Kabar Baik! Lubang Jalan di Batang Mulai Ditambal, Target Rampung Sebelum Arus Mudik

Senin, 02 Februari 2026 Jumadi Dibaca 381 kali Pembangunan Infrastruktur
Kabar Baik! Lubang Jalan di Batang Mulai Ditambal, Target Rampung Sebelum Arus Mudik
Lubang Jalan di Batang Mulai Ditambal, Target Rampung Sebelum Arus Mudik.
Batang Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), "perang" melawan lubang jalan resmi dimulai. Langkah ini menjadi respons cepat demi menjamin keselamatan pemudik di tengah kepungan cuaca ekstrem dan beban kendaraan yang kian berat.

Batang Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), "perang" melawan lubang jalan resmi dimulai. Langkah ini menjadi respons cepat demi menjamin keselamatan pemudik di tengah kepungan cuaca ekstrem dan beban kendaraan yang kian berat.

Kepala DPUPR Batang Endro Suryono mengungkapkan, bahwa seluruh mesin kerja telah dipanaskan. Material aspal kini telah mendarat di gudang, dan pasukan dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) siap menyisir setiap sudut jalan kabupaten yang rusak.

“Ini sudah kami persiapkan semua. Aspal alhamdulillah sudah datang dan UPTD akan mulai melakukan penambalan, khususnya di jalan kabupaten. Sampai Lebaran ini sudah mulai running,” katanya saat ditemui di Kantornya, Senin (2/2/2026).

Meski fokus utama adalah jalan kabupaten, Pemkab Batang enggan berpangku tangan melihat kerusakan di jalur provinsi maupun nasional yang kerap dikeluhkan warga. Koordinasi intensif terus digeber agar pemerintah pusat dan provinsi segera turun tangan.

“Kami tidak diam. Untuk jalan provinsi, minggu kemarin saja sudah kami surati dua kali. Jalan nasional juga terus kami koordinasikan. Tapi untuk jalan kabupaten, kami sudah siap gerak cepat,” jelasnya.

Endro tak menampik bahwa tantangan di lapangan cukup berat. Hujan yang turun nyaris tanpa henti serta banyaknya kendaraan overload (muatan berlebih) menjadi "musuh utama" yang membuat aspal cepat mengelupas.

“Kalau ditanya jumlah titik, itu banyak sekali. Tapi kami inventarisir mana yang paling parah untuk ditangani lebih dulu. Kondisi sekarang hujan terus, kendaraan juga banyak yang overload,” terangnya.

Target besar telah dipasang: seluruh titik rawan harus sudah tertutup maksimal pada H-10 Lebaran. Walau metode penambalan (patching) ini bersifat sementara, DPUPR menekankan bahwa keselamatan nyawa pengendara adalah harga mati yang tidak bisa ditawar.

“Kita fokus keamanan dulu. Kalau soal kenyamanan, patching memang belum maksimal, tapi yang penting aman dulu bagi pengguna jalan,” tegasnya.

Disinggung soal dapur pacu anggaran, Endro mengakui ruang geraknya cukup terbatas. Tahun ini, DPUPR mengucurkan sekitar Rp1 miliar untuk pengadaan aspal. Selain itu, setiap kecamatan dibekali dana taktis sebesar Rp100 juta sebagai "P3K" untuk memelihara jalan di wilayah masing-masing.

“Setiap kecamatan ada Rp 100 juta untuk pemeliharaan atau patching. Memang terbatas, tapi kita maksimalkan agar sebelum Lebaran kondisi jalan lebih aman,” pungkasnya.

