"Kopi Satu Tanam Sejuta Rasa", Momentum Batang Majukan Komoditas Kopi Lokal

Jumat, 25 Juli 2025 Jumadi Dibaca 586 kali Acara Pimpinan Daerah
Acara Pimpinan Daerah" data-download-url="https://berita.batangkab.go.id/storage/berita/20-250725220808berita14035_Bupati_Batang_M_Faiz_Kurniawan_tengah_memberikan_sambutan_saat_Talk.jpeg">
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (tengah), memberikan sambutan saat Talk show Petani Kopi dalam acara Glosarium Coffe Event (GCE) di Agro Wisata Selopajang Timur, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang.
Batang - Para komunitas petani kopi di Kabupaten Batang mengangkat potensi kopi lokal melalui gelaran bertajuk "Kopi Satu Tanam Sejuta Rasa". Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bersama Ketua PKK Faelasufa di Agro Wisata Selopajang Timur, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Jumat (25/7/2025) malam.

Batang - Para komunitas petani kopi di Kabupaten Batang mengangkat potensi kopi lokal melalui gelaran bertajuk "Kopi Satu Tanam Sejuta Rasa". Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bersama Ketua PKK Faelasufa di Agro Wisata Selopajang Timur, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Jumat (25/7/2025) malam.

Hal ini menjadi momentum penting dalam mendorong pengembangan komoditas kopi sebagai bagian dari kekayaan alam dan budaya masyarakat Batang, sekaligus mengukuhkan peran petani dan pegiat kopi dalam menjaga keseimbangan alam.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan, bahwa Batang adalah tanah yang diberkahi oleh Allah SWT, dengan hamparan pantai di Utara dan dataran tinggi subur di selatan. Setiap jengkal tanahnya memiliki potensi luar biasa untuk menjadi penggerak ekonomi masyarakat, salah satunya melalui kopi.

“Kopi adalah harapan. Komoditas ini harus terus kita tingkatkan agar menjadi unggulan dari Kabupaten Batang. Terima kasih atas dedikasi seluruh pegiat kopi yang telah menjaga kualitas dan semangat ini tetap menyala,” jelasnya.

Para peserta turut mendiskusikan tantangan dan solusi dalam meningkatkan mutu kopi, mulai dari proses pascapanen hingga pengemasan.

Salah satu narasumber Ketua PKK Kabupaten Batang dan Owner Second Floor Cafe Faelasufa menyampaikan, dalam metode pengeringan kopi yang masih dilakukan di atap rumah dan tidak terkena sinar matahari langsung, sehingga mengakibatkan biji kopi berjamur dan menurunkan kualitas.

“Pemerintah mendorong para petani untuk mengubah pola pengeringan agar hasil panen bisa masuk ke pasar kopi spesialti dengan nilai jual lebih tinggi,” ungkapnya.

Faelasufa menyebutkan, kalau biji kopinya bolong, pecah, atau berjamur, itu tidak bisa masuk ke pasar kopi spesialti. Tapi kalau sudah disertifikasi dan diproses dengan benar, harganya bisa jauh lebih mahal dan menembus brand-brand besar.

“Tidak hanya soal mutu produk, kegiatan ini juga menjadi wadah edukasi penting tentang tanggung jawab bersama terhadap kelestarian alam,” tegasnya.

Ia menekankan, pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem sebagai bentuk rasa syukur atas karunia alam yang luar biasa.

“Sejuta rasa kopi dari tanah ini adalah warisan. Maka, kita juga mewariskan sejuta harapan kepada generasi mendatang. Menjaga alam dan kopi Batang adalah bagian dari tanggung jawab kita bersama,” ujar dia.

Melalui Kopi Satu Tanah Sejuta Rasa, Pemerintah Kabupaten Batang berharap kopi lokal semakin dikenal luas, menjadi andalan ekonomi masyarakat, serta mengakar kuat sebagai bagian dari identitas daerah yang lestari dan berdaya saing global. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 45
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 131
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 138
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 84
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 43
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 53