Kukuhkan Pokja, Faelasufa Tegaskan Pentingnya PAUD Holistik Integratif

Selasa, 30 September 2025 Jumadi Dibaca 395 kali Acara Pimpinan Daerah
Kukuhkan Pokja, Faelasufa Tegaskan Pentingnya PAUD Holistik Integratif
Ketua Bunda PAUD Batang Faelasufa Faiz Kurniawan (kiri), mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Batang di Aula Bupati Batang.
Batang - Ketua Bunda PAUD Batang Faelasufa Faiz Kurniawan, resmi mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Batang di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (30/9/2025). Acara ini dirangkai dengan pelatihan guru PAUD bersama narasumber dari Jakarta yang pernah mengajar di sekolah-sekolah terbaik, termasuk anak tokoh nasional.

Batang - Ketua Bunda PAUD Batang Faelasufa Faiz Kurniawan, resmi mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Batang di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (30/9/2025). Acara ini dirangkai dengan pelatihan guru PAUD bersama narasumber dari Jakarta yang pernah mengajar di sekolah-sekolah terbaik, termasuk anak tokoh nasional.

Faelasufa menyebut hadirnya narasumber ini menjadi kesempatan emas bagi guru PAUD di Batang.

“Ini saatnya mencuri ilmu, menambah wawasan, dan meningkatkan kompetensi. Harapannya, ilmu tersebut bisa diterapkan agar kualitas PAUD di Batang semakin meningkat,” jelasnya.

Dalam pengukuhan Pokja, Faelasufa menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menyukseskan program PAUD Holistik Integratif.

“Program ini tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga mencakup aspek kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, hingga kesejahteraan anak secara menyeluruh,” tegasnya.

Ia mencontohkan kolaborasi nyata di salah satu desa di Kecamatan Bawang, di mana guru PAUD bekerja sama dengan kader posyandu. Jika ada anak yang tidak hadir ke posyandu, kader menghubungi guru PAUD agar anak tersebut tetap ditimbang di sekolah.

“Ini pekerjaan rumah kita bersama. Saya mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak terkait membaca Peraturan Bupati Batang Nomor 3 Tahun 2023. Jangan-jangan di instansi Bapa dan Ibu ada tanggung jawab yang belum diketahui,” terangnya.

Faelasufa juga menyebutkan, peningkatan kualitas guru PAUD menjadi prioritas utama. Ia berkomitmen menghadirkan pelatihan dengan narasumber yang selektif agar guru di Batang memahami tren kurikulum terbaru dan pendekatan pengajaran yang tepat.

“Selain itu, tahun depan direncanakan digelar lomba PAUD unggulan. Lembaga terbaik akan mendapat bantuan untuk meningkatkan fasilitas. Kami ingin PAUD di Batang bisa menjadi benchmark, bahkan mampu beradaptasi dengan standar sekolah internasional,” ungkapnya.

Faelasufa juga menekankan bahwa kesiapan anak masuk SD bukan soal calistung, melainkan kesiapan mental, karakter, dan kemampuan komunikasi. Kalau mentalnya siap, anak akan lebih mudah menghadapi tantangan di SD, termasuk risiko perundungan.

Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menambahkan, pentingnya peningkatan kualitas sekaligus konsolidasi layanan PAUD.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi dan hadirnya kelas menengah baru membuat orang tua semakin selektif memilih sekolah untuk anak-anak mereka.

“Saat ini ada sekitar 700 PAUD di Batang. Namun, hanya lembaga yang berkualitas dan adaptif yang akan bertahan. Selain peningkatan kualitas, konsolidasi lembaga juga perlu dipikirkan. Tidak semua PAUD bisa bertahan jika tidak meningkatkan kualitasnya,” ujar dia.

Ia juga mengingatkan, bahwa pada 2027, saat kawasan industri Batang beroperasi penuh, akan terjadi lonjakan populasi anak usia dini akibat masuknya puluhan ribu tenaga kerja baru. Mereka tidak hanya butuh PAUD, tetapi PAUD terbaik. Ini harus kita siapkan sejak sekarang.

Faiz mengajak seluruh Stakeholder, mulai dari Dinas Pendidikan, Asosiasi PAUD, PKK, hingga lembaga terkait untuk bersama-sama menyusun peta jalan pengembangan PAUD yang adaptif.

“Mari kita jadikan Batang sebagai kabupaten ramah anak, unggul dalam layanan pendidikan usia dini, dan siap menjawab tantangan masa depan,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 71
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 121
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 126
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 72
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 36
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 41