BPBD Batang Salurkan Bantuan dan Rencanakan Relokasi di Rejosari Pranten

Selasa, 27 Januari 2026 Jumadi Dibaca 440 kali Lingkungan
BPBD Batang Salurkan Bantuan dan Rencanakan Relokasi di Rejosari Pranten
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Batang Muhammad Fajri mengatakan, BPBD Batang Salurkan Bantuan dan Rencanakan Relokasi di Rejosari Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang.
Batang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang terus melakukan penanganan dampak tanah longsor yang terjadi di Dusun Rejosari, Desa Pranten, Kecamatan Bawang.

Batang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang terus melakukan penanganan dampak tanah longsor yang terjadi di Dusun Rejosari, Desa Pranten, Kecamatan Bawang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Batang Muhammad Fajri mengatakan, longsor dipicu cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang membuat material tebing menjadi labil.

“Material tanah menjadi basah dan tidak kuat menahan beban, sehingga terjadi longsor yang berdampak langsung ke permukiman warga,” katanya saat ditemui di Kantor BPBD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (27/1/2026).

Akibat kejadian tersebut, dua rumah warga terdampak langsung. Satu rumah dilaporkan hancur total, sementara satu rumah lainnya mengalami kerusakan sebagian. Selain itu, terdapat sedikitnya 14 rumah lain di sekitar lokasi yang kini berada dalam kondisi terancam karena posisinya dekat dengan tebing rawan longsor.

“BPBD mencatat hampir 700 warga telah mengungsi ke lokasi yang lebih aman untuk menghindari risiko longsor susulan. Sebanyak 259 warga mengungsi ke rumah kerabat di wilayah Dieng, sementara 430 warga lainnya bertahan di pengungsian yang berada di wilayah Desa Pranten, tepatnya di Dusun Macet,” jelasnya.

Mereka kami arahkan ke tempat yang dinilai lebih aman sambil terus memantau kondisi di lapangan. Dalam penanganan darurat, BPBD bersama lintas sektor telah menyalurkan berbagai bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar pengungsi.

Fajri menyebutkan, bantuan tersebut meliputi ada 6 selimut, 5 kasur lipat, 5 matras, serta 5 higiene kit. Selain itu, BPBD juga menyerahkan satu unit gergaji mesin (chainsaw) baru kepada pemerintah desa untuk membantu penanganan material pohon dan kayu di lokasi terdampak.

“Memang banyak wilayah yang membutuhkan peralatan seperti ini, tetapi Desa Pranten saat ini sangat mendesak, sehingga kami koordinasikan dan kirimkan satu unit baru. Dapur umum juga telah didirikan di balai desa yang dikelola secara mandiri oleh warga bersama relawan,” ungkapnya.

Fajri menambahkan, pemerintah daerah sebenarnya sudah merencanakan relokasi bagi 10 rumah di kawasan rawan tersebut sejak sekitar tiga tahun lalu. Namun, saat itu baru dua keluarga yang bersedia pindah.

“Pasca kejadian ini, kami akan kembali berdiskusi dengan warga agar relokasi bisa direalisasikan demi keamanan jangka panjang,” pungkasnya.

BPBD berharap, bantuan logistik yang telah disalurkan dapat meringankan beban para pengungsi, sembari menunggu kondisi benar-benar aman dan langkah penanganan lanjutan ditetapkan pemerintah daerah. (MC Batang, Jateng/Roza/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Kejari Pasang Badan Kawal ABPEDNAS Batang, Dari Pengawasan Desa hingga Mandiri Pakan Kejari Pasang Badan Kawal ABPEDNAS Batang, Dari Pengawasan Desa hingga Mandiri Pakan
Kejari Pasang Badan Kawal ABPEDNAS Batang, Dari Pengawasan Desa hingga Mandiri Pakan
Batang Angin perubahan dalam tata kelola pemerintahan desa mulai berembus kencang dari Kabupaten Batang. Lewat nakhoda Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS), fungsi pengawasan di tingkat akar rumput kini kembali dibangkitkan. Menariknya, geliat perubahan ini tidak berjalan sendirian, melainkan mendapat kawalan ketat langsung dari Korps Adhyaksa.
04 Jun 2026 Jumadi 31
Disdikbud Batang Evaluasi Hasil TKA, Siapkan Bank Soal Dan Perkuat Numerasi Siswa Disdikbud Batang Evaluasi Hasil TKA, Siapkan Bank Soal Dan Perkuat Numerasi Siswa
Disdikbud Batang Evaluasi Hasil TKA, Siapkan Bank Soal Dan Perkuat Numerasi Siswa
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan, khususnya pada penguatan kemampuan numerasi, literasi, dan pembelajaran berbasis berpikir kritis peserta didik.
04 Jun 2026 Jumadi 92
SMPN 2 Bandar Siapkan PMB 2026, Targetkan 144 Siswa Baru SMPN 2 Bandar Siapkan PMB 2026, Targetkan 144 Siswa Baru
SMPN 2 Bandar Siapkan PMB 2026, Targetkan 144 Siswa Baru
Batang - SMP Negeri 2 Bandar mulai mempersiapkan pelaksanaan Penerimaan Murid Baru (PMB) tahun ajaran 2026 dengan target penerimaan sebanyak 144 siswa. Pada tahun ini, sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) resmi berganti istilah menjadi PMB.
04 Jun 2026 Jumadi 31
Hindari Kepadatan Pendaftar, SMAN 1 Batang Terapkan Sistem Antrean Hindari Kepadatan Pendaftar, SMAN 1 Batang Terapkan Sistem Antrean
Hindari Kepadatan Pendaftar, SMAN 1 Batang Terapkan Sistem Antrean
Batang - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dimulai, ratusan calon siswa mulai memadati SMA Negeri 1 Batang, yang menjadi salah satu tujuan melanjutkan jenjang pendidikan. Panitia SPMB menerapkan sistem nomor antrean, untuk menghindari penumpukan pendaftar yang terlalu panjang.
04 Jun 2026 Jumadi 102
Dies Natalis Ke-35, SMPN 2 Bandar Maksimalkan Pembentukan Karakter Dies Natalis Ke-35, SMPN 2 Bandar Maksimalkan Pembentukan Karakter
Dies Natalis Ke-35, SMPN 2 Bandar Maksimalkan Pembentukan Karakter
Batang - Peningkatan kualitas pendidikan masih menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Batang dengan upaya meningkatkan mutu pendidik maupun pembentukan karakter anak didiknya. Dalam membentuk karakter positif anak didik, tentu harus diawali dari pola pembinaan yang tepat para pendidik.
03 Jun 2026 Jumadi 67
Wakil Bupati Batang Tekankan Monitoring dan Deteksi Dini Cegah Kekerasan Seksual di Sekolah Wakil Bupati Batang Tekankan Monitoring dan Deteksi Dini Cegah Kekerasan Seksual di Sekolah
Wakil Bupati Batang Tekankan Monitoring dan Deteksi Dini Cegah Kekerasan Seksual di Sekolah
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono menegaskan pentingnya langkah antisipasi melalui monitoring dan deteksi dini guna mencegah terjadinya kekerasan seksual di lingkungan pendidikan. Hal tersebut disampaikan saat menanggapi maraknya kasus kekerasan seksual di institusi pendidikan, usai menghadiri Dies Natalis Ke-35 SMP Negeri 2 Bandar, di halaman SMPN 2 Bandar, Kabupaten Batang, Rabu (362026).
03 Jun 2026 Jumadi 96