Pisah Sambut Kejari Batang Tidak Sekadar Penegak Hukum, Tapi Hadir Bangun Keluarga

Senin, 28 Juli 2025 Jumadi Dibaca 647 kali Acara Pimpinan Daerah
Pisah Sambut Kejari Batang Tidak Sekadar Penegak Hukum, Tapi Hadir Bangun Keluarga
Pisah Sambut Kejari Batang Tidak Sekadar Penegak Hukum, Tapi Hadir Bangun Keluarga.
Batang - Suasana haru dan hangat menyelimuti acara pisah sambut pejabat Kejaksaan Negeri Batang yang digelar dengan penuh kekeluargaan di Pendapa Kabupaten Batang, Senin (28/7/2025).

Batang - Suasana haru dan hangat menyelimuti acara pisah sambut pejabat Kejaksaan Negeri Batang yang digelar dengan penuh kekeluargaan di Pendapa Kabupaten Batang, Senin (28/7/2025).

Dalam momen tersebut, Kajari Batang lama Efi Paulin Numberi, resmi menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada penggantinya Raymond Ali.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengatakan, bahwa Kejaksaan Kabupaten Batang yang dipimpin Efi Paulin Numberi tidak hanya hukum, tetapi telah ikut membangun masyarakat.

“Sudah satu tahun delapan bulan yang lalu datang ke Kabupaten Batang, telah membangun komunikasi yang baik bukan hanya dengan pemerintah, tetapi juga masyarakat,” jelasnya.

Beliau aktif awal-awal itu kegiatan kemasyarakatan, bahkan sampai Tarawih keliling, Ibu Efi Paulin Numberi ikut datang langsung. Menunggu sampai salat Tarawih selesai, atau kadang-kadang juga jalan duluan, tapi itu menurut saya adalah sebuah komitmen.

“Bahwa penegakan hukum tidak hanya bersifat penindakan, tetapi bagaimana aparat penegak hukum itu hadir membangun keluarga yang baik dengan masyarakat, menumbuhkan kesadaran hukum sehingga berharap hukum itu bisa tumbuh secara sadar dalam perlengkapan kehidupan masyarakat tanpa ada unsur paksaan,” terangnya.

Kepala Kejaksaan Batang sebelumnya, Efi Paulin Numberi menyampaikan, rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Batang dan masyarakat atas dukungan selama masa tugasnya.

Ia mengaku meskipun berasal jauh dari Papua, kehadirannya di Batang terasa seperti memiliki keluarga baru. Dirinya pun meminta maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat hal-hal yang kurang berkenan.

“Saya percaya, Pak Raymond Ali akan membawa kejaksaan lebih maju dan turut membangun masyarakat Batang,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Batang Raymond Ali memperkenalkan diri dan mengungkapkan kesiapannya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan. Meski berasal dari Lampung dan besar di Semarang, dirinya merasa tidak asing dengan wilayah Batang.

“Saya berharap bisa bersinergi dengan baik bersama Bapak Bupati, Kapolres, dan Dandim, dalam mendukung pembangunan dan penegakan hukum di Kabupaten Batang,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa, pengalaman sebelumnya di berbagai posisi dalam institusi kejaksaan akan menjadi bekal berharga untuk menjalankan tugas barunya di Batang.

Acara pisah sambut ini bukan hanya menjadi ajang seremonial, namun juga simbol kekuatan sinergi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah.

Raymond Ali berharap, kehadiran pimpinan baru akan semakin memperkuat komitmen dalam menjaga keadilan dan mewujudkan masyarakat Batang yang taat hukum. (MC Batang, Jateng/Roza/Siska)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 45
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 131
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 138
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 84
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 43
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 52