Batang - Dinas Perhubungan (Dishub) Batang bersama Satlantas Polres Batang dan Jasa Raharja menggelar kegiatan ram check sebagai persiapan angkutan mudik Lebaran 2026 di Terminal Banyuputih Kabupaten Batang, Kamis (26/2/2026).
Batang - Dinas Perhubungan (Dishub) Batang bersama Satlantas Polres Batang dan Jasa Raharja menggelar kegiatan ram check sebagai persiapan angkutan mudik Lebaran 2026 di Terminal Banyuputih Kabupaten Batang, Kamis (26/2/2026).
Kegiatan ini dilakukan
untuk memastikan kendaraan angkutan umum, khususnya bus, dalam kondisi laik
jalan dan memenuhi aspek keselamatan.
Kepala Bidang Teknik
Sarana Dishub Batang Moh. Kholip mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak
lanjut dari Surat Edaran Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian
Perhubungan dalam rangka menyambut masa angkutan Lebaran 2026.
“Dinas Perhubungan,
baik provinsi maupun kabupaten/kota, diharapkan melakukan ram check. Titiknya
bisa di terminal penumpang, pool kendaraan, maupun lokasi kendaraan berhenti
untuk beristirahat,†jelasnya.
Dalam pemeriksaan
tersebut, terdapat dua aspek utama yang dicek, yakni administratif dan teknis. Untuk
aspek administratif, petugas memeriksa kelengkapan SIM dan STNK dari
Kepolisian, Kartu Uji Kelayakan Kendaraan (KIR), Kartu Pengawasan dari Dishub,
serta dokumen terkait Jasa Raharja.
“Sementara dari sisi
teknis, pengecekan dilakukan secara visual terhadap kondisi kendaraan, termasuk
ketersediaan dan kelayakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), kotak P3K, pemecah
kaca, ketebalan alur ban, hingga fungsi lampu-lampu kendaraan,†terangnya.
Dalam kegiatan
tersebut, petugas masih menemukan beberapa temuan, seperti APAR yang perlu
diganti. Namun, temuan tersebut dinilai tidak bersifat fatal.
“Kami perintahkan untuk
segera diganti sebelum berangkat. Harapannya kendaraan yang melintas, baik di jalan
nasional maupun tol, bisa sampai tujuan dengan selamat, aman, tertib, lancar,
dan nyaman,†tegasnya.
Ia menegaskan, apabila
ditemukan kerusakan teknis yang bersifat fatal, kendaraan tidak akan diizinkan
beroperasi hingga dilakukan perbaikan. Misalnya, jika ditemukan ban gundul atau
komponen yang tidak memenuhi standar keselamatan, operator diwajibkan mengganti
terlebih dahulu sebelum diberangkatkan.
Sementara itu, Kanit
Kamsel Satlantas Polres Batang, Iptu Reno Akhir Santoso, menyampaikan bahwa
kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan Operasi Ketupat Candi 2026.
“Kami mengecek
kelengkapan administrasi maupun kondisi kendaraan bermotor. Masih ada beberapa
temuan, tetapi tidak fatal. Secara umum sudah cukup baik,†tuturnya.
Selain pemeriksaan fisik
kendaraan, petugas juga memberikan sosialisasi kepada para pengemudi terkait
pentingnya menjaga kondisi fisik dan mengatur waktu istirahat selama masa
angkutan Lebaran.
Menurut Reno,
intensitas perjalanan saat mudik akan meningkat dibandingkan hari biasa,
sehingga pengemudi diimbau tidak memaksakan diri dan memanfaatkan titik-titik
rest area yang telah disiapkan pemerintah.
“Kami mengingatkan agar
tetap berhati-hati dan mengatur waktu istirahat dengan baik, supaya tidak
terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,†pumgkasnya.
Melalui kegiatan ram
check ini, Pemerintah Kabupaten Batang bersama unsur terkait berharap
penyelenggaraan angkutan mudik Lebaran 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan
lancar, serta meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)