Dilanda Banjir Lumpur, Pelajar Jemput Bola MBG

Rabu, 21 Januari 2026 Jumadi Dibaca 838 kali Pelayanan Publik
Dilanda Banjir Lumpur, Pelajar Jemput Bola MBG
Dua pelajar menyempatkan untuk datang ke sekolah mengambil jatah MBG di halaman SMPN 9 Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Banjir yang kembali menggenangi lingkungan SMP Negeri 9 Batang, Selasa (20/1/2026) malam, nyatanya tak berdampak pada pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski kegiatan pembelajaran dilakukan secara daring, namun para pelajar tetap menyempatkan untuk datang ke sekolah mengambil jatah MBG-nya.

Batang - Banjir yang kembali menggenangi lingkungan SMP Negeri 9 Batang, Selasa (20/1/2026) malam, nyatanya tak berdampak pada pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski kegiatan pembelajaran dilakukan secara daring, namun para pelajar tetap menyempatkan untuk datang ke sekolah mengambil jatah MBG-nya.

Sebanyak 595 porsi MBG telah disiapkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), untuk diambil siswa dan dinikmati di rumah.

Salah satu penerima MBG, Nuraini dan Dea mengaku senang karena MBG tak dihentikan, meski kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring.

“Ini karena banjir sejak semalam, akhirnya belajar di rumah sambil bersih-bersih soalnya rumahnya juga kebanjiran setinggi mata kaki. Ini disuruh guru ambil jatah MBG sekalian buat teman yang nggak bisa datang,” katanya, saat ditemui di halaman SMPN 9 Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21/1/2026).

Keduanya tak mempermasalahkan apabila harus berjalan kaki ke sekolah untuk mengambil jatah MBG.

“Ya pinginnya ada terus, nggak papa kalau banjir kan ambilnya bisa kalau udah surut, yang penting ada terus karena enak, menunya hari ini nasi, ayam, sayur, tempe sama semangka,” ungkapnya.

Senada, Kepala SMPN 9 Batang Mas'ud membenarkan agar pendistribusian MBG tetap berlanjut seperti hari biasa, meski kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring. Ia menegaskan, agar MBG tidak boleh dihentikan meski proses pendistribusian meminta anak atau orang tua mengambil langsung ke sekolah.

“MBG harus jalan terus tidak boleh dihentikan, caranya anak kami minta datang ke sekolah kalau sudah surut. Bagi mereka yang tidak bisa datang, bisa dititipkan lewat teman yang tempat tinggalnya berdekatan,” jelasnya.

Sebelumnya, seluruh ruang kelas dan ruang guru diterjang banjir berlumpur Selasa (20/1/2026) pukul 22.00 WIB dengan ketinggian antara 40 - 70 sentimeter. Beruntung seluruh peralatan elektronik, buku dan kelengkapan administrasi lainnya telah disimpan ke tempat yang lebih tinggi dan aman.

“Rencananya kalau besok sudah tidak banjir lagi, anak langsung kami minta membersihkan kelas,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Batang - Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kabupaten Batang terus dimatangkan. Melalui Focus Group Discussion (FGD) dan Konsultasi Publik Tahap I yang digelar oleh Kementerian Agraria dan Tata RuangBadan Pertanahan Nasional (ATRBPN), dua wilayah utama Kecamatan Batang dan Kecamatan Subah kini menjadi fokus penataan tata ruang yang presisi.
08 Okt 2026 Jumadi 35
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Batang - Kerawanan kebakaran yang terjadi di area dapur menjadi hal yang patut diwaspadai, agar sedini mungkin diantisipasi melalui edukasi dan praktik langsung. Kerawanan tersebut menginisiasi para kaum ibu bersama putra-putrinya berkunjung ke Dinas Pemadaman Kebakaran (Damkar) Batang, untuk mendapatkan edukasi cara pemadaman api secara ringan dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
08 Okt 2026 Jumadi 46
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Kabupaten Batang, menjadi salah satu daerah yang mendapatkan pilot project program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan. Uji coba tersebut dilaksanakan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro 1 di SMP Negeri 2 Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 42
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
Batang Pemerintah Kabupaten Batang, terus memperkuat kepastian tata ruang melalui penyusunan dan pemanfaatan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Upaya tersebut disosialisasikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang melalui kegiatan Sosialisasi Tata Ruang terkait RDTR di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 43
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
Batang DPRD Kabupaten Batang menggelar rapat paripurna penyampaian tindak lanjut hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah terhadap Raperda Perubahan APBD Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026. Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah diminta mempercepat pelaksanaan sejumlah kegiatan yang telah dianggarkan mengingat waktu pelaksanaan APBD 2026 tinggal sekitar dua bulan.
08 Okt 2026 Jumadi 36
Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos
Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat memperbarui data penerima bantuan sosial (bansos) untuk tahun 2027. Melalui skema digitalisasi perlindungan sosial (perlinsos), masyarakat diajak melakukan registrasi ulang agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan transparan.
08 Okt 2026 Jumadi 44