Pelatihan Tataboga Usai, Warga Binaan Siap Berbisnis Kuliner

Senin, 22 September 2025 Jumadi Dibaca 772 kali IKM UKM UMKM
Pelatihan Tataboga Usai, Warga Binaan Siap Berbisnis Kuliner
Sejumlah Warga BInaan Lapas Kelas IIB Batang mengikuti Pelatihan Tataboga.
Batang - Selama tiga hari mengikuti Pelatihan Tataboga, warga binaan Lapas Kelas IIB Batang berpotensi kembali menunjukkan semangat dan kesungguhan dengan mengikuti pelatihan pembuatan roti manis isi. Pelatihan yang dipandu instruktur dari Yayasan Merti Desa Indonesia, para warga binaan mendapat teknik memproduksi roti, yang nantinya menjadi modal berwirausaha ketika telah kembali ke tengah masyarakat.

Batang - Selama tiga hari mengikuti Pelatihan Tataboga, warga binaan Lapas Kelas IIB Batang berpotensi kembali menunjukkan semangat dan kesungguhan dengan mengikuti pelatihan pembuatan roti manis isi. Pelatihan yang dipandu instruktur dari Yayasan Merti Desa Indonesia, para warga binaan mendapat teknik memproduksi roti, yang nantinya menjadi modal berwirausaha ketika telah kembali ke tengah masyarakat.

Pelatihan ini merupakan wujud sinergi dan kerja sama Lapas Batang dalam memberikan pembinaan kemandirian kepada warga binaan sebagai bekal keterampilan yang bermanfaat setelah selesai menjalani masa pidana.

Kepala Lapas Kelas IIB Batang Nurhamdan memastikan, tujuan utamanya agar warga binaan siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini selaras dengan 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya poin ke-3, yaitu penguatan dan peningkatan pendayagunaan warga binaan untuk menghasilkan produk UMKM,” katanya saat ditemui di Lapas Kelas IIB Batang, Kabupaten Batang, Senin (22/9/2025).

Dalam sesi pelatihan, para warga binaan diajarkan secara langsung mulai dari pengenalan bahan-bahan, peralatan yang digunakan, hingga langkah-langkah pembuatan roti manis isi.

“Mereka sangat antusias mempraktikkan setiap tahapan, mulai dari pengolahan adonan hingga proses akhir,” jelasnya.

Pihak Lapas mengapresiasi dan berterima kasih kepada Yayasan Merti Desa Indonesia yang telah berbagi ilmu kepada warga binaan Lapas Batang.

“Semoga, ilmu yang telah diperoleh dapat diimplementasikan setelah warga binaan menyelesaikan masa pidananya sebagai bekal yang bermanfaat,” harapnya.

Sementara itu, pimpinan Yayasan Merti Desa Indonesia Tatik Setianingsih menyampaikan, terima kasih kepada Lapas Batang atas kesempatan yang telah diberikan.

“Semoga ilmu yang dibagikan dapat bermanfaat, menambah rasa percaya diri warga binaan setelah bebas nantinya. Kami berharap kerja sama ini ke depan bisa lebih luas lagi,” ungkapnya.

Acara kemudian ditutup dengan penyerahan sertifikat pelatihan kepada perwakilan warga binaan peserta, yang menjadi simbol berakhirnya rangkaian pelatihan tataboga di Lapas Batang. Kegiatan penyerahan dilakukan langsung oleh Kepala Lapas Batang Nurhamdan, bersama pimpinan Yayasan Merti Desa Indonesia Tatik Setianingsih. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan
Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan
Batang - Ketua yayasan Bhakti Praja Korpri Batang Retno Dwi Irianto, mengukuhkan Eko Susilowati, sebagai kepala sekolah SMA Bhakti Praja Limpung masa Bhakti 2026 - 2030 menggantikan Suripah, yang telah habis masa Bhaktinya, di SMA Bhakti Praja Limpung, Kabupaten Batang, Kamis (29102026).
29 Okt 2026 Jumadi 51
Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut
Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut
Polda Jawa Tengah meluncurkan program Pancanaka di Desa Depok, Kabupaten Batang, untuk memperkuat kemitraan polisi dengan nelayan dalam mencegah penyelundupan narkoba melalui jalur laut, meningkatkan keselamatan saat melaut, serta mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir melalui bantuan sosial dan penebaran benih ikan bandeng.
29 Okt 2026 Jumadi 69
Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan
Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan
Batang - Dinding tinggi bukan lagi sekadar rintangan, melainkan panggung pembuktian bagi ketangguhan para atlet muda. Kontingen Kabupaten Batang kembali mengukir tinta emas di ajang PORPROV XVII Jawa Tengah 2026. Cabang olahraga panjat tebing sukses memecah kebuntuan dengan mempersembahkan medali emas perdana lewat aksi luar biasa di nomor Speed Relay Putri.
29 Okt 2026 Jumadi 54
Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan
Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan
Sidawung Camp di Desa Tombo, Kabupaten Batang, mengembangkan wisata berbasis ekowisata melalui kegiatan berkemah, hiking, dan canyoning yang dipadukan dengan edukasi lingkungan serta penanaman pohon. Konsep ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong partisipasi pengunjung dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan secara berkelanjutan.
29 Okt 2026 Jumadi 51
Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi
Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengajak generasi muda untuk berani bermimpi, tidak takut gagal, terus belajar, dan mengukir prestasi. Dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, ia menekankan pentingnya membangun karakter pemuda yang patriotik, gigih, dan berempati, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman. Pemuda diharapkan berperan aktif dalam pembangunan melalui karya, pengabdian, dan kepedulian terhadap masyarakat.
28 Okt 2026 Jumadi 143
Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto
Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menginstruksikan Bappeda dan DPMPPR untuk segera melakukan survei terhadap jembatan penghubung di Desa Ngroto, Kecamatan Reban, yang ambrol akibat hujan deras pada 24 Oktober 2026. Pemkab Batang akan mengkaji kemungkinan penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mempercepat perbaikan jembatan. Sementara itu, warga terpaksa menempuh jalur alternatif hingga 10 kilometer dari rute normal 3 kilometer, sehingga menghambat mobilitas dan aktivitas masyarakat.
28 Okt 2026 Jumadi 175