Tari Babalu Kini Memukau Lewat Pertunjukan Kolosal

Jumat, 22 Agustus 2025 Jumadi Dibaca 1.753 kali Seni dan Budaya
Tari Babalu Kini Memukau Lewat Pertunjukan Kolosal
Sejumlah Siswi menarikan Tari Babalu saat Pertunjukan Kolosal Di SMAN 1 Wonotunggal, Kabupaten Batang.
Batang Suasana panggung terbuka mendadak berubah semarak ketika ratusan siswa menari tampil serentak membawakan sebuah tarian daerah, tari babalu yang selama ini jarang dikenal masyarakat luas. Acara pertunjukan kolosal tersebut digelar di SMA Negeri 1 Wonotunggal dan mengangkat kembali warisan budaya yang hampir tenggelam oleh perkembangan zaman.

Batang Suasana panggung terbuka mendadak berubah semarak ketika ratusan siswa menari tampil serentak membawakan sebuah tarian daerah, tari babalu yang selama ini jarang dikenal masyarakat luas. Acara pertunjukan kolosal tersebut digelar di SMA Negeri 1 Wonotunggal dan mengangkat kembali warisan budaya yang hampir tenggelam oleh perkembangan zaman.

Dengan busana khas tradisional daerah, para siswa menampilkan gerak ritmis yang penuh makna. Iringan musik tradisional yang menggema menambah suasana magis, membuat penari larut dalam keindahan seni yang sesungguhnya merupakan identitas bangsa.

Plt Kepala SMA Negeri 1 Wonotunggal Aris Sugiharto menyampaikan, apresiasi tinggi terhadap terselenggaranya kegiatan tari kolosal yang menampilkan tarian daerah (Babalu). Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi juga bentuk nyata pelestarian budaya bangsa yang harus terus ditanamkan kepada generasi muda.

“Saya sangat bangga dengan semangat siswa kami yang begitu antusias mengikuti tari kolosal Babalu ini. Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar menari, tetapi juga belajar nilai dan mencintai budaya sendiri.” Katanya saat ditemui di SMAN 1 Wonotunggal, Kabupaten Batang, Jumat (22/8/2025).

Kegiatan menari kolosal ini diharapkan menjadi tonggak bagi generasi muda untuk semakin mencintai dan menjaga warisan budaya. Lebih dari sekadar pertunjukan, acara ini juga menjadi simbol bahwa seni tradisi akan terus hidup jika diwariskan dengan penuh cinta dan kebersamaan. Tambahnya.

Sementara itu, budayawan sekaligus pendidik Ahmad Zainuri mengatakan, sebenarnya tari babalu itu muncul sekitar tahun1930an pada saat terjadi perlawanan terhadap Belanda. Pada saat itu pejuang Batang ketika berkumpul selalu dibubarkan oleh Belanda, sehingga pejuang Batang tidak bisa melakukan perlawanan.

“Maka pejuang Batang membentuk kesenian Babalu, untuk mengecoh Belanda. Sedangkan Babalu itu sendiri artinya aba-aba dulu, sebelum melalukan penyerangan terhadap Belanda. Itu sengaja diciptakan supaya mereka tidak dicurigai oleh Belanda,” jelasnya.

Tarian Babalu merupakan tarian warisan leluhur, maka dari itu perlu dilestarikan oleh kita semua khususnya generasi muda, masyarakat, dan dunia pendidikan.

Salah satu siswa peserta tari, Nayla Arma Nabila mengaku bangga bisa ikut ambil bagian dalam pertunjukan ini.

“Awalnya agak sulit mempelajari gerakannya, tapi setelah berlatih bersama teman-teman, kami justru merasa semakin kompak. Rasanya bangga sekali bisa ikut melestarikan budaya daerah,” ungkapnya. (MC Batang, Jateng/Tama/Jumadi)

Berita Lainnya

Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan
Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan
Batang - Ketua yayasan Bhakti Praja Korpri Batang Retno Dwi Irianto, mengukuhkan Eko Susilowati, sebagai kepala sekolah SMA Bhakti Praja Limpung masa Bhakti 2026 - 2030 menggantikan Suripah, yang telah habis masa Bhaktinya, di SMA Bhakti Praja Limpung, Kabupaten Batang, Kamis (29102026).
29 Okt 2026 Jumadi 105
Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut
Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut
Polda Jawa Tengah meluncurkan program Pancanaka di Desa Depok, Kabupaten Batang, untuk memperkuat kemitraan polisi dengan nelayan dalam mencegah penyelundupan narkoba melalui jalur laut, meningkatkan keselamatan saat melaut, serta mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir melalui bantuan sosial dan penebaran benih ikan bandeng.
29 Okt 2026 Jumadi 102
Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan
Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan
Batang - Dinding tinggi bukan lagi sekadar rintangan, melainkan panggung pembuktian bagi ketangguhan para atlet muda. Kontingen Kabupaten Batang kembali mengukir tinta emas di ajang PORPROV XVII Jawa Tengah 2026. Cabang olahraga panjat tebing sukses memecah kebuntuan dengan mempersembahkan medali emas perdana lewat aksi luar biasa di nomor Speed Relay Putri.
29 Okt 2026 Jumadi 93
Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan
Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan
Sidawung Camp di Desa Tombo, Kabupaten Batang, mengembangkan wisata berbasis ekowisata melalui kegiatan berkemah, hiking, dan canyoning yang dipadukan dengan edukasi lingkungan serta penanaman pohon. Konsep ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong partisipasi pengunjung dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan secara berkelanjutan.
29 Okt 2026 Jumadi 89
Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi
Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengajak generasi muda untuk berani bermimpi, tidak takut gagal, terus belajar, dan mengukir prestasi. Dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, ia menekankan pentingnya membangun karakter pemuda yang patriotik, gigih, dan berempati, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman. Pemuda diharapkan berperan aktif dalam pembangunan melalui karya, pengabdian, dan kepedulian terhadap masyarakat.
28 Okt 2026 Jumadi 152
Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto
Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menginstruksikan Bappeda dan DPMPPR untuk segera melakukan survei terhadap jembatan penghubung di Desa Ngroto, Kecamatan Reban, yang ambrol akibat hujan deras pada 24 Oktober 2026. Pemkab Batang akan mengkaji kemungkinan penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mempercepat perbaikan jembatan. Sementara itu, warga terpaksa menempuh jalur alternatif hingga 10 kilometer dari rute normal 3 kilometer, sehingga menghambat mobilitas dan aktivitas masyarakat.
28 Okt 2026 Jumadi 182