GPM di Batang, Harga Pangan Lebih Murah hingga Rp10 Ribu

Jumat, 06 Maret 2026 Jumadi Dibaca 516 kali Stabilisasi Harga Bahan Pangan
GPM di Batang, Harga Pangan Lebih Murah hingga Rp10 Ribu
Puluhan warga rela mengantre dalam Greakan Pangan Murah di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak menjelang Ramadan bersama 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak menjelang Ramadan bersama 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Batang Sri Purwaningsih mengatakan, pasar murah ini digelar untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri, ketika harga bahan pangan biasanya mengalami kenaikan.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, terutama menjelang Lebaran di mana harga barang biasanya meningkat,” katanya saat ditemui di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Jumat (6/3/2026).

Ia juga mengimbau, kepada para pedagang agar tidak menaikkan harga terlalu tinggi mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang dinilai belum sepenuhnya stabil.

“Kami melalui Disperindagkop dan Dispaperta mengimbau para penjual agar tidak menetapkan harga terlalu mahal, sehingga masyarakat tetap dapat menjangkau kebutuhan pokok,” tegasnya.

Sri Purwaningsih menambahkan, sesuai instruksi Gubernur Jawa Tengah, program GPM tidak hanya digelar sekali, tetapi akan dilaksanakan kembali sebanyak tiga hingga empat kali ke depan.

“Dari sisi kondisi ekonomi daerah, angka inflasi wilayah Batang dan sekitarnya berada di kisaran 3,9 persen. Angka tersebut dinilai masih relatif terkendali meskipun berada sedikit di atas ambang batas normal,” terangnya.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah komoditas pangan dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. Misalnya, harga telur yang di pasaran mencapai sekitar Rp31 ribu per kilogram dijual dengan harga Rp25 ribu per kilogram.

“Selain itu, cabai merah besar dijual seharga Rp18 ribu per kilogram, cabai rawit merah Rp62 ribu per kilogram, serta cabai rawit keriting Rp25 ribu per kilogram,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dispaperta Batang Sumiyati menjelaskan, sejumlah komoditas pangan yang disediakan dalam kegiatan ini antara lain beras SPHP sebanyak 1 ton, beras medium dari Gapoktan 1,5 ton, minyak goreng 600 liter, gula pasir 300 kilogram, telur 350 kilogram, bawang merah 100 kilogram, serta cabai 100 kilogram.

Ia menyebutkan, selisih harga antara pasar umum dengan harga dalam Gerakan Pangan Murah berkisar antara Rp3 ribu hingga Rp10 ribu, terutama untuk komoditas cabai.

“Menjelang Idulfitri, kegiatan GPM masih akan dilaksanakan satu kali lagi, yang direncanakan pada Jumat 13 Maret 2026 di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Batang,” ujar dia.

Pemerintah Kabupaten Batang berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga menjelang Ramadan dan Idulfitri. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa
SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa
Batang - SMA Negeri 1 Bandar menggelar kegiatan Seni Narasi dan Jelajah Aksara (SENJA) dalam rangka memperingati Bulan Bahasa di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Selasa (20102026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan di bidang bahasa dan sastra melalui berbagai perlombaan.
20 Okt 2026 Jumadi 176
Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan
Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan
Batang - Akses pelayanan medis yang cepat dan memadai masih menjadi tantangan nyata bagi warga Kabupaten Batang. Dengan populasi menembus angka 800 ribu jiwa, daerah ini harus berpacu dengan waktu untuk menutup jurang kekurangan ratusan tempat tidur rumah sakit, terutama bagi warga di wilayah dataran tinggi selatan.
20 Okt 2026 Jumadi 468
BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Perlindungan Pekerja BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Perlindungan Pekerja
BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Perlindungan Pekerja
Batang BPJS Ketenagakerjaan bersama Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang memperkuat sinergi dalam upaya mengoptimalkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja di lingkungan kawasan industri. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran perusahaan dan tenaga kerja terhadap pentingnya perlindungan sosial dalam menghadapi berbagai risiko pekerjaan.
20 Okt 2026 Jumadi 149
Menanti Keajaiban 'Tol Khayangan Dua' di Jalur Pranten, Asa Baru Petani Sayur hingga Penyelamat Nyawa Menanti Keajaiban 'Tol Khayangan Dua' di Jalur Pranten, Asa Baru Petani Sayur hingga Penyelamat Nyawa
Menanti Keajaiban 'Tol Khayangan Dua' di Jalur Pranten, Asa Baru Petani Sayur hingga Penyelamat Nyawa
Batang - Siapa yang tak terpikat dengan pesona Tol Khayangan. Jalur Mulus berlatar perbukitan megah yang menghubungkan wilayah Batang menuju dataran tinggi Dieng ini sudah lama jadi favorit para wisatawan. Namun, tahukah Anda bahwa jalan meliuk nan indah itu sebenarnya punya "saudara kembar".
19 Okt 2026 Jumadi 202
Cegah Laka Perlintasan Kereta Api, Pelajar Batang Diedukasi Cara Aman Melintas Cegah Laka Perlintasan Kereta Api, Pelajar Batang Diedukasi Cara Aman Melintas
Cegah Laka Perlintasan Kereta Api, Pelajar Batang Diedukasi Cara Aman Melintas
Batang - Menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman menjadi harapan setiap warga sekolah, utamanya yang berdekatan dengan perlintasan kereta api. Menilik tata letak SMP Negeri 2 Batang, yang berdekatan dengan perlintasan kereta api, maka Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Semarang merasa perlu menyosialisasikan tentang pentingnya edukasi pemahaman cara aman saat melewati perlintasan kereta api.
19 Okt 2026 Jumadi 243
Alas Roban The Series Bawa Batang ke Kancah Internasional Alas Roban The Series Bawa Batang ke Kancah Internasional
Alas Roban The Series Bawa Batang ke Kancah Internasional
Batang - Suasana Alun-Alun Batang mendadak diselimuti ketegangan yang pekat. Di bawah naungan malam, rIbuan warga berkumpul untuk satu tujuan nonton bareng (nobar) pemutaran perdana Alas Roban The Series. Namun, malam itu seolah membawa kejutan tersendiri. Di awal penayangan, insiden kecil sempat terjadi, suara dialog dari film tiba-tiba hilang, menyisakan alunan backing sound dan musik yang mencekam, di Alun-alun Batang, Kabupaten Batang, Senin (19102026) malam.
19 Okt 2026 Jumadi 627