Disdikbud Batang Akan Mengkaji Terkait Pembelajaran Daring

Rabu, 25 Maret 2026 Jumadi Dibaca 289 kali Pendidikan dan Latihan
Disdikbud Batang Akan Mengkaji Terkait Pembelajaran Daring
Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryantoro Sudibyo mengatakan, peraturan kegiatan belajar daring akan dikaji ulang.
Batang - Wacana pemerintah pusat untuk kembali mengutak-atik sistem pembelajaran antara daring dan luring mulai memicu diskusi hangat di daerah, berdalih untuk efisiensi energi ditengah kemelut perang Iran vs Israel dan Amerika.

Batang - Wacana pemerintah pusat untuk kembali mengutak-atik sistem pembelajaran antara daring dan luring mulai memicu diskusi hangat di daerah, berdalih untuk efisiensi energi ditengah kemelut perang Iran vs Israel dan Amerika.

Meski kebijakan ini masih samar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang Bambang Suryantoro Sudibyo mengatakan, secara jujur mengakui bahwa dirinya lebih "sreg" jika anak didik tetap belajar di dalam ruang kelas secara tatap muka. Layar gawai tidak akan pernah bisa menggantikan kehadiran sosok guru di depan kelas. Ada nilai-nilai yang hilang ketika interaksi fisik dibatasi oleh jaringan internet.

Bambang menyandarkan pendapatnya pada data objektif. Ia melihat ada penurunan kualitas serapan ilmu jika dibandingkan dengan masa sebelum pandemi melanda.

“Ada plus-minusnya. Kalau saya kok lebih condong lebih baik tatap muka pembelajarannya. Lebih intens. Karena kan tidak semua anak itu bisa belajar dengan menangkap dari medsos,” katanta saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (25/3/2026).

Ia memberikan komparasi nyata melalui hasil evaluasi pendidikan yang ada. Menurutnya, anak-anak yang melewati masa kritis belajarnya di era COVID-19 menunjukkan tren penurunan daya tangkap.

“Beda Mas, anak kelas 6 sekarang hasil dari COVID dengan dulu agak menurun. Kan kita ada rapor pendidikan itu, agak menurun daya-dayanya gitu. Bukan hanya soal kualitas materi, kendala teknis masih menjadi "hantu" bagi dunia pendidikan di daerah,” jelasnya.

Bambang mengakui bahwa infrastruktur sekolah di Kabupaten Batang belum sepenuhnya siap jika harus dipaksa beralih ke sistem digital secara penuh. Menurutnya, ada dua masalah besar: ketersediaan internet dan kepemilikan gawai. Belum semua siswa memiliki perangkat pribadi, dan jumlah komputer di sekolah pun belum mampu meng-cover seluruh jumlah siswa.

Persoalan ini semakin pelik jika melihat kondisi sosial ekonomi orang tua siswa saat ini. Berbeda dengan masa pandemi di mana kebijakan Work From Home (WFH) berlaku, saat ini orang tua sudah kembali bekerja normal di luar rumah.

“Kadang-kadang gawai itu kan satu, yang bawa orang tua. Kemarin pas COVID kan WFH kan? Bisa dipakai bareng-bareng,” terangnya.

Meski memiliki catatan kritis, Bambang menegaskan bahwa pihaknya tetap akan menjadi pelaksana kebijakan yang loyal jika pemerintah pusat akhirnya mengetok palu.  Baginya, dinas adalah kepanjangan tangan teknis dari kebijakan nasional maupun pimpinan daerah.

“Kalau itu sudah instruksi pusat ya, kebijakan pusat harus mengikuti. Kalau Dinas ya enggak bisa (mengajukan keberatan), Mas. Yang keberatan itu pimpinan daerah (Bupati),” ungkapnya.

Jika skenario daring tetap dijalankan, Bambang sudah menyiapkan beberapa langkah darurat untuk menyiasati keterbatasan alat, mulai dari sistem pembagian waktu (shift) hingga skema pinjam pakai fasilitas antar-kelas atau antar-sekolah.

