Serahkan 109 SK, Bupati Batang Ingatkan Jangan Ada Fenomena Talak Cerai Setelah Diangkat

Jumat, 29 Agustus 2025 Jumadi Dibaca 769 kali Acara Pimpinan Daerah
Serahkan 109 SK, Bupati Batang Ingatkan Jangan Ada Fenomena Talak Cerai Setelah Diangkat
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (kanan), menandatanagi SK ASN di Pendapa Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Pendapa Kabupaten Batang, Jumat (29/8/2025).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Pendapa Kabupaten Batang, Jumat (29/8/2025).

Penyerahan SK ini menjadi momen penting bagi para pegawai yang telah lama menantikan kepastian status kepegawaian mereka.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan, bahwa dengan penyerahan SK ini, para pegawai dapat semakin bersemangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Ada sebanyak 109 orang menerima SK pengangkatan sebagai PNS maupun PPPK. Jumlah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Batang dalam memenuhi kebutuhan formasi ASN di berbagai sektor, terutama pendidikan, kesehatan, dan pelayanan administrasi,” jelasnya.

Meski jumlah yang dilantik kali ini masih relatif terbatas, Pemkab Batang memastikan bahwa proses rekrutmen akan terus berjalan sesuai dengan kebutuhan daerah.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyinggung fenomena yang pernah muncul di sejumlah daerah terkait persoalan ASN, salah satunya adalah fenomena “talak cerai”.

“Ya, sempat ada fenomena kayak gitu ya. Tapi ya itu antisipasi lah, karena mungkin di beberapa daerah mungkin muncul, ada potensi seperti itu. Ya makanya saya selalu ingatkan. Dulu pernah ada kasus. Lebih dari lima,” terangnya.

Fenomena tersebut menjadi pengingat bagi pemerintah daerah agar terus melakukan pembinaan disiplin pegawai.

Ia menegaskan, profesionalitas ASN tetap menjadi prioritas utama, sehingga kepastian status PNS maupun PPPK harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Tidak hanya penyerahan SK, Pemkab Batang juga tengah menyiapkan langkah berikutnya dalam pemenuhan kebutuhan pegawai, yakni dengan membuka formasi PPPK paruh waktu,” ungkapnya.

Menurutnya, rencana usulan PPPK paruh waktu akan diajukan pada bulan September mendatang dengan jumlah cukup besar sekitar 2.800. (MC Batang, Jateng/Roza/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan
Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan
Batang - Ketua yayasan Bhakti Praja Korpri Batang Retno Dwi Irianto, mengukuhkan Eko Susilowati, sebagai kepala sekolah SMA Bhakti Praja Limpung masa Bhakti 2026 - 2030 menggantikan Suripah, yang telah habis masa Bhaktinya, di SMA Bhakti Praja Limpung, Kabupaten Batang, Kamis (29102026).
29 Okt 2026 Jumadi 103
Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut
Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut
Polda Jawa Tengah meluncurkan program Pancanaka di Desa Depok, Kabupaten Batang, untuk memperkuat kemitraan polisi dengan nelayan dalam mencegah penyelundupan narkoba melalui jalur laut, meningkatkan keselamatan saat melaut, serta mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir melalui bantuan sosial dan penebaran benih ikan bandeng.
29 Okt 2026 Jumadi 99
Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan
Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan
Batang - Dinding tinggi bukan lagi sekadar rintangan, melainkan panggung pembuktian bagi ketangguhan para atlet muda. Kontingen Kabupaten Batang kembali mengukir tinta emas di ajang PORPROV XVII Jawa Tengah 2026. Cabang olahraga panjat tebing sukses memecah kebuntuan dengan mempersembahkan medali emas perdana lewat aksi luar biasa di nomor Speed Relay Putri.
29 Okt 2026 Jumadi 91
Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan
Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan
Sidawung Camp di Desa Tombo, Kabupaten Batang, mengembangkan wisata berbasis ekowisata melalui kegiatan berkemah, hiking, dan canyoning yang dipadukan dengan edukasi lingkungan serta penanaman pohon. Konsep ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong partisipasi pengunjung dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan secara berkelanjutan.
29 Okt 2026 Jumadi 87
Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi
Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengajak generasi muda untuk berani bermimpi, tidak takut gagal, terus belajar, dan mengukir prestasi. Dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, ia menekankan pentingnya membangun karakter pemuda yang patriotik, gigih, dan berempati, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman. Pemuda diharapkan berperan aktif dalam pembangunan melalui karya, pengabdian, dan kepedulian terhadap masyarakat.
28 Okt 2026 Jumadi 152
Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto
Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menginstruksikan Bappeda dan DPMPPR untuk segera melakukan survei terhadap jembatan penghubung di Desa Ngroto, Kecamatan Reban, yang ambrol akibat hujan deras pada 24 Oktober 2026. Pemkab Batang akan mengkaji kemungkinan penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mempercepat perbaikan jembatan. Sementara itu, warga terpaksa menempuh jalur alternatif hingga 10 kilometer dari rute normal 3 kilometer, sehingga menghambat mobilitas dan aktivitas masyarakat.
28 Okt 2026 Jumadi 182