Waxinda Resmi Beroperasi, Investasi Tembus Rp2,6 Triliun dan Serap Ribuan Tenaga Kerja

Selasa, 09 Desember 2025 Jumadi Dibaca 1.784 kali Acara Pimpinan Daerah
Waxinda Resmi Beroperasi, Investasi Tembus Rp2,6 Triliun dan Serap Ribuan Tenaga Kerja
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memberikan sambutan saat diresmikannya Pabrik Waxinda di KEK Industropolis Kabupaten Batang.
Batang - Pabrik Waxinda di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Kabupaten Batang resmi beroperasi, menandai akselerasi besar investasi industri di kawasan tersebut. Peresmian dihadiri Bupati Batang M. Faiz Kurniawan serta jajaran Waxinda sebagai investor utama.

Batang - Pabrik Waxinda di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Kabupaten Batang resmi beroperasi, menandai akselerasi besar investasi industri di kawasan tersebut. Peresmian dihadiri Bupati Batang M. Faiz Kurniawan serta jajaran Waxinda sebagai investor utama.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengatakan, bahwa perkembangan KEK Batang dalam dua tahun terakhir menunjukkan percepatan signifikan. Bahwa Presiden Prabowo Subianto meresmikan KEK Batang hanya beberapa bulan lalu, yang mencakup empat klaster industri, pariwisata, properti, dan logistik.

“Pertumbuhan ekonomi kita pada 2024 tumbuh 6,03 persen dan pada kuartal kedua tahun 2025 mencapai 7,49 persen. Insyaallah akhir tahun ini Batang menjadi salah satu daerah yang achieve target Presiden, tumbuh di angka 8 persen,” katanya saat ditemui di KEK Industropolis Kabupaten Batang, Selasa (9/12/2025).

Investasi Waxinda tembus Rp2,6 triliun, Waxinda menjadi salah satu investor terbesar di KEK Industropolis Batang. Sejak mulai berinvestasi pada Desember 2023, perusahaan asal Tiongkok tersebut telah merealisasikan investasi mencapai Rp2,6 triliun hingga Oktober 2025.

“Investasi dilakukan melalui dua anak perusahaan PT Waxinda Green Travel Industry Development dan PT Waxinda Batang Industrial Land Investment di lahan seluas sekitar 100 hektar,” jelasnya.

Hari peresmian itu juga menandai beroperasinya enam bangunan pabrik siap pakai tahap pertama yang akan ditempati beberapa perusahaan, termasuk KCC Glass dan Indonesia Full-care Medical. Enam pabrik tersebut diproyeksikan menyerap 5.950 tenaga kerja.

“Pertumbuhan ekonomi yang mendekati 8 persen juga diikuti rasio yang semakin mengecil. Tahun ini lebih dari 8.000 tenaga kerja lokal terserap, dan ke depan jumlahnya akan meningkat seiring golden time KEK pada 2027, yang memproyeksikan serapan lebih dari 70.000 tenaga kerja,” terangnya.

Pemkab Batang berkomitmen menjadikan daerahnya ramah investasi. Faiz menyebut Perda Investasi terbaru memberikan diskon hingga 50 persen pajak bangunan dengan sejumlah syarat, antara lain 70 persen tenaga kerja berasal dari Kabupaten Batang, perusahaan menerapkan integrasi ESG, memiliki roadmap pemulihan tutupan lahan.

Ia menambahkan, bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran untuk pelatihan tenaga kerja lokal guna menutup kesenjangan kompetensi.

Sementara itu, Executive Chairman PT Waxinda Dan Chen menegaskan, bahwa pembangunan di KEK Industropolis berlangsung sangat cepat. Ia menyebut bahwa dua tahun lalu kawasan itu masih berupa hutan.

“Dalam waktu setengah tahun kami meratakan kawasan ini. Hingga saat ini sekitar 200.000 meter persegi bangunan pabrik telah selesai. Wanxinda menargetkan penambahan 200.000 meter persegi area pabrik pada 2026, dengan total 22 perusahaan beroperasi dan proyeksi penyerapan 20.000 tenaga kerja,” tegasnya.

