Disdukcapil Batang: Kepemilikan E-KTP Capai 98,92 Persen Sepanjang 2025

Rabu, 07 Januari 2026 Jumadi Dibaca 415 kali Pelayanan Publik
Disdukcapil Batang: Kepemilikan E-KTP Capai 98,92 Persen Sepanjang 2025
Petugas Disdukcapil Btang (kanan), menyerahkan e-KTP kepada warga setelah jadi di Kantor pelayanan Disdukcapil Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Batang mencatat capaian tinggi dalam pelayanan administrasi kependudukan sepanjang tahun 2025, mulai dari penerbitan KTP elektronik, kartu keluarga, hingga akta kelahiran dan kematian.

Batang - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang mencatat capaian tinggi dalam pelayanan administrasi kependudukan sepanjang tahun 2025, mulai dari penerbitan KTP elektronik, kartu keluarga, kartu identitas anak hingga akta kelahiran dan akta kematian.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Disdukcapil Batang, Dwi Marendra, mengatakan bahwa rasio kepemilikan KTP elektronik (e-KTP) di Kabupaten Batang telah mencapai 98,92 persen dari total wajib KTP sebanyak 645.116 orang.

“Target kami 99 persen, dan capaian saat ini 98,92 persen. Masih ada sekitar 6.380 warga yang belum melakukan perekaman,” katanya saat ditemui di Ruang Pelayanan Disdukcapil Kabupaten Batang, Rabu (7/1/2026).

Ia menjelaskan, jumlah warga yang belum melakukan perekaman e-KTP cenderung dinamis karena setiap harinya selalu muncul wajib KTP baru, yakni warga yang genap berusia 17 tahun.

“Setiap hari jumlahnya pasti bertambah karena ada warga yang baru masuk usia 17 tahun dan wajib ber-KTP,” jelasnya.

Selain e-KTP, kepemilikan Kartu Keluarga (KK) di Kabupaten Batang juga hampir memenuhi target. Dari target 99,6 persen, capaian kepemilikan KK pada 2025 mencapai 99,5 persen atau sebanyak 289.145 KK. “Yang belum ter umumnya belum melakukan perekaman data KTP elektronik,” ujarnya. Kemudian Capaian kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) tercapai 62,23% lebih tinggi dari target yang ditetapkan Dirjen Dukcapil Kemendagri sebesar 62%.

“Sementara itu, untuk layanan akta kelahiran, Disdukcapil Batang mencatat capaian sebesar 97,13 persen atau sebanyak 229.980 dokumen. Angka tersebut masih sedikit di bawah target awal yang ditetapkan sebesar 98 persen,” terangnya.

Menurut Dwi, akta kelahiran merupakan dokumen penting sebagai upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional warga negara.

“Masih ada masyarakat, terutama di desa-desa, yang belum mengurus akta kelahiran sejak anak lahir. Biasanya baru diurus saat anak akan masuk sekolah, atau untuk mengurus BPJS Kesehatan. Oleh karena itu kami mendorong seluruh Masyarakat untuk aktif mengurus dokumen kependudukan” ungkapnya.

Untuk meningkatkan capaian pelayanan administrasi kependudukan, Disdukcapil Kabupaten Batang telah menyiapkan sejumlah strategi pada tahun 2026. Salah satunya melalui program jemput bola, sambang desa, dan kegiatan layanan adminduk lainnnya ke desa dan sekolah-sekolah bersinergi dengan Program Pemerintah Daerah agar pelayanan administrasi kependudukan semakin mudah diakses masyarakat.

“Sekarang perekaman sudah bisa dilakukan sejak usia 16 tahun. Jadi ketika menginjak usia 17 tahun, KTP bisa langsung dicetak dan diberikan,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Batang - Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kabupaten Batang terus dimatangkan. Melalui Focus Group Discussion (FGD) dan Konsultasi Publik Tahap I yang digelar oleh Kementerian Agraria dan Tata RuangBadan Pertanahan Nasional (ATRBPN), dua wilayah utama Kecamatan Batang dan Kecamatan Subah kini menjadi fokus penataan tata ruang yang presisi.
08 Okt 2026 Jumadi 44
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Batang - Kerawanan kebakaran yang terjadi di area dapur menjadi hal yang patut diwaspadai, agar sedini mungkin diantisipasi melalui edukasi dan praktik langsung. Kerawanan tersebut menginisiasi para kaum ibu bersama putra-putrinya berkunjung ke Dinas Pemadaman Kebakaran (Damkar) Batang, untuk mendapatkan edukasi cara pemadaman api secara ringan dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
08 Okt 2026 Jumadi 57
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Kabupaten Batang, menjadi salah satu daerah yang mendapatkan pilot project program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan. Uji coba tersebut dilaksanakan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro 1 di SMP Negeri 2 Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 51
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
Batang Pemerintah Kabupaten Batang, terus memperkuat kepastian tata ruang melalui penyusunan dan pemanfaatan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Upaya tersebut disosialisasikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang melalui kegiatan Sosialisasi Tata Ruang terkait RDTR di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 52
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
Batang DPRD Kabupaten Batang menggelar rapat paripurna penyampaian tindak lanjut hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah terhadap Raperda Perubahan APBD Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026. Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah diminta mempercepat pelaksanaan sejumlah kegiatan yang telah dianggarkan mengingat waktu pelaksanaan APBD 2026 tinggal sekitar dua bulan.
08 Okt 2026 Jumadi 44
Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos
Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat memperbarui data penerima bantuan sosial (bansos) untuk tahun 2027. Melalui skema digitalisasi perlindungan sosial (perlinsos), masyarakat diajak melakukan registrasi ulang agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan transparan.
08 Okt 2026 Jumadi 53