Kukuhkan Pokja, Faelasufa Tegaskan Pentingnya PAUD Holistik Integratif

Selasa, 30 September 2025 Jumadi Dibaca 417 kali Acara Pimpinan Daerah
Kukuhkan Pokja, Faelasufa Tegaskan Pentingnya PAUD Holistik Integratif
Ketua Bunda PAUD Batang Faelasufa Faiz Kurniawan (kiri), mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Batang di Aula Bupati Batang.
Batang - Ketua Bunda PAUD Batang Faelasufa Faiz Kurniawan, resmi mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Batang di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (30/9/2025). Acara ini dirangkai dengan pelatihan guru PAUD bersama narasumber dari Jakarta yang pernah mengajar di sekolah-sekolah terbaik, termasuk anak tokoh nasional.

Batang - Ketua Bunda PAUD Batang Faelasufa Faiz Kurniawan, resmi mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Batang di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (30/9/2025). Acara ini dirangkai dengan pelatihan guru PAUD bersama narasumber dari Jakarta yang pernah mengajar di sekolah-sekolah terbaik, termasuk anak tokoh nasional.

Faelasufa menyebut hadirnya narasumber ini menjadi kesempatan emas bagi guru PAUD di Batang.

“Ini saatnya mencuri ilmu, menambah wawasan, dan meningkatkan kompetensi. Harapannya, ilmu tersebut bisa diterapkan agar kualitas PAUD di Batang semakin meningkat,” jelasnya.

Dalam pengukuhan Pokja, Faelasufa menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menyukseskan program PAUD Holistik Integratif.

“Program ini tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga mencakup aspek kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, hingga kesejahteraan anak secara menyeluruh,” tegasnya.

Ia mencontohkan kolaborasi nyata di salah satu desa di Kecamatan Bawang, di mana guru PAUD bekerja sama dengan kader posyandu. Jika ada anak yang tidak hadir ke posyandu, kader menghubungi guru PAUD agar anak tersebut tetap ditimbang di sekolah.

“Ini pekerjaan rumah kita bersama. Saya mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak terkait membaca Peraturan Bupati Batang Nomor 3 Tahun 2023. Jangan-jangan di instansi Bapa dan Ibu ada tanggung jawab yang belum diketahui,” terangnya.

Faelasufa juga menyebutkan, peningkatan kualitas guru PAUD menjadi prioritas utama. Ia berkomitmen menghadirkan pelatihan dengan narasumber yang selektif agar guru di Batang memahami tren kurikulum terbaru dan pendekatan pengajaran yang tepat.

“Selain itu, tahun depan direncanakan digelar lomba PAUD unggulan. Lembaga terbaik akan mendapat bantuan untuk meningkatkan fasilitas. Kami ingin PAUD di Batang bisa menjadi benchmark, bahkan mampu beradaptasi dengan standar sekolah internasional,” ungkapnya.

Faelasufa juga menekankan bahwa kesiapan anak masuk SD bukan soal calistung, melainkan kesiapan mental, karakter, dan kemampuan komunikasi. Kalau mentalnya siap, anak akan lebih mudah menghadapi tantangan di SD, termasuk risiko perundungan.

Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menambahkan, pentingnya peningkatan kualitas sekaligus konsolidasi layanan PAUD.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi dan hadirnya kelas menengah baru membuat orang tua semakin selektif memilih sekolah untuk anak-anak mereka.

“Saat ini ada sekitar 700 PAUD di Batang. Namun, hanya lembaga yang berkualitas dan adaptif yang akan bertahan. Selain peningkatan kualitas, konsolidasi lembaga juga perlu dipikirkan. Tidak semua PAUD bisa bertahan jika tidak meningkatkan kualitasnya,” ujar dia.

Ia juga mengingatkan, bahwa pada 2027, saat kawasan industri Batang beroperasi penuh, akan terjadi lonjakan populasi anak usia dini akibat masuknya puluhan ribu tenaga kerja baru. Mereka tidak hanya butuh PAUD, tetapi PAUD terbaik. Ini harus kita siapkan sejak sekarang.

Faiz mengajak seluruh Stakeholder, mulai dari Dinas Pendidikan, Asosiasi PAUD, PKK, hingga lembaga terkait untuk bersama-sama menyusun peta jalan pengembangan PAUD yang adaptif.

“Mari kita jadikan Batang sebagai kabupaten ramah anak, unggul dalam layanan pendidikan usia dini, dan siap menjawab tantangan masa depan,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Kondisi Semakin Membaik, Dinkes Batang Bantah Kabar Korban Keracunan MBG Meninggal Dunia Kondisi Semakin Membaik, Dinkes Batang Bantah Kabar Korban Keracunan MBG Meninggal Dunia
Kondisi Semakin Membaik, Dinkes Batang Bantah Kabar Korban Keracunan MBG Meninggal Dunia
Batang - Dinas Kesehatan Kabupaten Batang membantah kabar yang menyebut adanya korban meninggal dunia dalam kasus dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang.
24 Sep 2026 Jumadi 312
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Batang - Pemerintah Kabupaten  Batang mendorong pengembangan peternakan sapi perah berbasis masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus memenuhi kebutuhan susu di daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat menghadiri puncak Bulan Bakti Peternak dan Kesehatan Hewan Ke-190 yang digelar Dinas Pangan, Pertanian, dan Peternakan (Dispaperta) Batang di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 117
Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus melempar sinyal hijau bagi pengembangan kawasan industri dan penyangga, tanpa perlu mengorbankan sektor ketahanan pangan daerah. Langkah tersebut dibuktikan melalui akselerasi pembahasan perubahan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang kini tengah digodok secara intensif.
23 Sep 2026 Jumadi 96
149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun 149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
Batang - Sebanyak 149 nelayan dari lima wilayah pesisir Kabupaten Batang mendapatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai upaya memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan. Kelima wilayah tersebut yakni Desa Ujungnegoro, Desa Ponowareng, Desa Karanggeneng, Dukuh Roban Timur Desa Sengon, dan Dukuh Roban Barat Desa Kedungsegog. Penyerahan kepesertaan di Kantor Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 98
Wakil Bupati Batang Intruksikan RSUD Batang Tangani Korban Wakil Bupati Batang Intruksikan RSUD Batang Tangani Korban
Wakil Bupati Batang Intruksikan RSUD Batang Tangani Korban
Batang - Sebanyak 276 orang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang. Wakil Bupati Batang Suyono meninjau langsung kondisi para korban yang mendapatkan perawatan di RSUD Batang, Kabupaten Batang, Rabu (2392026) malam.
23 Sep 2026 Jumadi 144
Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT
Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT
Batang - Menghadapi efektivitas kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Batang menjawab tantangan itu dengan diluncurkannya aplikasi Koneksi atau Knowledge and Office Collaboration System. Aplikasi Koneksi merupakan inovasi agar layanan kepegawaian maupun berbagai data, diperoleh secara lebih cepat karena seluruhnya terkoneksi melalui sistem.
22 Sep 2026 Jumadi 103