Tiga Hari Gelap Gulita di Subah: Perjuangan 14 Tim PLN Pulihkan "Urat Nadi" Listrik yang Terputus

Jumat, 06 Maret 2026 Jumadi Dibaca 429 kali Pelayanan Publik
Pelayanan Publik" data-download-url="https://berita.batangkab.go.id/storage/berita/20-260307085330berita15026_PLN_UP3_Pekalongan_bersama_Camat_Subah_M_Yasin_saat_dilokasi.jpg"> Tiga Hari Gelap Gulita di Subah: Perjuangan 14 Tim PLN Pulihkan
PLN UP3 Pekalongan bersama Camat Subah M Yasin saat dilokasi perbaikan jaringan utama listrik dinJalan Raya Pantura Subah.
Batang Suasana senyap dan gelap masih menyelimuti sebagian besar wilayah Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, hingga Jumat (6/3/2026). Pasca-amukan angin puting beliung yang merobohkan puluhan pohon jati di sepanjang jalan Pantura Adinuso Subah hingga Gringsing pada Rabu sore lalu, ribuan warga harus bersabar melewati malam ketiga tanpa aliran listrik.

Batang Suasana senyap dan gelap masih menyelimuti sebagian besar wilayah Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, hingga Jumat (6/3/2026). Pasca-amukan angin puting beliung yang merobohkan puluhan pohon jati di sepanjang jalan Pantura Adinuso Subah hingga Gringsing pada Rabu sore lalu, ribuan warga harus bersabar melewati malam ketiga tanpa aliran listrik.

Di tengah rintik hujan dan ancaman cuaca ekstrem yang belum mereda, puluhan petugas berseragam kuning tampak berjibaku di antara kabel-kabel yang menjuntai dan tiang beton yang tumbang.

Manajer PLN UP3 Pekalongan Hendra Irawan menganalogikan, kerusakan masif ini seperti sistem peredaran darah manusia. Pemulihan harus dilakukan bertahap dari jalur terbesar sebelum menyentuh ke pemukiman warga.

“Ibaratnya kalau urat nadi, ada jalur utama dan urat yang kecil-kecil; peredaran darah ini harus lancar dulu yang utama baru bisa ke yang kecil-kecil,” katanya saat meninjau lokasi perbaikan di Jalan Pantura Subah, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jumat (6/3/2026).

Skala kerusakan memang cukup mencengangkan. Data PLN mencatat ada 44 tiang utama yang roboh berserakan di sepanjang jalur 10 kilometer dari Plelen hingga Subah. Dampaknya tak main-main, sebanyak 130.775 pelanggan di wilayah kerja PLN Pekalongan sempat terdampak pemadaman massal.

“Perjuangan tim di lapangan bukan tanpa kendala. Bahwa tantangan terbesar bukanlah jumlah personel, melainkan alam yang sedang tidak bersahabat. PLN bahkan telah mengerahkan "kekuatan penuh" dengan mendatangkan bantuan tim dari Semarang, Kudus, hingga Surakarta,” jelasnya.

Total ada 14 tim yang bekerja non-stop. Namun, seringkali kerja keras mereka mentah kembali akibat cuaca.

“Sudah selesai dikerjakan jam 2 siang, jam 3 kerobohan (pohon) lagi, Pak. Memang tantangannya adalah cuaca ekstrem ini yang bisa menyebabkan sewaktu-waktu pohon itu tumbang lagi,” ungkapnya.

Ia juga menekankan, bahwa keselamatan teknisi adalah prioritas utama, terutama saat proses penyambungan kabel tegangan tinggi.

“Untuk menyambung kabel memang tidak boleh dalam kondisi hujan. Kalau dalam kondisi hujan, malah bisa terjadi kegagalan,” imbuhnya.

Rekayasa Jaringan dan Posko Genset Desa

Menyadari keresahan warga yang sudah memasuki hari ketiga dalam kegelapan, PLN menyiapkan strategi cadangan berupa rekayasa jaringan. Jika perbaikan jalur utama belum rampung hingga tengah malam, pasokan listrik akan "disuntikkan" dari wilayah Batang melalui jalur selatan.

Hendra Irawan juga menyampaikan, permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan ini. Ia menegaskan bahwa seluruh personel bekerja 3x24 jam tanpa henti untuk mengembalikan terang ke rumah-rumah warga.

“Kami memahami risau dan mungkin kekhawatiran masyarakat yang sudah hampir 3 hari 2 malam menunggu kenapa kok tidak nyala-nyala. Jadi kami di sini pastikan kita bekerja 3x24 jam non-stop mengerahkan semua tim yang ada,” tegasnya.

Di sisi lain, Pemerintah Kecamatan Subah bergerak cepat memitigasi dampak sosial. Camat Subah M. Yasin menyebutkan, dari 12 desa yang terdampak, baru 6 desa yang berhasil menyala hingga Jumat sore.

Untuk desa-desa yang masih gelap, Yasin menginstruksikan penyediaan energi darurat sesuai arahan Bupati Batang M Faiz Kurniawan.

“Kami memastikan adanya genset. Minimal satu posko genset per desa, untuk menerangi atau mungkin bisa digunakan untuk tambahan daya kecil seperti mengisi daya HP agar komunikasi warga tetap berjalan,” terangnya.

Hingga berita ini diturunkan, fokus utama petugas berada di dua titik krusial, yakni jalur utama Subah dan area di utara Pasar Gondang.

“Dukungan dari Kepolisian dan Dishub juga dikerahkan untuk membantu pengamanan kabel yang melintasi jalan raya agar proses penarikan kabel berjalan lancar,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Batang - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan yang baru diujicobakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro, ternyata mendapat sambutan hangat dari pelajar SMP Negeri 2 Kandeman. Meski pola tersebut baru diterapkan dalam lingkup kecil yakni dua kelas, namun berkat sajian menu yang segar dan hangat, menjadikan siswa lebih menikmati di tiap suapannya.
07 Okt 2026 Jumadi 351
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Batang Kemarau panjang mulai memengaruhi ketersediaan bahan pakan ternak di Kabupaten Batang. Kondisi tersebut terjadi karena sebagian bahan pakan berasal dari limbah hasil pertanian, seperti tebon jagung, hijauan tanaman, hingga bekatul. Ketika produksi pertanian menurun akibat keterbatasan air, pasokan bahan pakan ternak ikut terdampak.
07 Okt 2026 Jumadi 319
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan strategi untuk meningkatkan populasi dan produksi susu sapi perah di daerah tersebut. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pemetaan lokasi kandang komunal yang nantinya dapat digunakan sebagai kandang rearing atau pembesaran pedet sebelum sapi masuk ke kandang laktasi milik peternak.
07 Okt 2026 Jumadi 298
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat menuntaskan kekosongan 330 posisi perangkat desa. Tak tanggung-tanggung, proses pengujian kompetensi manajerial para calon perangkat desa kali ini melibatkan langsung tim Sumber Daya Manusia (SDM) Mabes Polri guna menjamin transparansi serta kualitas hasil seleksi.
07 Okt 2026 Jumadi 384
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 408
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 380