Terumbu Karang Buatan FABA PLTU Batang Mulai Dihuni Biota Laut

Senin, 08 September 2025 Jumadi Dibaca 730 kali Acara Pimpinan Daerah
Terumbu Karang Buatan FABA PLTU Batang Mulai Dihuni Biota Laut
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memberikan sambutan saat Sosialisasi Diseminasi Hasil Kegiatan Pemantauan Artificial Fish di Aula Bupati Batang.
Batang - Upaya menjaga kelestarian ekosistem laut dan mendukung ekonomi biru terus dilakukan di Kabupaten Batang. PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah serta Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro memaparkan hasil pemantauan rumah ikan buatan (Artificial Fish Apartment/AFA) dan terumbu karang buatan (Artificial Patch Reef/APR) berbahan FABA PLTU Batang.

Batang - Upaya menjaga kelestarian ekosistem laut dan mendukung ekonomi biru terus dilakukan di Kabupaten Batang. PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah serta Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro memaparkan hasil pemantauan rumah ikan buatan (Artificial Fish Apartment/AFA) dan terumbu karang buatan (Artificial Patch Reef/APR) berbahan FABA PLTU Batang.

Chief Operating Officer PT Bhimasena Power Indonesia Naofumi Yasuda menyampaikan, apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Batang, DKP Jawa Tengah, dan Universitas Diponegoro atas dukungan yang telah terjalin.

“Program pembuatan dan pemasangan terumbu karang buatan dan rumah ikan berbahan FABA PLTU Batang ini merupakan bentuk komitmen dan kepedulian kami pada kondisi dan pengembangan ekonomi biru di wilayah pesisir Kabupaten Batang,” katanya saat ditemui di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Senin (8/9/2025).

Ia menambahkan, pihaknya berharap program ini bisa menjaga ketahanan pangan sekaligus memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat pesisir.

“Kami percaya kesuksesan suatu program adalah hasil kerja sama solid dari berbagai pihak. Untuk itu, mari kita saling mendukung dan berkolaborasi demi kemajuan Kabupaten Batang,” tuturnya.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyatakan apresiasinya atas inisiatif tersebut. Menurutnya, pemanfaatan FABA PLTU yang diolah menjadi rumah ikan buatan dan terumbu karang buatan adalah jawaban atas tantangan menurunnya kualitas ekosistem laut.

“Kami berharap program ini dapat terus dikembangkan, wilayah cakupannya diperluas, dan berpotensi menjadi destinasi wisata di Kabupaten Batang yang memberi manfaat signifikan bagi masyarakat,” harapnya.

Kepala DKP Provinsi Jateng Endi Faiz Effendi yang diwakili oleh Kepala Bidang Kelautan, Pesisir dan Pulau Pulau Kecil Lilik Harnadi menyampaikan, bahwa kolaborasi antara DKP Jawa Tengah, BPI dan UNDIP merupakan upaya bersama untuk mengelola pesisir di Kabupaten Batang.

“Harapannya semua pihak dapat saling bekerja sama untuk menjaga wilayah pesisir, yang bukan hanya bermanfaat secara ekologis, tetapi juga memberikan dampak ekonomis bagi masyarakat Batang,” jelasnya.

Guru Besar Ilmu Lingkungan Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNDIP Munasik menjelaskan, bahwa hasil pemantauan di Karang Sebapang dan Karang Ban sejak 2022 menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

“Kondisi fisik AFA dan APR masih dalam keadaan baik dan mampu membentuk mikro-ekosistem serta berfungsi sebagai perangkat pengumpul ikan,” terangnya.

Munasik merekomendasikan agar kawasan Karang Sebapang ditetapkan sebagai Taman Bawah Laut. Tujuannya untuk melindungi keanekaragaman hayati sekaligus mengembangkan ekowisata dan edukasi lingkungan.

Sementara itu, Ketua HNSI Batang Teguh Tarmudjo menyampaikan, bahwa program tersebut memberi dampak positif bagi hasil tangkapan ikan.

“Program diseminasi ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai nelayan, karena bisa mengetahui hasil nyata dari program yang dilakukan BPI bersama DKP Jawa Tengah dan UNDIP. Dampaknya jelas meningkatkan hasil tangkapan ikan dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujar dia.

Ia menambahkan, nelayan sangat mengapresiasi kerja sama lintas pihak ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada PT Bhimasena Power Indonesia, DKP Jawa Tengah, dan Universitas Diponegoro atas dukungannya,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Bupati Batang Pastikan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda Bupati Batang Pastikan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda
Bupati Batang Pastikan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memastikan seluruh korban dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang mendapatkan penanganan medis secara optimal. Hal itu disampaikan saat meninjau langsung korban yang masih menjalani rawat inap di RSUD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (2492026).
24 Sep 2026 Jumadi 104
Kondisi Semakin Membaik, Dinkes Batang Bantah Kabar Korban Keracunan MBG Meninggal Dunia Kondisi Semakin Membaik, Dinkes Batang Bantah Kabar Korban Keracunan MBG Meninggal Dunia
Kondisi Semakin Membaik, Dinkes Batang Bantah Kabar Korban Keracunan MBG Meninggal Dunia
Batang - Dinas Kesehatan Kabupaten Batang membantah kabar yang menyebut adanya korban meninggal dunia dalam kasus dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang.
24 Sep 2026 Jumadi 1096
149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun 149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
Batang - Sebanyak 149 nelayan dari lima wilayah pesisir Kabupaten Batang mendapatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai upaya memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan. Kelima wilayah tersebut yakni Desa Ujungnegoro, Desa Ponowareng, Desa Karanggeneng, Dukuh Roban Timur Desa Sengon, dan Dukuh Roban Barat Desa Kedungsegog. Penyerahan kepesertaan di Kantor Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 109
Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus melempar sinyal hijau bagi pengembangan kawasan industri dan penyangga, tanpa perlu mengorbankan sektor ketahanan pangan daerah. Langkah tersebut dibuktikan melalui akselerasi pembahasan perubahan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang kini tengah digodok secara intensif.
23 Sep 2026 Jumadi 107
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Batang - Pemerintah Kabupaten  Batang mendorong pengembangan peternakan sapi perah berbasis masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus memenuhi kebutuhan susu di daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat menghadiri puncak Bulan Bakti Peternak dan Kesehatan Hewan Ke-190 yang digelar Dinas Pangan, Pertanian, dan Peternakan (Dispaperta) Batang di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 125
Wakil Bupati Batang Intruksikan RSUD Batang Tangani Korban Wakil Bupati Batang Intruksikan RSUD Batang Tangani Korban
Wakil Bupati Batang Intruksikan RSUD Batang Tangani Korban
Batang - Sebanyak 276 orang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang. Wakil Bupati Batang Suyono meninjau langsung kondisi para korban yang mendapatkan perawatan di RSUD Batang, Kabupaten Batang, Rabu (2392026) malam.
23 Sep 2026 Jumadi 228