Bupati Batang Serahkan 256 Alsintan Kepada Gapoktan dan Poktan

Senin, 20 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 414 kali Acara Pimpinan Daerah
Bupati Batang Serahkan 256 Alsintan Kepada Gapoktan dan Poktan
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (kiri), menyerahkan bantuan alsintan sebanyak 256 unit Kepada Poktan dan Gapoktan di Desa Babadan, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat komitmennya menuju swasembada pangan melalui kegiatan Program Sambang Desa di Desa Babadan, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Senin (20/10/2025).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat komitmennya menuju swasembada pangan melalui kegiatan Program Sambang Desa di Desa Babadan, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Senin (20/10/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) sebanyak 256 unit kepada 49 kelompok tani (Poktan) dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) dengan total anggaran mencapai Rp3,18 miliar dari Kementan RI.

Bupati Faiz mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah.

“Saya berpesan, agar bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan untuk mendukung produktivitas pertanian dan tidak disalahgunakan. Pompa-pompa jangan sampai hilang, apalagi dijual. Kalau sampai ketahuan, bisa diproses di kepolisian,” harapnya.

Faiz juga menjelaskan, bahwa salah satu fokus utama pembangunan nasional di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka adalah mewujudkan swasembada pangan.

“Kabupaten Batang, terutama wilayah Babadan dan Limpung, disebut memiliki peran strategis dalam mendukung ketersediaan pangan nasional. Dalam sejarah, baru tahun ini Indonesia tidak lagi impor beras. Harga gabah bagus, pupuk lancar, dan petani senang. Ini bukti kita menuju kemandirian pangan,” jelasnya.

Ia menambahkan, produksi padi di Kabupaten Batang mencapai rata-rata 140.000 ton per tahun, sedangkan kebutuhan konsumsi hanya sekitar 80.000100.000 ton. Dengan demikian, Batang secara konsisten mengalami surplus beras setiap tahunnya.

Sementara itu, salah satu warga perwakilan Gapoktan Desa Babadan Zaenudin menyampaikan, apresiasi kepada penyuluh pertanian Fajar Immanuel, yang dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam mendampingi para petani.

“Beliau setiap hari pulang pergi dari Pekalongan ke Batang tanpa mengeluh. Dedikasinya luar biasa,” ungkapnya.

Mendengar hal itu, Bupati Faiz langsung memberikan penghargaan berupa uang tunai Rp1 juta kepada penyuluh tersebut sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja kerasnya.

“Kita kasih hadiah langsung. Tahun depan kita akan buat program penghargaan Pahlawan Pangan agar penyuluh dan petani berprestasi mendapat apresiasi,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 62
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 114
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 115
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 65
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 28
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 34