44 Tahun Berkarya, Sanggar Putra Budaya Apresiasi Penari

Minggu, 14 Desember 2025 Jumadi Dibaca 697 kali Seni dan Budaya
44 Tahun Berkarya, Sanggar Putra Budaya Apresiasi Penari
Sanggar Tari Putra Budaya Batang mempersembahkan pagelaran tari dalam 44 tahun berkarya, di Ballroom Hotel Sendang Sari Batang, Kabupaten Batang.
Batang - 44 tahun berkarya menghidupkan denyut nadi seni tari tradisional, Sanggar Tari Putra Budaya Batang mempersembahkan pagelaran sebagai wujud apresiasi peserta didiknya di hadapan publik. Sebanyak 88 peserta menunjukkan kompetensinya, untuk menakar sejauh mana kelincahannya dalam mempersembahkan belasan tari tradisional maupun kreasi baru.

Batang - 44 tahun berkarya menghidupkan denyut nadi seni tari tradisional, Sanggar Tari Putra Budaya Batang mempersembahkan pagelaran sebagai wujud apresiasi peserta didiknya di hadapan publik. Sebanyak 88 peserta menunjukkan kompetensinya, untuk menakar sejauh mana kelincahannya dalam mempersembahkan belasan tari tradisional maupun kreasi baru.

Ketua Panitia Apresiasi Seni Sanggar Putra Budaya Suyanta menunjukkan sejuah mana kompetensi tari para peserta didik setelah rutin mendapatkan materi dari pelatih, lewat pementasan. Apresiasi berupa pementasan ini merupakan ajang bagi penari untuk mengevaluasi kemampuannya sekaligus menakar kepercayaan diri di hadapan publik.

“Prinsipnya karya seorang penari itu nantinya akan ditonton penikmatnya, maka pementasan kali ini sebagai uji coba mereka di hadapan orang tua masing-masing,” katanya, saat menyaksikan kemampuan tari anak didiknya, di Ballroom Hotel Sendang Sari Batang, Kabupaten Batang, Minggu (14/12/2025).

Di sisi lain, pementasan ini juga sangat penting bagi pelatih, karena untuk mengetahui capaian target kemampuan dalam menyerap materi dan mengaplikasikannya dalam gerak tari.

“88 penari dari rentang usia 5-20 tahun semuanya menampilkan ragam tari di antaranya Tari Bebek, Kupu-kupu, Molek, Soyong, Semarang Hebat, Babalu, Kiprah Ratu Sewu, Nala Phala Serang, Gado-Gado dan Sawur,” jelasnya.

Tak hanya menakar kemampuan dalam gerak tari, puluhan peserta didik juga akan memperoleh sertifikat sebagai bukti penguat kompetensi selama bergabung dalam sanggar.

“Ini inovasi kami untuk pertama kalinya, yang diharapkan nantinya bisa mendukung selama menempuh pendidikan formal, maupun bagi mereka akan menekuni dunia tari dalam menapaki kehidupan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Ia meyakini nantinya seni tari di Kabupaten Batang akan menjadi sebuah industri yang menjanjikan, terlebih saat ini telah berada di bawah naungan Kementerian Kebudayaan.

“Saya yakin dengan kami bekerja sama dengan instansi-instansi pemerintah daerah maupun pusat, akan menjadi simbiosis mutualisme yang menguntungkan pelaku seni tari maupun pemangku kebijakan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian Daerah Batang Achmad Suroso mengapresiasi Sanggar Putra Budaya di usia lebih dari 40 tahun, telah banyak menelurkan banyak seniman tari dan karya yang dinikmati di tingkat Jateng maupun Nasional.

“Semoga apresiasi seni yang diinisiasi Sanggar Putra Budaya, bisa diteladani sanggar lain untuk melestarikan seni tari di Kabupaten Batang,” harapnya.

Melihat antusiasme puluhan penari cilik yang total dalam menyuguhkan ragam tarian, ia mengharapkan ke depan para pelaku seni dari tiap sanggar tari, dapat mempersembahkan tari secara massal di momentum khusus.

