Tiga Hari Gelap Gulita di Subah: Perjuangan 14 Tim PLN Pulihkan "Urat Nadi" Listrik yang Terputus

Jumat, 06 Maret 2026 Jumadi Dibaca 357 kali Pelayanan Publik
Pelayanan Publik" data-download-url="https://berita.batangkab.go.id/storage/berita/20-260307085330berita15026_PLN_UP3_Pekalongan_bersama_Camat_Subah_M_Yasin_saat_dilokasi.jpg"> Tiga Hari Gelap Gulita di Subah: Perjuangan 14 Tim PLN Pulihkan
PLN UP3 Pekalongan bersama Camat Subah M Yasin saat dilokasi perbaikan jaringan utama listrik dinJalan Raya Pantura Subah.
Batang Suasana senyap dan gelap masih menyelimuti sebagian besar wilayah Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, hingga Jumat (6/3/2026). Pasca-amukan angin puting beliung yang merobohkan puluhan pohon jati di sepanjang jalan Pantura Adinuso Subah hingga Gringsing pada Rabu sore lalu, ribuan warga harus bersabar melewati malam ketiga tanpa aliran listrik.

Batang Suasana senyap dan gelap masih menyelimuti sebagian besar wilayah Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, hingga Jumat (6/3/2026). Pasca-amukan angin puting beliung yang merobohkan puluhan pohon jati di sepanjang jalan Pantura Adinuso Subah hingga Gringsing pada Rabu sore lalu, ribuan warga harus bersabar melewati malam ketiga tanpa aliran listrik.

Di tengah rintik hujan dan ancaman cuaca ekstrem yang belum mereda, puluhan petugas berseragam kuning tampak berjibaku di antara kabel-kabel yang menjuntai dan tiang beton yang tumbang.

Manajer PLN UP3 Pekalongan Hendra Irawan menganalogikan, kerusakan masif ini seperti sistem peredaran darah manusia. Pemulihan harus dilakukan bertahap dari jalur terbesar sebelum menyentuh ke pemukiman warga.

“Ibaratnya kalau urat nadi, ada jalur utama dan urat yang kecil-kecil; peredaran darah ini harus lancar dulu yang utama baru bisa ke yang kecil-kecil,” katanya saat meninjau lokasi perbaikan di Jalan Pantura Subah, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jumat (6/3/2026).

Skala kerusakan memang cukup mencengangkan. Data PLN mencatat ada 44 tiang utama yang roboh berserakan di sepanjang jalur 10 kilometer dari Plelen hingga Subah. Dampaknya tak main-main, sebanyak 130.775 pelanggan di wilayah kerja PLN Pekalongan sempat terdampak pemadaman massal.

“Perjuangan tim di lapangan bukan tanpa kendala. Bahwa tantangan terbesar bukanlah jumlah personel, melainkan alam yang sedang tidak bersahabat. PLN bahkan telah mengerahkan "kekuatan penuh" dengan mendatangkan bantuan tim dari Semarang, Kudus, hingga Surakarta,” jelasnya.

Total ada 14 tim yang bekerja non-stop. Namun, seringkali kerja keras mereka mentah kembali akibat cuaca.

“Sudah selesai dikerjakan jam 2 siang, jam 3 kerobohan (pohon) lagi, Pak. Memang tantangannya adalah cuaca ekstrem ini yang bisa menyebabkan sewaktu-waktu pohon itu tumbang lagi,” ungkapnya.

Ia juga menekankan, bahwa keselamatan teknisi adalah prioritas utama, terutama saat proses penyambungan kabel tegangan tinggi.

“Untuk menyambung kabel memang tidak boleh dalam kondisi hujan. Kalau dalam kondisi hujan, malah bisa terjadi kegagalan,” imbuhnya.