Saat ini, 4.000 pekerja telah bekerja di kawasan tersebut, dan 99 persen diantaranya adalah warga Batang. Hanya dua orang merupakan tenaga kerja asing. Kami sangat efisien. Pabrik pintu di sebelah, misalnya, hanya tiga bulan dari survei hingga berdiri.

Menurut Dan Chen, percepatan investasi di KEK Batang merupakan bagian dari upaya memperkuat daya saing Indonesia di sektor industri dan ekspor. Ia menilai Indonesia memiliki potensi lebih besar dibanding Vietnam yang saat ini lebih unggul di bidang industri.

“Penduduk Pulau Jawa saja sudah dua kali lipat dibanding Vietnam. Kenapa kita bisa kalah? Kita harus menang,” ungkapnya.

Ia juga menilai stabilitas politik Indonesia menjadi faktor utama meningkatnya kepercayaan investor. Melihat SBY, Jokowi, dan Prabowo bisa tampil bersama dalam suasana positif memberikan sinyal kuat bahwa Indonesia aman untuk investasi.

Dan Chen menyebutkan, bahwa semakin banyak perusahaan asing masuk ke Indonesia, semakin besar peluang penyerapan tenaga kerja dan peningkatan ekspor nasional.

“Jika kita membuka pintu untuk investor, lapangan kerja bertambah dan ekspor meningkat. Dengan begitu Indonesia bisa bersaing di pasar global,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun 149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
Batang - Sebanyak 149 nelayan dari lima wilayah pesisir Kabupaten Batang mendapatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai upaya memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan. Kelima wilayah tersebut yakni Desa Ujungnegoro, Desa Ponowareng, Desa Karanggeneng, Dukuh Roban Timur Desa Sengon, dan Dukuh Roban Barat Desa Kedungsegog. Penyerahan kepesertaan di Kantor Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 70
Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus melempar sinyal hijau bagi pengembangan kawasan industri dan penyangga, tanpa perlu mengorbankan sektor ketahanan pangan daerah. Langkah tersebut dibuktikan melalui akselerasi pembahasan perubahan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang kini tengah digodok secara intensif.
23 Sep 2026 Jumadi 73
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Batang - Pemerintah Kabupaten  Batang mendorong pengembangan peternakan sapi perah berbasis masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus memenuhi kebutuhan susu di daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat menghadiri puncak Bulan Bakti Peternak dan Kesehatan Hewan Ke-190 yang digelar Dinas Pangan, Pertanian, dan Peternakan (Dispaperta) Batang di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 92
Lindungi Pesisir Batang dari Abrasi, Para Pihak Dorong Pendekatan Berbasis Alam Lindungi Pesisir Batang dari Abrasi, Para Pihak Dorong Pendekatan Berbasis Alam
Lindungi Pesisir Batang dari Abrasi, Para Pihak Dorong Pendekatan Berbasis Alam
Batang - Yayasan Humanis dan Inovasi Sosial menggelar Pertemuan Tim Koordinasi Pengelolaan Pesisir Terpadu (PMO) Kabupaten Batang sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam pengelolaan wilayah pesisir secara berkelanjutan, di Hotel Kiyana Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2292026).
22 Sep 2026 Jumadi 66
Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola
Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola
Batang - Jemaah calon haji kini makin dimudahkan dalam mempersiapkan paspor untuk keberangkatan ke Tanah Suci, karena Kantor Kemenhaj Batang telah mendekatkan layana, melalui Izzi paspor. Layanan tersebut diberikan secara jemput bola, sehingga sangat efektif karena jemaah tidak perlu datang langsung ke Kantor Imigrasi dan Kemasyarakatan Kelas 1 Pemalang.
22 Sep 2026 Jumadi 82
Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT
Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT
Batang - Menghadapi efektivitas kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Batang menjawab tantangan itu dengan diluncurkannya aplikasi Koneksi atau Knowledge and Office Collaboration System. Aplikasi Koneksi merupakan inovasi agar layanan kepegawaian maupun berbagai data, diperoleh secara lebih cepat karena seluruhnya terkoneksi melalui sistem.
22 Sep 2026 Jumadi 90