Jelang Natal, Harga Cabai Mulai Makin Pedas

Kamis, 11 Desember 2025 Jumadi Dibaca 829 kali Stabilisasi Harga Bahan Pangan
Jelang Natal, Harga Cabai Mulai Makin Pedas
Seorang Pedagang (kanan), melayani pembeli membeli cabai di Pasar Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Harga Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas) di Pasar Induk Kabupaten Batang mengalami kenaikan 50 persen menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Kenaikan harga terjadi sejak sepekan lalu, pada jenis bumbu dapur dan sayuran seperti harga cabai yang melonjak signifikan.

Batang - Harga Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas) di Pasar Induk Kabupaten Batang mengalami kenaikan 50 persen menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Kenaikan harga terjadi sejak sepekan lalu, pada jenis bumbu dapur dan sayuran seperti harga cabai yang melonjak signifikan.

Salah satu pedagang, Laela mengatakan, kenaikan harga didominasi oleh jenis bumbu dapur, seperti cabai yang kemungkinan besar akan terus merangkak hingga puncak perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Penyebab utama kenaikan harga karena faktor hujan yang mulai merata di daerah penghasil sayuran seperti Kecamatan Bawang.

“Sayur dan bumbu dapur yang naik diantaranya cabai keriting semula Rp40 ribu naik jadi Rp80 ribu, rawit merah Rp60 ribu jadi Rp90 ribu. Selain itu harga sayuran yang ikut merangkak wortel yang semula Rp12 ribu kini Rp16 ribu, tapi untuk stoknya masih cukup, cuma harganya saja yang naik,” katanya saat ditemui di Pasar Batang, Kabupaten Batang, Kamis (11/12/2025).

Diakuinya, stok sayuran dan bumbu dapur masih mencukupi, walaupun sedikit kurang karena faktor cuaca, sehingga mengakibatkan harga yang mengalami kenaikan. Pendistribusian masih lancar setiap harinya, cuma harganya naik.

“Kenaikan harga itu, sedikit berdampak pada daya beli konsumen yang akhirnya mengurangi jumlah pembelian. Konsumen tetap beli, cuma jumlahnya saja yang dikurangi,” ungkapnya.

Sementara itu, Suharti distributor sayuran asal Bawang membenarkan, faktor cuaca sangat mempengaruhi kualitas hasil panen sayuran yang cenderung kurang baik. Hasil panen dari petani diakui jumlah dan mutunya berkurang karena terlalu banyak kadar air.

“Kalau dari petani, sehari ditanam, tapi karena terlalu sering kehujanan, akhirnya kualitasnya nggak bagus buat dijual jadi turun harganya,” jelasnya.

Kendati demikian, sampai saat ini distribusi sayuran masih stabil walaupun kualitasnya sedikit menurun. Bahkan, ada beberapa jenis sayuran yang mengalami penurunan harga selama musim hujan.

“Sayuran seperti kentang malah turun, Rp2 ribu, tadinya Rp10 ribu jadi Rp8 ribu. Otomatis omset kami jadi berkurang karena faktor intensitas hujan yang cukup sering, sehingga mengurangi kualitas sayuran yang diambil,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

 

 

 

Berita Lainnya

Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026 Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026
Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelontorkan anggaran sebesar Rp81,9 miliar untuk menggenjot pembangunan infrastruktur regional pada Tahun Anggaran 2026. Dana jumbo ini disiapkan guna menuntaskan puluhan kilometer jalan, jembatan, irigasi, hingga sarana air bersih warga.
21 Okt 2026 Jumadi 24
BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Perlindungan Pekerja BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Perlindungan Pekerja
BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Perlindungan Pekerja
Batang BPJS Ketenagakerjaan bersama Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang memperkuat sinergi dalam upaya mengoptimalkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja di lingkungan kawasan industri. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran perusahaan dan tenaga kerja terhadap pentingnya perlindungan sosial dalam menghadapi berbagai risiko pekerjaan.
20 Okt 2026 Jumadi 160
Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan
Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan
Batang - Akses pelayanan medis yang cepat dan memadai masih menjadi tantangan nyata bagi warga Kabupaten Batang. Dengan populasi menembus angka 800 ribu jiwa, daerah ini harus berpacu dengan waktu untuk menutup jurang kekurangan ratusan tempat tidur rumah sakit, terutama bagi warga di wilayah dataran tinggi selatan.
20 Okt 2026 Jumadi 547
SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa
SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa
Batang - SMA Negeri 1 Bandar menggelar kegiatan Seni Narasi dan Jelajah Aksara (SENJA) dalam rangka memperingati Bulan Bahasa di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Selasa (20102026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan di bidang bahasa dan sastra melalui berbagai perlombaan.
20 Okt 2026 Jumadi 200
Cegah Laka Perlintasan Kereta Api, Pelajar Batang Diedukasi Cara Aman Melintas Cegah Laka Perlintasan Kereta Api, Pelajar Batang Diedukasi Cara Aman Melintas
Cegah Laka Perlintasan Kereta Api, Pelajar Batang Diedukasi Cara Aman Melintas
Batang - Menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman menjadi harapan setiap warga sekolah, utamanya yang berdekatan dengan perlintasan kereta api. Menilik tata letak SMP Negeri 2 Batang, yang berdekatan dengan perlintasan kereta api, maka Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Semarang merasa perlu menyosialisasikan tentang pentingnya edukasi pemahaman cara aman saat melewati perlintasan kereta api.
19 Okt 2026 Jumadi 252
Cegah Kenakalan Remaja, Kapolsek Bandar Tekankan Jauhi Perilaku Negatif Cegah Kenakalan Remaja, Kapolsek Bandar Tekankan Jauhi Perilaku Negatif
Cegah Kenakalan Remaja, Kapolsek Bandar Tekankan Jauhi Perilaku Negatif
Batang - Upaya membentuk generasi muda yang disiplin dan bertanggung jawab terus dilakukan melalui berbagai kegiatan di lingkungan sekolah. Kapolsek Bandar IPTU Bagus Priyo Atmojo menekankan, pentingnya menaati tata tertib berlalu lintas serta menjauhi perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
19 Okt 2026 Jumadi 106