“Tidak hanya berhenti sampai di sini, tapi dilanjutkan di even tari yang lebih besar, untuk ditampilkan dalam momen spesial, seperti Sumpah Pemuda, Hari Kemerdekaan, Hari Jadi Kabupaten Batang dan lainnya,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Bupati Batang Prioritaskan Bantuan Pengelolaan Sampah, dalam Sambang Desa Bupati Batang Prioritaskan Bantuan Pengelolaan Sampah, dalam Sambang Desa
Bupati Batang Prioritaskan Bantuan Pengelolaan Sampah, dalam Sambang Desa
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memprioritaskan bantuan sarana dan fasilitas pengelolaan sampah pada tahun depan, sekaligus mendorong gotong royong dan tanggung jawab masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Pemkab Batang juga mengembangkan TPST berkapasitas 50 ton per hari di Desa Sentul, Gringsing, serta membuka koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
27 Okt 2026 Jumadi 70
Kontingen Batang Pecah Telur di Porprov Jateng, Emas Perdana Biliar Buka Jalan Menuju 10 Besar Kontingen Batang Pecah Telur di Porprov Jateng, Emas Perdana Biliar Buka Jalan Menuju 10 Besar
Kontingen Batang Pecah Telur di Porprov Jateng, Emas Perdana Biliar Buka Jalan Menuju 10 Besar
Kontingen Kabupaten Batang meraih 9 medali pada hari pertama Porprov Jawa Tengah XVII 2026, terdiri dari 1 emas, 2 perak, dan 6 perunggu. Medali emas pertama disumbangkan Galih Setya Budi Kristiono dari cabang olahraga biliar nomor Bola 9. Capaian awal ini menjadi motivasi bagi 159 atlet Batang yang bertanding di 31 cabang olahraga untuk mengejar target masuk 10 besar Jawa Tengah.
27 Okt 2026 Jumadi 420
Pemkab Batang dan Kejari Perkuat Sinergi Layanan Hukum, Kawal Program Sejak Perencanaan Pemkab Batang dan Kejari Perkuat Sinergi Layanan Hukum, Kawal Program Sejak Perencanaan
Pemkab Batang dan Kejari Perkuat Sinergi Layanan Hukum, Kawal Program Sejak Perencanaan
Pemkab Batang dan Kejari Batang memperkuat sinergi layanan hukum melalui penandatanganan MoU untuk memastikan program pembangunan dan pelayanan publik berjalan sesuai ketentuan. Pendampingan hukum didorong sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan dan evaluasi, dengan menekankan tidak hanya penyelesaian kegiatan (output), tetapi juga manfaat nyata (outcome) yang dirasakan masyarakat.
27 Okt 2026 Jumadi 87
Kejar Imunisasi, Dinkes Batang Jemput Bola ke Rumah Balita Kejar Imunisasi, Dinkes Batang Jemput Bola ke Rumah Balita
Kejar Imunisasi, Dinkes Batang Jemput Bola ke Rumah Balita
Dinas Kesehatan Kabupaten Batang mengoptimalkan program Imunisasi Kejar melalui layanan jemput bola ke rumah balita yang belum mendapatkan imunisasi lengkap. Hingga Oktober 2026, capaian Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) mencapai 80 persen dan Imunisasi Baduta Lengkap 73 persen, sementara targetnya 100 persen. Jika target belum tercapai, Dinkes akan menggelar program PENARI (Sepekan Mengejar Imunisasi) pada November 2026 untuk meningkatkan perlindungan kesehatan bayi dan balita.
27 Okt 2026 Jumadi 72
Bupati Batang Wajibkan Digitalisasi Sistem Parkir dan Objek Wisata, Menggunakan QRIS Bupati Batang Wajibkan Digitalisasi Sistem Parkir dan Objek Wisata, Menggunakan QRIS
Bupati Batang Wajibkan Digitalisasi Sistem Parkir dan Objek Wisata, Menggunakan QRIS
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menginstruksikan digitalisasi sistem pembayaran parkir dan objek wisata menggunakan QRIS untuk menekan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta meningkatkan transparansi dan pemantauan pendapatan secara real-time. Implementasi ditargetkan selesai pada April dan menjadi indikator kinerja OPD terkait. Bank Indonesia turut mendukung percepatan digitalisasi melalui pendampingan dan pembiasaan transaksi nontunai bagi masyarakat maupun petugas di lapangan.
27 Okt 2026 Jumadi 102
Edukasi Hukum Waris, Upayakan Penyelesaian sesuai Syariat Islam Edukasi Hukum Waris, Upayakan Penyelesaian sesuai Syariat Islam
Edukasi Hukum Waris, Upayakan Penyelesaian sesuai Syariat Islam
Pengadilan Agama Batang bersinergi dengan TNI melalui program TMMD Reguler untuk mengedukasi masyarakat Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, mengenai hukum waris Islam. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum, membantu masyarakat memahami hak dan pembagian warisan sesuai syariat Islam, serta meminimalkan potensi sengketa keluarga melalui edukasi dan penyelesaian masalah sesuai ketentuan yang berlaku.
27 Okt 2026 Jumadi 82