40 Hari Tanpa Kabar, Keluarga Awak KM Rizki Mina 3 Terima Santunan dari PMI Batang

Sabtu, 17 Januari 2026 Jumadi Dibaca 343 kali Pemberian Apresiasi atau Bantuan
40 Hari Tanpa Kabar, Keluarga Awak KM Rizki Mina 3 Terima Santunan dari PMI Batang
Petugas PMI Batang (kanan), menyerahkan bantuan kepada ahli waris di Balai Desa Klidang Lor, Kabupaten Batang.
Batang Sudah lebih dari tiga pekan berlalu sejak KM Rizki Mina 3 memutus kontak dengan daratan, namun bagi keluarga 14 awak kapal yang hilang, waktu seolah berhenti berputar. Meski prosedur pencarian secara resmi telah melewati batas waktu, Pemerintah Kabupaten Batang dan PMI menolak untuk berpaling. Di balik lembaran uang santunan yang diserahkan, tersirat sebuah pesan kuat bahwa ke-14 nelayan tersebut belum dilupakan oleh tanah kelahirannya.

Batang Sudah lebih dari tiga pekan berlalu sejak KM Rizki Mina 3 memutus kontak dengan daratan, namun bagi keluarga 14 awak kapal yang hilang, waktu seolah berhenti berputar. Meski prosedur pencarian secara resmi telah melewati batas waktu, Pemerintah Kabupaten Batang dan PMI menolak untuk berpaling. Di balik lembaran uang santunan yang diserahkan, tersirat sebuah pesan kuat bahwa ke-14 nelayan tersebut belum dilupakan oleh tanah kelahirannya.

Di tengah ketidakpastian yang menyesakkan, secercah kepedulian hadir untuk menguatkan hati para keluarga yang ditinggalkan.

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang melangkah maju untuk memberikan dukungan moral dan materiil bagi sanak keluarga korban. Ketua PMI Batang Achmad Taufiq melalui Wakil Ketua Putut Husamadiman menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk empati atas musibah yang terjadi.

“Bantuan kapal yang hilang, sementara kita kasih bantuan kepada 14 orang sebesar Rp1 jutaan. Sementara karena sudah 40 hari jadi kita hanya memberikan tali asih uang duka,” katanya saat ditemui usai menyerahkan bantuan di Balai Desa Klidang Lor, Kabupaten Batang, Sabtu (17/1/2026).

Kapal milik Dulmukti ini awalnya bertolak dari Pelabuhan Perikanan PPI Klidang Lor dengan penuh harapan untuk mencari nafkah di Laut Utara Jawa. Namun, petaka mulai tercium saat pengurus kapal melaporkan putusnya kontak kepada DPC HNSI Batang pada 20 November 2025.

“Dalam pencariannya, Basarnas Semarang bahkan mengerahkan KM SAR Sadewo untuk menyisir lokasi. Namun, setelah delapan hari pencarian intensif yang berakhir pada 27 November, keberadaan kapal maupun awaknya masih nihil. Dan hingga berita ini diterbitkan belum ditemukan 14 ABK,” jelasnya.

Berikut adalah daftar 14 pejuang nafkah yang hingga kini masih dalam pencarian:

 * Rochidin (Nahkoda)

 * Iskandar Zulkarnaen, Ahmad Suko Utomo, Casrozi, Didik Hari Susaeni, Fattachul Alim, M Adi Setiyono, Mochamamad Alimin, Muhamad Mustachin, Setiawan, Wachdi, Wahaji, Wahib Leksono, dan Yus Tasqol Qhomam.

“Sebagian besar dari mereka merupakan warga Klidang Lor, Kabupaten Batang, yang kini namanya terus dilangitkan dalam doa oleh warga setempat,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 56
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 96
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 150
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 75
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 126
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 131