Persembahkan Drama Musikal, Wulan Vellea Tampilkan Kemewahan Rifa'iyah

Minggu, 31 Agustus 2025 Jumadi Dibaca 900 kali Seni dan Budaya
Persembahkan Drama Musikal, Wulan Vellea Tampilkan Kemewahan Rifa'iyah
Batang - Kesuksesan gelaran Festival Ekraf 2025, yang dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut, tak lepas dari seremoni pembukaan dari Wulan Vellea lewat persembahan Drama Musical & Show. Dalam pertunjukan itu, Wulan Vellea mengusung tema Sri Wulandari dan Harmoni Karya Ekraf, yang mengkolaborasikan antara kearifan lokal Batik Rifa'iyah dengan produk para pelaku Ekraf dalam satu persembahan.

Batang - Kesuksesan gelaran Festival Ekraf 2025, yang dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut, tak lepas dari seremoni pembukaan dari Wulan Vellea lewat persembahan Drama Musical & Show. Dalam pertunjukan itu, Wulan Vellea mengusung tema Sri Wulandari dan Harmoni Karya Ekraf, yang mengkolaborasikan antara kearifan lokal Batik Rifa'iyah dengan produk para pelaku Ekraf dalam satu persembahan.

Sri Wulandari merupakan nama asli desainer Wulan Vellea yang telah banyak menelurkan karya fesyen asli Kabupaten Batang. Wulan Vellea sengaja menggandeng produk Ekraf asli Batang, agar dapat ditampilkan dalam rangkaian alur cerita drama musikal tersebut.

“Lewat even ini kami ingin menunjukkan bahwa Batik Rifa'iyah tidak hanya bisa dikenakan oleh orang dewasa dan kawula muda saja. Namun batik khas Batang itu bisa pula dikenakan oleh anak-anak sejak dini, dengan melibatkan 35 anak yang tergabung dalam Anak Kreatif Batang,” katanya, saat dihubungi melalui gawai, Minggu (31/8/2025).

Di dalamnya ada puluhan anak-anak yang kreatif, ekspresif dan berbakat, agar dalam pagelaran drama musikal itu dapat menampilkan beragam kemampuan anak di bidang seni.

“Anak-anak yang kami pilih termasuk multitalenta, tidak hanya fesyen show saja, tapi juga menari, menyanyi, puisi dan mendongeng,” jelasnya.

Persiapan yang dilakukan sangat matang sejak beberapa bulan lalu, demi pementasan yang maksimal. Selama proses latihan pun orang tua sangat mendukung dan terus mendampingi putra-putrinya.

“Alhamdulillah dukungan yang luar biasa pun turut ditunjukkan oleh Ketua Dekranasda Faelasufa Faiz Kurniawan. Bahkan kedua putranya Kak Andra dan Dik Arsyad pun berpartisipasi dalam Drama Musical & Show,” ungkapnya.

Tak lupa Wulan Vellea pun mengucapkan terima kasih kepada Ketua Komite Ekonomi Kreatif Achmad Suroso yang memberikan ruang berekspresi dan menunjukkan eksistensi para pelaku Ekraf lewat drama musikal. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan
Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan
Batang - Ketua yayasan Bhakti Praja Korpri Batang Retno Dwi Irianto, mengukuhkan Eko Susilowati, sebagai kepala sekolah SMA Bhakti Praja Limpung masa Bhakti 2026 - 2030 menggantikan Suripah, yang telah habis masa Bhaktinya, di SMA Bhakti Praja Limpung, Kabupaten Batang, Kamis (29102026).
29 Okt 2026 Jumadi 101
Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut
Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut
Polda Jawa Tengah meluncurkan program Pancanaka di Desa Depok, Kabupaten Batang, untuk memperkuat kemitraan polisi dengan nelayan dalam mencegah penyelundupan narkoba melalui jalur laut, meningkatkan keselamatan saat melaut, serta mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir melalui bantuan sosial dan penebaran benih ikan bandeng.
29 Okt 2026 Jumadi 98
Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan
Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan
Batang - Dinding tinggi bukan lagi sekadar rintangan, melainkan panggung pembuktian bagi ketangguhan para atlet muda. Kontingen Kabupaten Batang kembali mengukir tinta emas di ajang PORPROV XVII Jawa Tengah 2026. Cabang olahraga panjat tebing sukses memecah kebuntuan dengan mempersembahkan medali emas perdana lewat aksi luar biasa di nomor Speed Relay Putri.
29 Okt 2026 Jumadi 88
Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan
Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan
Sidawung Camp di Desa Tombo, Kabupaten Batang, mengembangkan wisata berbasis ekowisata melalui kegiatan berkemah, hiking, dan canyoning yang dipadukan dengan edukasi lingkungan serta penanaman pohon. Konsep ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong partisipasi pengunjung dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan secara berkelanjutan.
29 Okt 2026 Jumadi 86
Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi
Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengajak generasi muda untuk berani bermimpi, tidak takut gagal, terus belajar, dan mengukir prestasi. Dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, ia menekankan pentingnya membangun karakter pemuda yang patriotik, gigih, dan berempati, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman. Pemuda diharapkan berperan aktif dalam pembangunan melalui karya, pengabdian, dan kepedulian terhadap masyarakat.
28 Okt 2026 Jumadi 151
Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto
Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menginstruksikan Bappeda dan DPMPPR untuk segera melakukan survei terhadap jembatan penghubung di Desa Ngroto, Kecamatan Reban, yang ambrol akibat hujan deras pada 24 Oktober 2026. Pemkab Batang akan mengkaji kemungkinan penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mempercepat perbaikan jembatan. Sementara itu, warga terpaksa menempuh jalur alternatif hingga 10 kilometer dari rute normal 3 kilometer, sehingga menghambat mobilitas dan aktivitas masyarakat.
28 Okt 2026 Jumadi 181