Jelang Natal, Harga Cabai Mulai Makin Pedas

Kamis, 11 Desember 2025 Jumadi Dibaca 743 kali Stabilisasi Harga Bahan Pangan
Jelang Natal, Harga Cabai Mulai Makin Pedas
Seorang Pedagang (kanan), melayani pembeli membeli cabai di Pasar Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Harga Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas) di Pasar Induk Kabupaten Batang mengalami kenaikan 50 persen menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Kenaikan harga terjadi sejak sepekan lalu, pada jenis bumbu dapur dan sayuran seperti harga cabai yang melonjak signifikan.

Batang - Harga Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas) di Pasar Induk Kabupaten Batang mengalami kenaikan 50 persen menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Kenaikan harga terjadi sejak sepekan lalu, pada jenis bumbu dapur dan sayuran seperti harga cabai yang melonjak signifikan.

Salah satu pedagang, Laela mengatakan, kenaikan harga didominasi oleh jenis bumbu dapur, seperti cabai yang kemungkinan besar akan terus merangkak hingga puncak perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Penyebab utama kenaikan harga karena faktor hujan yang mulai merata di daerah penghasil sayuran seperti Kecamatan Bawang.

“Sayur dan bumbu dapur yang naik diantaranya cabai keriting semula Rp40 ribu naik jadi Rp80 ribu, rawit merah Rp60 ribu jadi Rp90 ribu. Selain itu harga sayuran yang ikut merangkak wortel yang semula Rp12 ribu kini Rp16 ribu, tapi untuk stoknya masih cukup, cuma harganya saja yang naik,” katanya saat ditemui di Pasar Batang, Kabupaten Batang, Kamis (11/12/2025).

Diakuinya, stok sayuran dan bumbu dapur masih mencukupi, walaupun sedikit kurang karena faktor cuaca, sehingga mengakibatkan harga yang mengalami kenaikan. Pendistribusian masih lancar setiap harinya, cuma harganya naik.

“Kenaikan harga itu, sedikit berdampak pada daya beli konsumen yang akhirnya mengurangi jumlah pembelian. Konsumen tetap beli, cuma jumlahnya saja yang dikurangi,” ungkapnya.

Sementara itu, Suharti distributor sayuran asal Bawang membenarkan, faktor cuaca sangat mempengaruhi kualitas hasil panen sayuran yang cenderung kurang baik. Hasil panen dari petani diakui jumlah dan mutunya berkurang karena terlalu banyak kadar air.

“Kalau dari petani, sehari ditanam, tapi karena terlalu sering kehujanan, akhirnya kualitasnya nggak bagus buat dijual jadi turun harganya,” jelasnya.

Kendati demikian, sampai saat ini distribusi sayuran masih stabil walaupun kualitasnya sedikit menurun. Bahkan, ada beberapa jenis sayuran yang mengalami penurunan harga selama musim hujan.

“Sayuran seperti kentang malah turun, Rp2 ribu, tadinya Rp10 ribu jadi Rp8 ribu. Otomatis omset kami jadi berkurang karena faktor intensitas hujan yang cukup sering, sehingga mengurangi kualitas sayuran yang diambil,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

 

 

 

Berita Lainnya

Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menargetkan pembangunan Jembatan Kalibelo dapat selesai pada 2026. Saat ini, proyek tersebut masih dalam proses tender ulang setelah lelang sebelumnya belum menghasilkan penyedia yang memenuhi syarat.
09 Apr 2026 Jumadi 6
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan penghargaan kepada pelajar berprestasi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Kamis (842026).
09 Apr 2026 Jumadi 40
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memprioritaskan penanganan banjir rob di wilayah pesisir barat sebagai bagian dari upaya perlindungan kawasan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 34
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar upacara peringatan Hari Jadi Ke-60 di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 39
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatat sejumlah capaian positif dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 tahun 2026. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 31
Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Dewan Apresiasi Kinerja Pemkab Batang Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Dewan Apresiasi Kinerja Pemkab Batang
Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Dewan Apresiasi Kinerja Pemkab Batang
Batang - Di usia Ke-60, Kembalinya Kabupaten Batang dari Kabupaten Pekalongan, Wakil Ketua DPRD Batang Danang Aji Saputra mendukung terhadap kinerja Pemda dalam memberikan pelayanan di segala bidang. Mulai dari peningkatan perekonomian hingga upaya perbaikan infrastruktur yang terus dipercepat melalui kolaborasi bersama pemerintah pusat.
08 Apr 2026 Jumadi 34