Ciptakan Generasi Unggul, Faiz-Faelasufa Dikukuhkan Sebagai Ayah Bunda Genre

Selasa, 21 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 364 kali Acara Pimpinan Daerah
Ciptakan Generasi Unggul, Faiz-Faelasufa Dikukuhkan Sebagai Ayah Bunda Genre
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan dan Ketua TP PKK Faelasufa Faiz dikukuhkan sebagai Ayah dan Bunda GenRe, di Pendapa Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menegaskan komitmennya dalam membangun generasi muda yang berencana, berdaya, dan berkarakter unggul melalui pengukuhan Ayah dan Bunda Generasi Berencana (GenRe) di Pendapa Kabupaten Batang, Selasa (21/10/2025).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menegaskan komitmennya dalam membangun generasi muda yang berencana, berdaya, dan berkarakter unggul melalui pengukuhan Ayah dan Bunda Generasi Berencana (GenRe) di Pendapa Kabupaten Batang, Selasa (21/10/2025).

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan resmi dikukuhkan sebagai Ayah GenRe, sedangkan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang Faelasufa Faiz dikukuhkan sebagai Bunda GenRe.

Faiz Kurniawan menyampaikan, bahwa generasi muda Batang hari ini adalah penentu masa depan bangsa di 10 hingga 50 tahun mendatang. Karena itu, mereka harus dibekali dengan pengetahuan, kedisiplinan, dan integritas agar mampu menciptakan generasi penerus yang unggul.

“Generasi unggul itu tidak lahir begitu saja, tapi dari perencanaan yang baik dan tepat waktu, tepat jumlah, dan disiapkan langkah demi langkah untuk mencari ilmu pengetahuan, etos kerja, dan inovasi harus menjadi bekal utama bagi anak muda Batang,” jelasnya.

Faiz menegaskan, keberhasilan pembangunan jangka panjang akan sangat ditentukan oleh kesiapan generasi muda saat ini dalam merencanakan kehidupan dan keturunan mereka. Ia juga mengingatkan pentingnya solidaritas dan empati antarsesama.

“Jadilah komunitas yang saling mendukung, bukan yang merendahkan. Tidak boleh ada bullying atau saling menjatuhkan,” tegasnya.

Sementara itu, Bunda GenRe Faelasufa Faiz menyoroti pentingnya duta genre ini menjadikan adanya kesetaraan gender dan peran keluarga dalam membentuk generasi unggul.

“Bahwa masih banyak ketimpangan dalam peran ayah dan ibu dalam pengasuhan, yang berdampak pada munculnya fenomena fatherless generation di Indonesia. Pemberdayaan bukan hanya milik laki-laki. Anak perempuan juga harus diberdayakan, harus menuntut ilmu setinggi-tingginya, dan kelak memilih pasangan yang memandang mereka dengan setara,” terangnya.

Ia menambahkan, kesetaraan dan pemberdayaan perempuan akan membentuk keluarga yang lebih bahagia dan kuat. Mengutip Michelle Obama, Faelasufa mengingatkan bahwa keputusan paling penting dalam hidup seseorang adalah memilih pasangan yang tepat.

“Jangan tergesa-gesa. Jangan sampai terjebak dalam hubungan yang membatasi masa depan. Fokuslah pada pengembangan diri dan pendidikan sebelum membangun keluarga,” ujar dia.

Melalui pengukuhan ini, Pemkab Batang berharap Program GenRe dapat menjadi gerakan nyata dalam menyiapkan remaja yang sehat, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman sekaligus mewujudkan Batang sebagai kabupaten dengan generasi unggul dan berdaya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 62
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 114
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 115
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 65
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 27
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 34