Dekranasda Batang: Dari Warisan Budaya Menuju “Batang” Kota Tourism

Rabu, 10 September 2025 Jumadi Dibaca 1.262 kali IKM UKM UMKM
Dekranasda Batang: Dari Warisan Budaya Menuju “Batang” Kota Tourism
Dekranasda Batang Batang menggelar pertemuan pengurus mengenai pelestarikan Batik Batang dan ekonomi kreatif di Kafe Romansa Space Batang.
Batang - Dewan Kerajinan Nasional Derah (Dekranasda) Batang menggelar pertemuan pengurus di Kafe Romansa Space Batang, Kabupaten Batang, Rabu (10/9/2025).

Batang - Dewan Kerajinan Nasional Derah (Dekranasda) Batang menggelar pertemuan pengurus di Kafe Romansa Space Batang, Kabupaten Batang, Rabu (10/9/2025).

Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Ketua Dekranasda Batang Faelasufa Faiz. Topik penting yang dibahas kali ini adalah mengenai pelestarikan Batik Batang dan ekonomi kreatif.

“Selain menjadi kota industri, Kabupaten Batang juga ingin menjadi Kota Tourism. Kota Industri sudah terbukti dengan adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, sedangkan untuk Kota Tourism, kita perlu menarik wisatawan untuk berkunjung ke Batang, salah satunya dengan nilai jual Batik Batang,” jelasnya.

Faelasufa Faiz menyebutkan, Kabupaten Batang memiliki beberapa batik khas, diantaranya Batik Rifaiyah, Batik Pardi, Batik Gringsing, dan sebagainya.

“Di era digital, Batik kurang menarik perhatian generasi sekarang sehingga dikhawatirkan akan punah. Batik Rifaiyah, dulunya punya 24 motif batik, sekarang tinggal 16 saja,” ungkapnya.

Untuk mengatasi fenomena ini, Dekranasda Batang beserta dinas terkait berkomitmen menyusun beberapa strategi. Pertama, menggandeng Disperpuska untuk mendokumentasikan motif Batik Rifaiyah. Dokumentasi yang dimaksud bukan sekadar foto, akan tetapi menyalin motif batik ke kain minyak dengan resolusi 1:1.

“Kedua, Dekranasda bersama Disperindagkop akan mematenkan tinta warna alam milik Batik Pak Pardi. Selain itu, kemasan (packaging) batik juga akan digodok sedemikian rupa oleh tim ekonomi kreatif agar Batik Batang semakin menjual,” tegasnya.

Tahun ini, Dekranasda juga akan mengikut sertakan Batik Batang dalam pameran Inacraft, serta mengadakan lomba mewarnai dan membuat desain motif batik.

“Kita berencana mengajak tim Dekranasda Provinsi Jawa Tengah atau beberapa Dekranasda Kab/Kota se-Jawa Tengah untuk berkonsolidasi, memamerkan potensi wilayahnya dalam ajang bergengsi Jakarta Fashion Week pada Oktober 2026 nanti,” terangnya.

Faelasufa Faiz berharap, batik Khas Batang bisa tetap eksis dan bisa menjadikan Kabupaten Batang sebagai Kota Tourism.

Sementara itu, salah satu pengurus Dekranasda Sapto menyampaikan, batik khas Batang dengan harga yang tergolong mahal, perlu kita bikinkan versi printing, agar banyak yang membeli, dan banyak yang memakai. (MC Batang, Jateng/Siska/Ela)

Berita Lainnya

Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan
Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan
Batang - Ketua yayasan Bhakti Praja Korpri Batang Retno Dwi Irianto, mengukuhkan Eko Susilowati, sebagai kepala sekolah SMA Bhakti Praja Limpung masa Bhakti 2026 - 2030 menggantikan Suripah, yang telah habis masa Bhaktinya, di SMA Bhakti Praja Limpung, Kabupaten Batang, Kamis (29102026).
29 Okt 2026 Jumadi 95
Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut
Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut
Polda Jawa Tengah meluncurkan program Pancanaka di Desa Depok, Kabupaten Batang, untuk memperkuat kemitraan polisi dengan nelayan dalam mencegah penyelundupan narkoba melalui jalur laut, meningkatkan keselamatan saat melaut, serta mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir melalui bantuan sosial dan penebaran benih ikan bandeng.
29 Okt 2026 Jumadi 90
Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan
Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan
Batang - Dinding tinggi bukan lagi sekadar rintangan, melainkan panggung pembuktian bagi ketangguhan para atlet muda. Kontingen Kabupaten Batang kembali mengukir tinta emas di ajang PORPROV XVII Jawa Tengah 2026. Cabang olahraga panjat tebing sukses memecah kebuntuan dengan mempersembahkan medali emas perdana lewat aksi luar biasa di nomor Speed Relay Putri.
29 Okt 2026 Jumadi 72
Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan
Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan
Sidawung Camp di Desa Tombo, Kabupaten Batang, mengembangkan wisata berbasis ekowisata melalui kegiatan berkemah, hiking, dan canyoning yang dipadukan dengan edukasi lingkungan serta penanaman pohon. Konsep ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong partisipasi pengunjung dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan secara berkelanjutan.
29 Okt 2026 Jumadi 79
Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi
Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengajak generasi muda untuk berani bermimpi, tidak takut gagal, terus belajar, dan mengukir prestasi. Dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, ia menekankan pentingnya membangun karakter pemuda yang patriotik, gigih, dan berempati, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman. Pemuda diharapkan berperan aktif dalam pembangunan melalui karya, pengabdian, dan kepedulian terhadap masyarakat.
28 Okt 2026 Jumadi 149
Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto
Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menginstruksikan Bappeda dan DPMPPR untuk segera melakukan survei terhadap jembatan penghubung di Desa Ngroto, Kecamatan Reban, yang ambrol akibat hujan deras pada 24 Oktober 2026. Pemkab Batang akan mengkaji kemungkinan penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mempercepat perbaikan jembatan. Sementara itu, warga terpaksa menempuh jalur alternatif hingga 10 kilometer dari rute normal 3 kilometer, sehingga menghambat mobilitas dan aktivitas masyarakat.
28 Okt 2026 Jumadi 179