Hingga saat ini, pihak Disdikbud Batang masih dalam posisi menunggu petunjuk teknis (juknis) resmi. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

Berita Lainnya

Gelar Evaluasi, Diskominfo Batang Upayakan Petugas Admin Hasilkan Data Berbasis Metadata Gelar Evaluasi, Diskominfo Batang Upayakan Petugas Admin Hasilkan Data Berbasis Metadata
Gelar Evaluasi, Diskominfo Batang Upayakan Petugas Admin Hasilkan Data Berbasis Metadata
Batang - Diskominfo Batang mengundang para admin data dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun Kecamatan untuk mengevaluasi hasil dari pendampingan dalam penyusunan data, tingkat kabupaten. Evaluasi tersebut merupakan upaya agar para admin dalam pengelolaan data sektoral harus berbasis metadata, sehingga menghasilkan keakuratan data.
15 Okt 2026 Jumadi 109
Tingkatkan Literasi Digital, Diskominfo Batang Sosialisasikan Keamanan Siber kepada Kader PKK Tingkatkan Literasi Digital, Diskominfo Batang Sosialisasikan Keamanan Siber kepada Kader PKK
Tingkatkan Literasi Digital, Diskominfo Batang Sosialisasikan Keamanan Siber kepada Kader PKK
Batang Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang menggelar sosialisasi keamanan siber bagi kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan perangkat desa di Balai Desa Surodadi, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Rabu (14102026).
15 Okt 2026 Jumadi 190
Jogging Track Stadion Moh Sarengat Batang Rampung, Miliki 8 Lintasan Berstandar Nasional Jogging Track Stadion Moh Sarengat Batang Rampung, Miliki 8 Lintasan Berstandar Nasional
Jogging Track Stadion Moh Sarengat Batang Rampung, Miliki 8 Lintasan Berstandar Nasional
Batang Pembangunan jogging track di Stadion Moh Sarengat, Kabupaten Batang telah rampung dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang. Fasilitas olahraga tersebut kini tinggal menunggu waktu peresmian sebelum dapat dimanfaatkan masyarakat.
15 Okt 2026 Jumadi 123
SPPG Bawang Tutup Permanen, Wabup Batang Usulkan Sampel Menu Harian Dikirim ke Puskesmas SPPG Bawang Tutup Permanen, Wabup Batang Usulkan Sampel Menu Harian Dikirim ke Puskesmas
SPPG Bawang Tutup Permanen, Wabup Batang Usulkan Sampel Menu Harian Dikirim ke Puskesmas
Batang Wakil Bupati Batang Suyono mengusulkan agar, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyimpan sampel menu Makan Bergizi Gratis (MBG) setiap hari dan mengirimkannya ke puskesmas terdekat atau dinas terkait untuk pemeriksaan laboratorium. Usulan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi dugaan keracunan makanan pada penerima manfaat program MBG.
15 Okt 2026 Jumadi 165
Gencar Jemput Bola, Disdukcapil Batang Kejar Perekaman KTP-el Pelajar Usia 16 Tahun Gencar Jemput Bola, Disdukcapil Batang Kejar Perekaman KTP-el Pelajar Usia 16 Tahun
Gencar Jemput Bola, Disdukcapil Batang Kejar Perekaman KTP-el Pelajar Usia 16 Tahun
Batang Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang terus menggencarkan pelayanan jemput bola perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) bagi pemilih pemula. Langkah ini menyasar para pelajar sekolah hingga masyarakat di berbagai wilayah untuk mempercepat cakupan kepemilikan dokumen kependudukan.
15 Okt 2026 Jumadi 153
Peringati 1 Tahun Mageri Sogoro, BPI dan Pemprov Jateng Tanam 1.300 Mangrove Peringati 1 Tahun Mageri Sogoro, BPI dan Pemprov Jateng Tanam 1.300 Mangrove
Peringati 1 Tahun Mageri Sogoro, BPI dan Pemprov Jateng Tanam 1.300 Mangrove
Batang PT Bhimasena Power Indonesia (BPI), pengelola PLTU Batang, bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah menanam 1.300 bibit mangrove jenis Rhizophora di Desa Denasri Kulon, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Kamis (15102026).
15 Okt 2026 Jumadi 85