Kenaikan Harga Kepokmas Tejadi Hingga Awal Tahun 2026

Senin, 15 Desember 2025 Jumadi Dibaca 1.162 kali Stabilisasi Harga Bahan Pangan
Kenaikan Harga Kepokmas Tejadi Hingga Awal Tahun 2026
Salah satu pedagang melayani pembeli cabai merah di Pasar Induk Kabupaten Batang.
Batang - Harga kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) masih terus mengalami kenaikan dengan kisaran Rp5 ribu, baik bumbu dapur umum sayuran. Penyebab utamanya selain karena faktor cuaca, juga karena banyaknya warga yang menggelar hajatan bertepatan dengan momentum akhir tahun.

Batang - Harga kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) masih terus mengalami kenaikan dengan kisaran Rp5 ribu, baik bumbu dapur umum sayuran. Penyebab utamanya selain karena faktor cuaca, juga karena banyaknya warga yang menggelar hajatan bertepatan dengan momentum akhir tahun.

Yulia pedagang sayuran mengakui, harga sayuran akan terus merangkak naik dengan kisaran Rp5 ribu, saat momentum Natal dan Tahun Baru. Kendati demikian, kenaikan harga akan terus terjadi hingga Idulfitri tahun 2026.

“Kalau harganya akan terus naik, biasanya akan stabil setelah lebaran, seperti sayur, dan bumbu dapur. Harga cabai rawit merah naik dari pekan lalu Rp70 ribu sekarang Rp90 ribu, diperkirakan nanti bisa mencapai Rp100 ribu per kilogram,” katanya, saat ditemui di Pasar Induk Kabupaten Batang, Senin (15/12/2025).

Harga sayuran lain yang juga mengalami kenaikan di antaranya, wortel semula Rp10 ribu, kini Rp16 ribu dan bawang merah juga naik dari Rp45 ribu menjadi Rp50 ribu.

“Walaupun harganya naik, tapi stok masih aman, sampai lebaran,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan, Disperindagkop dan UKM Batang Ekhwan membenarkan, menjelang Natal dan Tahun Baru terjadi kenaikan harga di beberapa kebutuhan pokok. Seperti salah satunya, harga cabai hijau yang naik sebesar 5 persen atau mengalami kenaikan dari Rp45 ribu menjadi Rp50 ribu.

“Harga bumbu dapur lain yang mengalami kenaikan di antaranya, rawit hijau semula Rp50 ribu jadi Rp55 ribu, cabai merah Rp45 ribu jadi Rp50 ribu, cabai merah keriting Rp70 ribu jadi Rp75 ribu,” terangnya.

Ekhwan mengimbau, masyarakat tidak perlu cemas, karena kenaikan hanya terjadi saat menjelang Natal dan Tahun Baru.

“Diperkirakan harga akan kembali normal awal tahun 2026. Kenaikan terjadi karena faktor akhir tahun, masyarakat menggelar kegiatan istimewa, jadi banyak yang masak, melebihi hari biasa,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif
Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan dukungan dan harapan besar bagi Perpustakaan Griya Prapanca Desa Bandar yang saat ini sedang mendapatkan penilaian langsung untuk meraih Perpustakaan Desa Terbaik Tingkat Jateng. Wakil Bupati Batang Suyono mamastikan, apabila setelah dilakukan visitasi, sesuai dengan data, tentu nilai yang murni akan didapat berkat kerja keras yang mengedepankan integritas.
25 Mei 2026 Jumadi 51
Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban
Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) meningkatkan pengawasan kesehatan hewan kurban di sejumlah titik penjualan ternak. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan yang dijual kepada masyarakat dalam kondisi sehat dan layak kurban.
25 Mei 2026 Jumadi 59
Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat
Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, aktivitas penjualan hewan kurban mulai terlihat di sejumlah titik di Kabupaten Batang. Salah satunya di lapak penjual kambing di Jalan KH Achmad Dahlan, Kabupaten Batang, Senin (2552026), yang mulai dipadati calon pembeli meski belum seramai tahun-tahun sebelumnya.
25 Mei 2026 Jumadi 45
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
Batang - SMP Negeri 4 Batang menggelar Gelar Budaya IV. Kegiatan tersebut menjadi panggung apresiasi seni sekaligus ujian akhir mata pelajaran seni budaya bagi siswa yang menampilkan pertunjukan ketoprak lengkap dengan iringan gamelan.
23 Mei 2026 Jumadi 329
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Batang - Ratusan pelajar SMP Negeri 4 Batang khususnya kelas 9, mengasah kemampuannya dalam berkesenian lewat even Gelar Budaya IV. Mengusung tema "Jejak Sejarah dan Legenda, Mewarisi Budaya Menguatkan Jati Diri Bangsa", para siswa menampilkan ketoprak lewat ragam cerita rakyat, sebagai upaya mewujudkan Sekolah Budaya.
23 Mei 2026 Jumadi 133
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Batang - Pengembangan peternakan sapi perah di Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, terus menunjukkan perkembangan positif. Desa Semampir menjadi salah satu wilayah yang aktif mengembangkan usaha sapi perah karena memiliki kondisi alam yang mendukung serta berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
23 Mei 2026 Jumadi 75