Supardi, Perajin Batik Asal Batang yang Menjaga Warna Alam Tetap Hidup

Selasa, 14 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 721 kali IKM UKM UMKM
Supardi, Perajin Batik Asal Batang yang Menjaga Warna Alam Tetap Hidup
Sejumlah pekerja memberi motif batik di rumah Produksi, Desa Denasri Kulon, Kabupaten Batang.
Batang - Di Desa Denasri Kulon, Kabupaten Batang, seorang pria bernama Supardi menenun harapan lewat setiap guratan canting dan sapuan warna alami. Sejak lebih dari satu dekade lalu, ia memilih jalan berbeda dari kebanyakan perajin, menciptakan batik dengan pewarna alam, hasil racikan dari kulit kayu, buah, dan daun yang tumbuh di sekitarnya.

Batang - Di Desa Denasri Kulon, Kabupaten Batang, seorang pria bernama Supardi menenun harapan lewat setiap guratan canting dan sapuan warna alami. Sejak lebih dari satu dekade lalu, ia memilih jalan berbeda dari kebanyakan perajin, menciptakan batik dengan pewarna alam, hasil racikan dari kulit kayu, buah, dan daun yang tumbuh di sekitarnya.

“Saya ingin batik ini menyenangkan untuk dilihat, anggun dengan pewarna alami. Pewarna alami, racikan sendiri. Sejak 2011, menekuni teknik pewarnaan alami yang kini menjadi ciri khas batiknya,” katanya saat ditemui di rumah Produksi, Desa Denasri Kulon, Kabupaten Batang, Selasa (14/10/2025).

Ia memanfaatkan bahan-bahan dari alam seperti kulit kayu mahoni untuk warna merah, kayu tingi untuk merah tua, buah jalawe untuk kuning, kayu tegeran untuk kuning muda, dan daun indigo untuk menghasilkan biru tua.

“Semua diracik sendiri. Saya kemas jadi satu supaya batik kami punya warna yang indah dan mengesankan. Kami punya teknik sendiri, warna kami lebih cerah dan tahan lama,” jelasnya.

Dedikasinya terhadap batik warna alam berbuah manis. Beberapa waktu lalu, pewarna alami racikan Supardi resmi dipatenkan, menjadi bukti pengakuan atas inovasi yang ia kembangkan bertahun-tahun.

“Alhamdulillah, pewarna alam kami sudah dipatenkan. Ini jadi semangat baru untuk terus berkarya,” ungkapnya.

Di tengah industri tekstil modern yang serba cepat dan kimiawi, Supardi justru memilih kembali ke akar alam. Ia percaya, keindahan sejati datang dari proses yang selaras dengan lingkungan.

“Pewarna alam itu limbahnya aman, air tidak tercemari, sehingga lingkungan sekitar juga tetap bersih. Saya berharap para pembatik ikut menggunakan pewarna alam sebagai bentuk menjaga alam,” terangnya.

Pilihan itu bukan tanpa tantangan. Di tengah fluktuasi pasar batik, produk warna alam belum sebesar batik sintetis dari sisi produksi maupun permintaan. Namun, Supardi tetap teguh.

“Pasar memang naik turun, tapi saya yakin batik warna alam akan kembali diminati. Orang mulai mencari yang alami dan ramah lingkungan,” tegasnya

Kini, karya Supardi tak hanya dikenal di Batang. Produk batiknya telah dipasarkan ke Solo, Yogyakarta, Medan, Kalimantan, hingga Jakarta. Dalam berbagai pameran, batik pewarna alam racikannya kerap menjadi primadona.

“Alhamdulillah, setiap pameran dari Pemkab Batang selalu meminta produk kami untuk ditampilkan. Peminatnya pun banyak,” ujar dia.

Harga batik karya Supardi dijual dengan harga Rp1 juta hingga Rp2 juta, tergantung pada motif dan tingkat kerumitan pengerjaan.

Bagi Supardi, batik bukan sekadar kain, melainkan warisan budaya yang hidup dari alam dan untuk alam. Ia berharap, generasi muda Batang bisa meneruskan semangat ini menjaga tradisi, menghargai alam, dan bangga pada karya lokal.

“Saya hanya ingin batik Batang terus hidup, dengan warna yang alami, indah, dan jujur seperti alam yang menginspirasinya,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Disdukcapil Batang Jemput Bola, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan Disdukcapil Batang Jemput Bola, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan
Disdukcapil Batang Jemput Bola, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kembali menghadirkan layanan jemput bola administrasi kependudukan (adminduk) bagi Masyarakat, sebagai upaya mendekatkan akses layanan sekaligus memastikan seluruh warga dapat memperoleh dokumen kependudukan secara mudah, cepat, dan gratis. Kali ini pelayanan digelar di Kantor Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Rabu (1762026).
17 Jun 2026 Jumadi 53
Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Batang - Tradisi "Mubeng Benteng" atau mengelilingi tembok luar area Kantor Bupati Batang kembali mengemuka, setelah beberapa tahun menggelar kirab Malam Satu Suro hanya di dalam komplek. Hal ini menjadi wacana dari keluarga besar ahli waris Kyai Tombak Abirawa, sebagai upaya mengembalikan tradisi leluhur sekaligus menjadikan ikon destinasi wisata budaya Kabupaten Batang.
17 Jun 2026 Jumadi 227
Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket
Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket
Batang - Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax pun ternyata berdampak terhadap harga buah impor. Terbukti dengan naiknya jenis buah-buahan impor yang turut mengalami kenaikan hingga lima persen. Kenaikan tersebut dikarenakan biaya angkut yang turut mengalami kenaikan, sehingga berdampak pada penurunan jumlah pembelian buah impor.
17 Jun 2026 Jumadi 80
Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga
Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga
Batang - SMPN 2 Tersono, mengadakan dies natalis yang Ke-34, dengan kegiatan fun run, sebagai motivasi warga sekolah untuk membiasakan diri berolahraga, agar tetap prima selama proses belajar mengajar. Kegiatan tersebut diikuti siswa-siswi SD dan MI sebagai ajang olahraga sekaligus sarana untuk menanamkan pola hidup sehat sejak dini.
17 Jun 2026 Jumadi 86
Disdukcapil Batang Jemput Warga Lewat Program "Bulan Lintang" Disdukcapil Batang Jemput Warga Lewat Program "Bulan Lintang"
Disdukcapil Batang Jemput Warga Lewat Program "Bulan Lintang"
Batang - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang kembali menggelar aksi jemput bola melalui inovasi "Bulan Lintang" (Bus Layanan Adminduk Keliling Batang). Kali ini, layanan keliling tersebut hadir di Kecamatan Bandar untuk mempermudah warga mengurus berbagai dokumen kependudukan secara cepat dan gratis.
17 Jun 2026 Jumadi 44
Ketan Budaya, Jurus Disdikbud Batang Lestarikan Budaya Lokal Dolanan Anak Ketan Budaya, Jurus Disdikbud Batang Lestarikan Budaya Lokal Dolanan Anak
Ketan Budaya, Jurus Disdikbud Batang Lestarikan Budaya Lokal Dolanan Anak
Batang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, menggagas program inovatif berjudul KETAN BUDAYA (Kolaborasi Pelestarian Budaya) sebagai upaya mengintegrasikan budaya lokal ke dalam pembelajaran Sekolah Dasar (SD).
17 Jun 2026 Jumadi 77