Bupati Batang Pastikan Menu MBG dan Kualitas Gizi Terjaga

Kamis, 06 November 2025 Jumadi Dibaca 437 kali Acara Pimpinan Daerah
Bupati Batang Pastikan Menu MBG dan Kualitas Gizi Terjaga
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (baju putih), pastikan menu MBG dan Kualitas Gizi Terjaga di SDN 1 Pandansari, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang.
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bersama Ketua TP PKK Batang Faelasufa Faiz meninjau pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 1 Pandansari, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Kamis (6/11/2025).

Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bersama Ketua TP PKK Batang Faelasufa Faiz meninjau pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 1 Pandansari, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Kamis (6/11/2025).

Dalam kesempatan itu, ia memastikan Standar Operasional Prosedur (SOP) pelaksanaan program berjalan baik, namun tetap memberikan sejumlah catatan evaluasi.

“Dari sisi SOP tadi sudah dijalankan dengan baik, anak-anak juga dikontrol untuk cuci tangan. Hanya saja sabunnya perlu diperhatikan lagi agar benar-benar bersih,” jelasnya.

Menurutnya, kebersihan menjadi aspek penting dalam pelaksanaan program MBG agar anak-anak terhindar dari potensi penyakit akibat makanan. Ia juga menyoroti perlunya pengawasan berkelanjutan terhadap kualitas bahan makanan yang disajikan.

“Dari sisi menu, kami lihat sudah sesuai aturan. Untuk ketersediaan susu, informasinya diberikan satu minggu sekali. Nanti akan kami cek kembali regulasinya,” tegasnya.

Terkait dengan kasus dugaan keracunan makanan yang sebelumnya terjadi di SMPN 1 Kandeman dan SDN Watesalit, Faiz mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium.

“Dua-duanya sedang melalui proses uji lab, kalau nanti hasilnya terbukti bersumber dari makanan yang tidak sesuai, kami akan bersurat ke BGN untuk melakukan review dan audit terhadap izin SPPG yang terkait,” tegasnya.

Ia menambahkan, Satuan Pelaksana Pemberi Gizi (SPPG) yang diduga terlibat kini sudah dinonaktifkan sementara. Pemerintah daerah, kata dia, akan memastikan layanan MBG tetap berjalan dengan aman dan sesuai standar.

“Kami pastikan tidak ada lagi kejadian keracunan di Kabupaten Batang. Kalau ada satu saja terbukti akibat makanan dari SPPG, kami akan minta izin operasionalnya dicabut,” terangnya.

Faiz juga menyampaikan, akan menginstruksikan Dinas Pendidikan untuk membuat SOP baru terkait evaluasi menu MBG di sekolah. Nantinya, sekolah diwajibkan membuat grup komunikasi antara pihak sekolah, orang tua, dan penyedia makanan.

“Nantinya akan ada dua review, yaitu dari anak-anak dan dari orang tua. SPPG perlu tahu apa yang disukai anak-anak, apa yang tidak, dan apa yang mungkin menimbulkan intoleransi makanan,” ungkapnya.

Melalui mekanisme ini, lanjutnya, pemerintah berharap pelaksanaan MBG bisa lebih transparan dan adaptif terhadap kebutuhan gizi anak-anak.

“Kami ingin program baik ini berjalan maksimal, memberikan manfaat nyata, dan menenangkan orang tua bahwa makanan yang diterima anak-anak benar-benar aman dan bergizi,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 50
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 106
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 108
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 61
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 24
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 24