningkatkan keselamatan saat melaut, serta mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir melalui bantuan sosial dan penebaran benih ikan bandeng.
29 Okt 2026 Jumadi 115
Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan
Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan
Batang - Dinding tinggi bukan lagi sekadar rintangan, melainkan panggung pembuktian bagi ketangguhan para atlet muda. Kontingen Kabupaten Batang kembali mengukir tinta emas di ajang PORPROV XVII Jawa Tengah 2026. Cabang olahraga panjat tebing sukses memecah kebuntuan dengan mempersembahkan medali emas perdana lewat aksi luar biasa di nomor Speed Relay Putri.
29 Okt 2026 Jumadi 106
Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan
Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan
Sidawung Camp di Desa Tombo, Kabupaten Batang, mengembangkan wisata berbasis ekowisata melalui kegiatan berkemah, hiking, dan canyoning yang dipadukan dengan edukasi lingkungan serta penanaman pohon. Konsep ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong partisipasi pengunjung dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan secara berkelanjutan.
29 Okt 2026 Jumadi 97
Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi
Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengajak generasi muda untuk berani bermimpi, tidak takut gagal, terus belajar, dan mengukir prestasi. Dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, ia menekankan pentingnya membangun karakter pemuda yang patriotik, gigih, dan berempati, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman. Pemuda diharapkan berperan aktif dalam pembangunan melalui karya, pengabdian, dan kepedulian terhadap masyarakat.
28 Okt 2026 Jumadi 156
Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto
Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menginstruksikan Bappeda dan DPMPPR untuk segera melakukan survei terhadap jembatan penghubung di Desa Ngroto, Kecamatan Reban, yang ambrol akibat hujan deras pada 24 Oktober 2026. Pemkab Batang akan mengkaji kemungkinan penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mempercepat perbaikan jembatan. Sementara itu, warga terpaksa menempuh jalur alternatif hingga 10 kilometer dari rute normal 3 kilometer, sehingga menghambat mobilitas dan aktivitas masyarakat.
28 Okt 2026 Jumadi 189