GPM di Batang, Harga Pangan Lebih Murah hingga Rp10 Ribu

Jumat, 06 Maret 2026 Jumadi Dibaca 458 kali Stabilisasi Harga Bahan Pangan
GPM di Batang, Harga Pangan Lebih Murah hingga Rp10 Ribu
Puluhan warga rela mengantre dalam Greakan Pangan Murah di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak menjelang Ramadan bersama 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak menjelang Ramadan bersama 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Batang Sri Purwaningsih mengatakan, pasar murah ini digelar untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri, ketika harga bahan pangan biasanya mengalami kenaikan.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, terutama menjelang Lebaran di mana harga barang biasanya meningkat,” katanya saat ditemui di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Jumat (6/3/2026).

Ia juga mengimbau, kepada para pedagang agar tidak menaikkan harga terlalu tinggi mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang dinilai belum sepenuhnya stabil.

“Kami melalui Disperindagkop dan Dispaperta mengimbau para penjual agar tidak menetapkan harga terlalu mahal, sehingga masyarakat tetap dapat menjangkau kebutuhan pokok,” tegasnya.

Sri Purwaningsih menambahkan, sesuai instruksi Gubernur Jawa Tengah, program GPM tidak hanya digelar sekali, tetapi akan dilaksanakan kembali sebanyak tiga hingga empat kali ke depan.

“Dari sisi kondisi ekonomi daerah, angka inflasi wilayah Batang dan sekitarnya berada di kisaran 3,9 persen. Angka tersebut dinilai masih relatif terkendali meskipun berada sedikit di atas ambang batas normal,” terangnya.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah komoditas pangan dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. Misalnya, harga telur yang di pasaran mencapai sekitar Rp31 ribu per kilogram dijual dengan harga Rp25 ribu per kilogram.

“Selain itu, cabai merah besar dijual seharga Rp18 ribu per kilogram, cabai rawit merah Rp62 ribu per kilogram, serta cabai rawit keriting Rp25 ribu per kilogram,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dispaperta Batang Sumiyati menjelaskan, sejumlah komoditas pangan yang disediakan dalam kegiatan ini antara lain beras SPHP sebanyak 1 ton, beras medium dari Gapoktan 1,5 ton, minyak goreng 600 liter, gula pasir 300 kilogram, telur 350 kilogram, bawang merah 100 kilogram, serta cabai 100 kilogram.

Ia menyebutkan, selisih harga antara pasar umum dengan harga dalam Gerakan Pangan Murah berkisar antara Rp3 ribu hingga Rp10 ribu, terutama untuk komoditas cabai.

“Menjelang Idulfitri, kegiatan GPM masih akan dilaksanakan satu kali lagi, yang direncanakan pada Jumat 13 Maret 2026 di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Batang,” ujar dia.

Pemerintah Kabupaten Batang berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga menjelang Ramadan dan Idulfitri. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Batang - Pada 13 Juli, para siswa baru sudah mulai masuk sekolah untuk memulai lembaran baru di tahun ajaran yang baru. Menyambut kedatangan mereka, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan berjalan dengan aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari praktik perpeloncoan.
09 Jul 2026 Jumadi 100
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan ada penggabungan atau merger Sekolah Dasar (SD) Negeri untuk tahun ajaran ini. Meski beberapa sekolah tercatat minim pendaftar, keberadaan fasilitas pendidikan dasar di setiap desa dinilai krusial agar anak-anak tidak kehilangan akses belajar akibat kendala jarak.
09 Jul 2026 Jumadi 91
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengakselerasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui pendataan secara langsung dari rumah ke rumah maupun usaha ke usaha. Hingga Rabu (772026) pagi, progres pencacahan di Kabupaten Batang telah mencapai 33,73 persen.
09 Jul 2026 Jumadi 123
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026 Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Bantuan Hibah Bidang Keagamaan Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (972026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para calon penerima hibah mengenai mekanisme pencairan, kelengkapan administrasi, serta pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku.
09 Jul 2026 Jumadi 90
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Batang Suasana siang di Kabupaten Batang belakangan ini mulai terasa menggigit. Terik matahari yang menyengat seolah menjadi alarm alami bahwa musim kemarau telah benar-benar tiba. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena alam yang dihadapi tahun ini bukan sekadar kemarau biasa, melainkan ada istilah khusus yang membayangi Godzilla.
09 Jul 2026 Jumadi 86
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Batang - Momentum libur sekolah membawa berkah bagi destinasi wisata alam Curug Genting di Kecamatan Blado, Kabupaten Batang. Jumlah kunjungan wisatawan meningkat signifikan dibandingkan hari biasa, dengan rata-rata mencapai sekitar 100 orang per hari.
09 Jul 2026 Jumadi 69