Festival Literasi Dibuka, Penikmat Buku Dimanjakan Ragam Agenda

Kamis, 23 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 466 kali Acara Pimpinan Daerah
Festival Literasi Dibuka, Penikmat Buku Dimanjakan Ragam Agenda
Batang - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Batang kembali menggelar perhelatan akbar, Festival Literasi, yang menjadi even terbesar tahunan seputar buku maupun segala pernak-perniknya. Even tersebut digelar mulai 23-25 Oktober 2025, dengan menyuguhkan berbagai agenda bernuansa literasi, hingga ajang promosi produk kreatif yang tersebar di sembilan stan.

Batang - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Batang kembali menggelar perhelatan akbar, Festival Literasi, yang menjadi even terbesar tahunan seputar buku maupun segala pernak-perniknya. Even tersebut digelar mulai 23-25 Oktober 2025, dengan menyuguhkan berbagai agenda bernuansa literasi, hingga ajang promosi produk kreatif yang tersebar di sembilan stan.

Kepala Disperpuska Batang Suprapto mempersilakan bagi para penikmat literasi berkunjung menikmati ragam agenda yang disuguhkan selama tiga hari berturut-turut. Even tahunan ini menjadi puncak aktivitas literasi dari Disperpuska selama setahun penuh, untuk dipersembahkan bagi masyarakat pecinta literasi di Batang dan sekitarnya.

“Masyarakat bisa berkunjung mulai jam 8 pagi sampai 9 malam, untuk menyelami dunia literasi yang mengasikkan. Kami membuka diskusi literasi, kajian naskah kuno seputar Batang, lomba seperti berturut, serta Bengkel Kriya yang selama tiga hari memberikan pelatihan agar penikmat literasi pun mendatangkan keuntungan finansial dari hobinya,” katanya, saat ditemui di halaman Disperpuska Kabupaten Batang, Kamis (23/10/2025).

Menanggapi kemeriahan festival tersebut, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengapresiasi karena even tahunan ini menjadi pemicu untuk menumbuhkan minat baca masyarakat agar tiap terjadi peningkatan. Kendati demikian, Faiz mengakui, untuk meningkatkan kuantitas dan kuantitas literasi masyarakat, perlu dukungan perbaikan infrastruktur perpustakaan seperti varian buku.

“Festival Literasi inilah salah satu upaya pendongkrak minat generasi z membaca buku, karena memang minat baca masyarakat masih perlu dioptimalkan lagi,” jelasnya.

Senada, Bunda Literasi Faelasufa Faiz Kurniawan pun menaruh perhatian lebih terhadap peningkatan minat baca yang sampai saat ini masih tergolong rendah. Salah satu upaya membangkitkan semangat membaca, yakni fasilitas perpustakaan perlu dibuat semenarik mungkin.

“Di sini bukunya sangat beragam, tapi untuk menghadirkan penikmatnya secara berkelanjutan datang ke perpustakaan, perlu diberi penghargaan. Misalnya, dengan fasilitas internet yang cepat, agar pembaca bisa mendapatkan layanan beragam, sehingga mereka tertarik berlama-lama di perpustakaan, sampai akhirnya tertarik untuk baca buku kegemarannya,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 50
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 106
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 108
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 61
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 24
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 24