Kenaikan Harga Kepokmas Tejadi Hingga Awal Tahun 2026

Senin, 15 Desember 2025 Jumadi Dibaca 1.217 kali Stabilisasi Harga Bahan Pangan
Kenaikan Harga Kepokmas Tejadi Hingga Awal Tahun 2026
Salah satu pedagang melayani pembeli cabai merah di Pasar Induk Kabupaten Batang.
Batang - Harga kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) masih terus mengalami kenaikan dengan kisaran Rp5 ribu, baik bumbu dapur umum sayuran. Penyebab utamanya selain karena faktor cuaca, juga karena banyaknya warga yang menggelar hajatan bertepatan dengan momentum akhir tahun.

Batang - Harga kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) masih terus mengalami kenaikan dengan kisaran Rp5 ribu, baik bumbu dapur umum sayuran. Penyebab utamanya selain karena faktor cuaca, juga karena banyaknya warga yang menggelar hajatan bertepatan dengan momentum akhir tahun.

Yulia pedagang sayuran mengakui, harga sayuran akan terus merangkak naik dengan kisaran Rp5 ribu, saat momentum Natal dan Tahun Baru. Kendati demikian, kenaikan harga akan terus terjadi hingga Idulfitri tahun 2026.

“Kalau harganya akan terus naik, biasanya akan stabil setelah lebaran, seperti sayur, dan bumbu dapur. Harga cabai rawit merah naik dari pekan lalu Rp70 ribu sekarang Rp90 ribu, diperkirakan nanti bisa mencapai Rp100 ribu per kilogram,” katanya, saat ditemui di Pasar Induk Kabupaten Batang, Senin (15/12/2025).

Harga sayuran lain yang juga mengalami kenaikan di antaranya, wortel semula Rp10 ribu, kini Rp16 ribu dan bawang merah juga naik dari Rp45 ribu menjadi Rp50 ribu.

“Walaupun harganya naik, tapi stok masih aman, sampai lebaran,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan, Disperindagkop dan UKM Batang Ekhwan membenarkan, menjelang Natal dan Tahun Baru terjadi kenaikan harga di beberapa kebutuhan pokok. Seperti salah satunya, harga cabai hijau yang naik sebesar 5 persen atau mengalami kenaikan dari Rp45 ribu menjadi Rp50 ribu.

“Harga bumbu dapur lain yang mengalami kenaikan di antaranya, rawit hijau semula Rp50 ribu jadi Rp55 ribu, cabai merah Rp45 ribu jadi Rp50 ribu, cabai merah keriting Rp70 ribu jadi Rp75 ribu,” terangnya.

Ekhwan mengimbau, masyarakat tidak perlu cemas, karena kenaikan hanya terjadi saat menjelang Natal dan Tahun Baru.

“Diperkirakan harga akan kembali normal awal tahun 2026. Kenaikan terjadi karena faktor akhir tahun, masyarakat menggelar kegiatan istimewa, jadi banyak yang masak, melebihi hari biasa,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 24
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 87
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 140
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 63
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 87
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 51