Rekayasa Jaringan dan Posko Genset Desa

Menyadari keresahan warga yang sudah memasuki hari ketiga dalam kegelapan, PLN menyiapkan strategi cadangan berupa rekayasa jaringan. Jika perbaikan jalur utama belum rampung hingga tengah malam, pasokan listrik akan "disuntikkan" dari wilayah Batang melalui jalur selatan.

Hendra Irawan juga menyampaikan, permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan ini. Ia menegaskan bahwa seluruh personel bekerja 3x24 jam tanpa henti untuk mengembalikan terang ke rumah-rumah warga.

“Kami memahami risau dan mungkin kekhawatiran masyarakat yang sudah hampir 3 hari 2 malam menunggu kenapa kok tidak nyala-nyala. Jadi kami di sini pastikan kita bekerja 3x24 jam non-stop mengerahkan semua tim yang ada,” tegasnya.

Di sisi lain, Pemerintah Kecamatan Subah bergerak cepat memitigasi dampak sosial. Camat Subah M. Yasin menyebutkan, dari 12 desa yang terdampak, baru 6 desa yang berhasil menyala hingga Jumat sore.

Untuk desa-desa yang masih gelap, Yasin menginstruksikan penyediaan energi darurat sesuai arahan Bupati Batang M Faiz Kurniawan.

“Kami memastikan adanya genset. Minimal satu posko genset per desa, untuk menerangi atau mungkin bisa digunakan untuk tambahan daya kecil seperti mengisi daya HP agar komunikasi warga tetap berjalan,” terangnya.

Hingga berita ini diturunkan, fokus utama petugas berada di dua titik krusial, yakni jalur utama Subah dan area di utara Pasar Gondang.

“Dukungan dari Kepolisian dan Dishub juga dikerahkan untuk membantu pengamanan kabel yang melintasi jalan raya agar proses penarikan kabel berjalan lancar,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif
Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan dukungan dan harapan besar bagi Perpustakaan Griya Prapanca Desa Bandar yang saat ini sedang mendapatkan penilaian langsung untuk meraih Perpustakaan Desa Terbaik Tingkat Jateng. Wakil Bupati Batang Suyono mamastikan, apabila setelah dilakukan visitasi, sesuai dengan data, tentu nilai yang murni akan didapat berkat kerja keras yang mengedepankan integritas.
25 Mei 2026 Jumadi 41
Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban
Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) meningkatkan pengawasan kesehatan hewan kurban di sejumlah titik penjualan ternak. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan yang dijual kepada masyarakat dalam kondisi sehat dan layak kurban.
25 Mei 2026 Jumadi 48
Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat
Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, aktivitas penjualan hewan kurban mulai terlihat di sejumlah titik di Kabupaten Batang. Salah satunya di lapak penjual kambing di Jalan KH Achmad Dahlan, Kabupaten Batang, Senin (2552026), yang mulai dipadati calon pembeli meski belum seramai tahun-tahun sebelumnya.
25 Mei 2026 Jumadi 20
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
Batang - SMP Negeri 4 Batang menggelar Gelar Budaya IV. Kegiatan tersebut menjadi panggung apresiasi seni sekaligus ujian akhir mata pelajaran seni budaya bagi siswa yang menampilkan pertunjukan ketoprak lengkap dengan iringan gamelan.
23 Mei 2026 Jumadi 327
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Batang - Ratusan pelajar SMP Negeri 4 Batang khususnya kelas 9, mengasah kemampuannya dalam berkesenian lewat even Gelar Budaya IV. Mengusung tema "Jejak Sejarah dan Legenda, Mewarisi Budaya Menguatkan Jati Diri Bangsa", para siswa menampilkan ketoprak lewat ragam cerita rakyat, sebagai upaya mewujudkan Sekolah Budaya.
23 Mei 2026 Jumadi 133
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Batang - Pengembangan peternakan sapi perah di Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, terus menunjukkan perkembangan positif. Desa Semampir menjadi salah satu wilayah yang aktif mengembangkan usaha sapi perah karena memiliki kondisi alam yang mendukung serta berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
23 Mei 2026 Jumadi 73