Dekranasda Batang Pastikan Motif Batik Rifa'iyah Terjaga Keasliannya

Selasa, 03 Februari 2026 Jumadi Dibaca 914 kali Seni dan Budaya
Dekranasda Batang Pastikan Motif Batik Rifa'iyah Terjaga Keasliannya
Ketua Dekranasda Batang Faelasufa Faiz Kurniawan (tengah), meninjau motif batik saat pendokumentasian di Gedung Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Belasan motif Batik Rifa'iyah berusia ratusan tahun yang telah terarsipkan, dilakukan pengecekan secara berkala langsung oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Batang, di Gedung Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Batang, Kabupaten Batang, Selasa (3/2/2026).

Batang - Belasan motif Batik Rifa'iyah berusia ratusan tahun yang telah terarsipkan, dilakukan pengecekan secara berkala langsung oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Batang, di Gedung Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Batang, Kabupaten Batang, Selasa (3/2/2026).

Pengarsipan 16 motif batik Rifa'iyah yang dilakukan tahun 2025 lalu, merupakan upaya Dekranasda bersama pegiatnya, untuk mencegah dari kepunahan apabila perajin telah tiada.

Ketua Dekranasda Batang Faelasufa Faiz Kurniawan berupaya agar motif-motif Batik Rifa'iyah tetap terjaga lewat pendokumentasian yang pertama kalinya dilakukan.

“Kami mengecek apakah belasan motif tersebut tersimpan dengan baik, dan kami melihat sudah tersimpan dalam pigura yang terpajang, ada pula yang tersimpan dalam pipa sudah dituliskan jenis motif,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Disperpuska Batang Puji Setyowati membenarkan sebanyak 16 motif Batik Rifa'iyah telah terarsipkan baik ditempatkan dalam pigura maupun tersimpan dalam pipa khusus.

“Ada 6 yang dipigura, sisanya kami simpan dalam pipa khusus, karena memang terbatasnya tempat, sehingga tidak semua motif dipajang,” terangnya.

Ia mengapresiasi inisiatif dari Ketua Dekranasda yang berupaya untuk menjaga motif Batik Rifa'iyah yang telah berusia ratusan tahun dari kepunahan. "Motif-motif itu dilukis ulang ke atas kertas khusus yang bisa bertahan hingga ratusan tahun," tegasnya.

Dari sisi ragam, Gedung Arsip Batang menyimpan banyak koleksi di antaranya foto para pendiri Kadipaten Batang era kolonial hingga dokumen-dokumen bersejarah lainnya terkait perjalanan Kabupaten Batang dari masa ke masa.

Pegiat Batik Rifaiyah Miftakhutin berterima kasih kepada Pemkab Batang yang menaruh perhatian besar terhadap keberlangsungan Batik Rifaiyah lewat pendokumentasian motif, agar tetap terjaga.

“Nanti kalau para pembatiknya sudah tidak ada, motif aslinya tetap bisa dilihat di Gedung Arsip ini,” tegasnya.

Untuk bahan yang digunakan ia merasa tepat karena berdasarkan pengalaman kertas roti memiliki daya tahan hingga ratusan tahun.

“Kata penyunggingnya (pelukis) motif, kertas roti itu bisa bertahan sampai 100 tahun lebih, jika disimpan dengan baik dan benar,” ujar dia.

Pasca pendokumentasian, Miftakhutin bersama pemerhati Batik Rifaiyah lainnya masih memiliki pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, agar motif tidak cuma tersimpan rapi dalam arsip. “Kami tetap melakukan pelatihan kepada generasi muda dan memotivasi mereka agar mau dan mampu meneruskan batik ini,” harapnya.

Upaya yang intens dioptimalkan, salah satunya dengan melakukan pelatihan baik di lembaga pendidikan maupun di kediaman Miftakhutin.

