LARWASIPDA Untuk Tumbuhkan Budaya Sadar dan Tertib Arsip

Rabu, 05 November 2025 Jumadi Dibaca 335 kali Acara Pimpinan Daerah
LARWASIPDA Untuk Tumbuhkan Budaya Sadar dan Tertib Arsip
Wakil Bupati Batang Suyono memberikan sambutan saat Sosialisasi Pengawasan Kearsipan Daerah (LARWASIPDA) dan Pencanangan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang.
Batang Demi mewujudkan pengelolaan arsip yang baik serta menumbuhkan budaya sadar arsip, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Batang menggelar Pengawasan Kearsipan Daerah (LARWASIPDA) dan Pencanangan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (5/11/2025).

Batang Demi mewujudkan pengelolaan arsip yang baik serta menumbuhkan budaya sadar arsip, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Batang menggelar Pengawasan Kearsipan Daerah (LARWASIPDA) dan Pencanangan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (5/11/2025).

Kepala Disperpuska Batang Suprapto mengatakan, tujuan LARWASIPDA yaitu untuk meningkatkan kepatuhan perundang-undangan di bidang kearsipan dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan kearsipan.

“Alhamdulillah, di tahun ini saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), karena nilai kita di tahun 2025 naik secara signifikan, untuk Kearsipan Internal dari yang semula predikat baik menjadi memuaskan, Kearsipan Eksternal yang semula predikat sangat baik menjadi sangat memuaskan, dan Indeks Pengawasan Kearsipan Kabupaten Batang dari predikat sangat baik menjadi memuaskan,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan, dalam kegiatan ini juga sekaligus diberikan penghargaan kepada OPD, RSUD, dan Kecamatan pada LAWARSIPDA dan pencanangan GNSTA Tahun 2025.

“Untuk tiga besar Klaster Badan dan Dinas diberikan kepada Peringkat 1 yaitu Inspektorat Daerah dengan nilai 95,05 (sangat memuaskan), Peringkat 2 yaitu Dinas Kesehatan dengan nilai 90,25 (sangat Memuaskan), dan Peringkat 3 yaitu Dinas Pangan dan Pertanian dengan nilai 89,43 (Memuaskan),” terangnya.

Sedangkan, untuk 3 besar Klaster RSUD dan Kecamatan, lanjutnya, diberikan kepada Peringkat 1 yaitu Kecamatan Pecalungan dengan nilai 80,56 (memuaskan), Peringkat 2 yaitu Kecamatan Tulis dengan nilai 64,01 (baik), dan Peringkat 3 yaitu Kecamatan Warungasem dengan nilai 63,76 (baik).

Sementara itu, Wakil Bupati Batang Suyono sangat mengapresiasi atas kegigihan OPD, RSUD, dan Kecamatan yang telah menjalankan tugasnya dalam bidang kearsipan.

“Arsip menjadi kebutuhan yang sangat penting, baik untuk pribadi, organisasi, maupun kearsipan negara, karena dengan adanya arsip yang baik dan rapi semua kegiatan dapat terdokumentasikan dan dipertanggungjawabkan dengan jelas,” ujar dia.

Suyono berharap, kepada seluruh OPD, RSUD, Kecamatan, hingga Desa/Kelurahan untuk sadar dan tertib arsip. (MC Batang, Jateng/Ardhy/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 50
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 106
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 108
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 61
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 24
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 24