Hari Pramuka Ke-64 Jadi Momentum Membangun dan Memperkuat Ketahanan Bangsa

Kamis, 14 Agustus 2025 Jumadi Dibaca 595 kali Acara Pimpinan Daerah
Hari Pramuka Ke-64 Jadi Momentum Membangun dan Memperkuat Ketahanan Bangsa
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (kiri), memberikan sambutan saat Upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-64 di Lapangan Desa Kedung Malang, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang.
Batang - Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Batang menggelar upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-64 di Lapangan Desa Kedung Malang, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Kamis (14/8/2025).

Batang - Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Batang menggelar upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-64 di Lapangan Desa Kedung Malang, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Kamis (14/8/2025).

Hari Pramuka Ke-64 mengusung tema “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa”, yang diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi tekad bersama untuk memperkuat jati diri Pramuka sebagai insan Pancasila dan garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI.

Ketua Kwarcab Batang Retno Dwi Irianto menyampaikan, peserta upacara kali ini merupakan gabungan jambore dan pangkalan di wilayah Wonotunggal.

“Momentum Hari Pramuka ini untuk mendorong, memotivasi, dan membangun karakter bangsa. Untuk itu, seluruh kegiatan tersebut dilaksanakan anggota gerakan pramuka yang tersebar di perkotaan, pegunungan, kepulauan, hingga pelosok-pelosok,” jelasnya.

Selain itu, Pramuka di era digital diharapkan mampu memanfaatkan teknologi informasi untuk menyebarkan konten positif dan menangkal hoaks yang merugikan masyarakat.

Ia mengajak seluruh anggota Pramuka dari tingkat gugus depan hingga kwartir daerah untuk mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional sebagai bentuk kontribusi nyata menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Pendidikan karakter yang kuat akan melahirkan sumber daya manusia unggul. Gerakan Pramuka hadir untuk mencetak generasi berjiwa Pancasila, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kokoh,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengatakan, bahwa setiap Pramuka di seluruh Indonesia harus memegang teguh ideologi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, semangat Bhinneka Tunggal Ika, dan kesetiaan kepada NKRI.

“Gerakan Pramuka memang untuk disiapkan menghadapi tantangan zaman, termasuk arus digitalisasi, disrupsi teknologi, hingga ancaman sosial seperti judi online, bullying, penyalahgunaan narkoba, tawuran pelajar, pornografi, dan masuknya budaya asing yang melemahkan semangat gotong-royong dan nasionalisme generasi muda,” terangnya.

Faiz juga menyebutkan, gerakan Pramuka harus hadir sebagai solusi strategis membentuk generasi muda tangguh, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan, tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.

Sebagai organisasi pendidikan non-formal, Gerakan Pramuka mudah-mudahan bisa aktif dalam pengabdian masyarakat, penanggulangan bencana, pelestarian lingkungan, dan gerakan hemat energi.

“Selain itu, di era digital, Pramuka diminta adaptif terhadap teknologi informasi, menyebarkan konten positif, serta menangkal hoaks dan disinformasi,” ujar dia.

Ia berharap, seluruh komponen bangsa, termasuk orang tua, mitra kerja, pelaku usaha, dan stakeholder pendidikan, dapat berkolaborasi membangun bangsa yang berdaya saing dan berketahanan. (MC Batang, Jateng/Roza/Siska)


Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 15
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 126
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 131
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 79
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 40
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 47