“Ada 16 motif, yakni Pelo Ati, Kotak Gambir, Banji, Kupat Lepet, Tambal, Kawung Jenggot, Dapel, Romo Gendong, Jeruk No'i, Kotak Kitir, Gemblong Sairis, Kawung Ndog, Ila Ili dan Nyah Pratin,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Bupati Batang Resmikan Mesin Pirolisis UNDIP, Sampah Plastik Bisa Diolah Jadi Bahan Bakar Bupati Batang Resmikan Mesin Pirolisis UNDIP, Sampah Plastik Bisa Diolah Jadi Bahan Bakar
Bupati Batang Resmikan Mesin Pirolisis UNDIP, Sampah Plastik Bisa Diolah Jadi Bahan Bakar
Pemkab Batang bersama UNDIP mengembangkan teknologi pirolisis untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar sebagai alternatif solusi penanganan sampah, mengurangi ketergantungan pada TPA, serta mendorong pengelolaan sampah yang berkelanjutan dengan tetap memperhatikan keselamatan dan dampak lingkungan.
26 Okt 2026 Jumadi 113
Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Batang Prioritaskan Kontraktor Lokal untuk Proyek di Bawah Rp2 Miliar Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Batang Prioritaskan Kontraktor Lokal untuk Proyek di Bawah Rp2 Miliar
Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Batang Prioritaskan Kontraktor Lokal untuk Proyek di Bawah Rp2 Miliar
Pemkab Batang melalui DPUPR memprioritaskan kontraktor lokal berdomisili di Batang untuk proyek pemerintah daerah dengan nilai di bawah Rp2 miliar. Kebijakan ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja bagi warga setempat, serta memberdayakan pemasok material lokal. DPUPR juga berencana mempercepat pengadaan proyek melalui lelang dini untuk tahun anggaran 2027.
26 Okt 2026 Jumadi 75
Aksi Solidaritas Kontingen Batang, Kirim Doa dan Pita Hitam untuk Atlet Selam Aksi Solidaritas Kontingen Batang, Kirim Doa dan Pita Hitam untuk Atlet Selam
Aksi Solidaritas Kontingen Batang, Kirim Doa dan Pita Hitam untuk Atlet Selam
Kontingen Kabupaten Batang menunjukkan solidaritas dan belasungkawa atas meninggalnya atlet selam asal Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, dalam Porprov XVII Jawa Tengah 2026 melalui pemakaian pita hitam dan pembentangan spanduk. Kontingen Batang juga memperketat pengawasan kesehatan atlet dengan menyiagakan ambulans dan tenaga medis, sekaligus terus berjuang meraih prestasi di ajang Porprov.
26 Okt 2026 Jumadi 343
Pulihkan Ekosistem Laut, BPI bersama UNDIP Luncurkan AFA dan APR Sebagai Produk Hilirisasi Pulihkan Ekosistem Laut, BPI bersama UNDIP Luncurkan AFA dan APR Sebagai Produk Hilirisasi
Pulihkan Ekosistem Laut, BPI bersama UNDIP Luncurkan AFA dan APR Sebagai Produk Hilirisasi
Pemkab Batang, UNDIP, dan PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memperkuat kolaborasi pemulihan ekosistem laut melalui pengembangan Artificial Fish Apartment (AFA) dan Artificial Patch Reef (APR) berbahan Fly Ash and Bottom Ash (FABA). Program ini diharapkan menjadi habitat biota laut, mendukung pelestarian keanekaragaman hayati, serta dikembangkan sebagai destinasi edukasi wisata pesisir. Kolaborasi tersebut juga disertai pemberdayaan nelayan dan pemantauan lingkungan secara berkelanjutan.
26 Okt 2026 Jumadi 86
Dipantau Tim Wasgiat, Jalan Tembus ke KITB Capai 50 Persen Dipantau Tim Wasgiat, Jalan Tembus ke KITB Capai 50 Persen
Dipantau Tim Wasgiat, Jalan Tembus ke KITB Capai 50 Persen
Pembangunan jalan tembus dari Desa Sembung menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui program TMMD Reguler ke-130 Kodim 0736Batang telah mencapai progres lebih dari 50 persen, dengan target penyelesaian pada 5 November 2026. Jalan sepanjang 1.400 meter ini diharapkan mempermudah akses pekerja menuju kawasan industri, memperlancar pengangkutan hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
26 Okt 2026 Jumadi 108
Kejar Target Infrastruktur, Jalan Tembus KITB Bakal Selesai Awal November Kejar Target Infrastruktur, Jalan Tembus KITB Bakal Selesai Awal November
Kejar Target Infrastruktur, Jalan Tembus KITB Bakal Selesai Awal November
Pembangunan jalan penghubung Desa Sembung menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui program TMMD Reguler Kodim 0736 Batang telah mencapai progres 530 meter dari target 987 meter atau sekitar 54 persen berdasarkan perhitungan panjang jalan. Pembangunan ditargetkan selesai awal November 2026 untuk memangkas waktu tempuh dari satu jam menjadi sekitar 10 menit, sekaligus meningkatkan akses pekerja, distribusi hasil pertanian, dan perekonomian masyarakat setempat.
25 Okt 2026 Jumadi 217