Melalui langkah estafet ini, Pemkab Batang berharap perjalanan pulang kampung masyarakat pada Lebaran 2026 nanti tak hanya menjadi momen melepas rindu, tapi juga perjalanan yang aman dan minim risiko. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Bupati Batang Resmikan Mesin Pirolisis UNDIP, Sampah Plastik Bisa Diolah Jadi Bahan Bakar Bupati Batang Resmikan Mesin Pirolisis UNDIP, Sampah Plastik Bisa Diolah Jadi Bahan Bakar
Bupati Batang Resmikan Mesin Pirolisis UNDIP, Sampah Plastik Bisa Diolah Jadi Bahan Bakar
Pemkab Batang bersama UNDIP mengembangkan teknologi pirolisis untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar sebagai alternatif solusi penanganan sampah, mengurangi ketergantungan pada TPA, serta mendorong pengelolaan sampah yang berkelanjutan dengan tetap memperhatikan keselamatan dan dampak lingkungan.
26 Okt 2026 Jumadi 120
Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Batang Prioritaskan Kontraktor Lokal untuk Proyek di Bawah Rp2 Miliar Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Batang Prioritaskan Kontraktor Lokal untuk Proyek di Bawah Rp2 Miliar
Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Batang Prioritaskan Kontraktor Lokal untuk Proyek di Bawah Rp2 Miliar
Pemkab Batang melalui DPUPR memprioritaskan kontraktor lokal berdomisili di Batang untuk proyek pemerintah daerah dengan nilai di bawah Rp2 miliar. Kebijakan ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja bagi warga setempat, serta memberdayakan pemasok material lokal. DPUPR juga berencana mempercepat pengadaan proyek melalui lelang dini untuk tahun anggaran 2027.
26 Okt 2026 Jumadi 76
Aksi Solidaritas Kontingen Batang, Kirim Doa dan Pita Hitam untuk Atlet Selam Aksi Solidaritas Kontingen Batang, Kirim Doa dan Pita Hitam untuk Atlet Selam
Aksi Solidaritas Kontingen Batang, Kirim Doa dan Pita Hitam untuk Atlet Selam
Kontingen Kabupaten Batang menunjukkan solidaritas dan belasungkawa atas meninggalnya atlet selam asal Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, dalam Porprov XVII Jawa Tengah 2026 melalui pemakaian pita hitam dan pembentangan spanduk. Kontingen Batang juga memperketat pengawasan kesehatan atlet dengan menyiagakan ambulans dan tenaga medis, sekaligus terus berjuang meraih prestasi di ajang Porprov.
26 Okt 2026 Jumadi 396
Pulihkan Ekosistem Laut, BPI bersama UNDIP Luncurkan AFA dan APR Sebagai Produk Hilirisasi Pulihkan Ekosistem Laut, BPI bersama UNDIP Luncurkan AFA dan APR Sebagai Produk Hilirisasi
Pulihkan Ekosistem Laut, BPI bersama UNDIP Luncurkan AFA dan APR Sebagai Produk Hilirisasi
Pemkab Batang, UNDIP, dan PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memperkuat kolaborasi pemulihan ekosistem laut melalui pengembangan Artificial Fish Apartment (AFA) dan Artificial Patch Reef (APR) berbahan Fly Ash and Bottom Ash (FABA). Program ini diharapkan menjadi habitat biota laut, mendukung pelestarian keanekaragaman hayati, serta dikembangkan sebagai destinasi edukasi wisata pesisir. Kolaborasi tersebut juga disertai pemberdayaan nelayan dan pemantauan lingkungan secara berkelanjutan.
26 Okt 2026 Jumadi 89
Dipantau Tim Wasgiat, Jalan Tembus ke KITB Capai 50 Persen Dipantau Tim Wasgiat, Jalan Tembus ke KITB Capai 50 Persen
Dipantau Tim Wasgiat, Jalan Tembus ke KITB Capai 50 Persen
Pembangunan jalan tembus dari Desa Sembung menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui program TMMD Reguler ke-130 Kodim 0736Batang telah mencapai progres lebih dari 50 persen, dengan target penyelesaian pada 5 November 2026. Jalan sepanjang 1.400 meter ini diharapkan mempermudah akses pekerja menuju kawasan industri, memperlancar pengangkutan hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
26 Okt 2026 Jumadi 111
Kejar Target Infrastruktur, Jalan Tembus KITB Bakal Selesai Awal November Kejar Target Infrastruktur, Jalan Tembus KITB Bakal Selesai Awal November
Kejar Target Infrastruktur, Jalan Tembus KITB Bakal Selesai Awal November
Pembangunan jalan penghubung Desa Sembung menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui program TMMD Reguler Kodim 0736 Batang telah mencapai progres 530 meter dari target 987 meter atau sekitar 54 persen berdasarkan perhitungan panjang jalan. Pembangunan ditargetkan selesai awal November 2026 untuk memangkas waktu tempuh dari satu jam menjadi sekitar 10 menit, sekaligus meningkatkan akses pekerja, distribusi hasil pertanian, dan perekonomian masyarakat setempat.
25 Okt 2026 Jumadi 220