Respon Cepat, Wabup Batang dan NU Dukung Pendirian SMA Negeri di Limpung

Rabu, 22 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 506 kali Acara Pimpinan Daerah
Respon Cepat, Wabup Batang dan NU Dukung Pendirian SMA Negeri di Limpung
Wakil Bupati Batang Suyono (kiri), Memperingati Hari Santri di Lapangan Limpung, Kabupaten Batang.
Batang - Harapan masyarakat Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, untuk memiliki sekolah menengah atas negeri akhirnya mulai mendapatkan perhatian. Usulan pembangunan SMA atau SMK Negeri di wilayah tersebut disampaikan warga pada acara Sambang Desa Babadan kemarin dan mendapat dukungan penuh dari organisasi masyarakat, termasuk Nahdlatul Ulama (NU).

Batang - Harapan masyarakat Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, untuk memiliki sekolah menengah atas negeri akhirnya mulai mendapatkan perhatian. Usulan pembangunan SMA atau SMK Negeri di wilayah tersebut disampaikan warga pada acara Sambang Desa Babadan kemarin dan mendapat dukungan penuh dari organisasi masyarakat, termasuk Nahdlatul Ulama (NU).

Wakil Bupati Batang Suyono menyambut positif aspirasi tersebut dan menyebut bahwa dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan sekolah negeri di Limpung.

“Ini aspirasi besar dari masyarakat, bukan hanya satu dua orang, tapi seluruh warga Limpung. Kami bersyukur karena ormas seperti NU juga ikut mengawal agar pembangunan SMA atau SMK Negeri bisa segera terwujud,” katanya saat ditemui Lapangan Limpung, KAbupaten Batang, Rabu (22/10/2025).

Ia menjelaskan, rencana lokasi pembangunan sekolah telah disiapkan di tanah bengkok milik Kepala Desa Babadan. Lahan tersebut akan ditukar guling dan sudah melalui rapat desa untuk diserahkan sebagai aset kepentingan umum.

“Rencana pembangunan akan dilakukan di Desa Babadan. Lahan sudah disepakati melalui musyawarah desa, dan sepenuhnya diserahkan untuk kepentingan pendidikan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembangunan SMA atau SMK Negeri di Limpung akan menjadi bagian dari program pendidikan yang dikoordinasikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Karena ini ranahnya SMA/SMK, anggarannya dari provinsi. Kami sudah komunikasi dan provinsi merespons dengan baik.

Dukungan masyarakat dan ormas, menurut Suyono, menjadi bukti bahwa kebutuhan pendidikan di daerah terus meningkat. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus memperjuangkan agar setiap kecamatan memiliki fasilitas pendidikan negeri yang memadai.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kalau kita ingin anak-anak Batang maju dan berdaya saing, akses pendidikannya harus merata,” ungkapnya.

Salah satu warga Desa Babadan Nur Fadilah mengatakan, selama ini, Limpung menjadi salah satu kecamatan di Kabupaten Batang yang belum memiliki sekolah menengah atas negeri.

“Akibatnya, banyak siswa harus menempuh jarak cukup jauh untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA, baik ke wilayah Batang Kota, Subah, maupun Semarang,” tuturnya.

Selama ini, anak-anak kami kalau mau sekolah SMA harus ke luar kecamatan. Paling dekat ke Subah, tapi tetap jauh dan memerlukan biaya transportasi tambahan. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 62
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 114
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 115
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 65
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 27
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 34