Pemkab Batang Gerak Cepat Pulangkan Dua Anak Korban Penyekapan di Boyolali

Kamis, 17 Juli 2025 Jumadi Dibaca 629 kali Acara Pimpinan Daerah
Pemkab Batang Gerak Cepat Pulangkan Dua Anak Korban Penyekapan di Boyolali
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Sosial telah memfasilitasi pemulangan dua anak asal Desa Klidang Wetan, Kecamatan Batang, yang menjadi korban penyekapan di Kabupaten Boyolali. Kedua anak tersebut tiba di Batang pada Selasa malam (15/7/2025) sekitar pukul 22.00 WIB, setelah memperoleh izin dari Polres Boyolali.

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Sosial telah memfasilitasi pemulangan dua anak asal Desa Klidang Wetan, Kecamatan Batang, yang menjadi korban penyekapan di Kabupaten Boyolali. Kedua anak tersebut tiba di Batang pada Selasa malam (15/7/2025) sekitar pukul 22.00 WIB, setelah memperoleh izin dari Polres Boyolali.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batang Willopo menyampaikan, bahwa pihaknya menjemput langsung kedua anak tersebut dari Boyolali guna memastikan kondisi mereka dalam keadaan aman sebelum dipulangkan ke rumah orang tua dan neneknya.

“Kami jemput langsung ke Boyolali. Untuk urusan pemeriksaan hukum sepenuhnya menjadi ranah kepolisian, namun Alhamdulillah kedua anak kita sudah diizinkan pulang,” katanya saat ditemui di Desa Klidang Wetan, Kabupaten Batang, Kamis (17/7/2025).

Ia menambahkan, kedua anak tersebut kini sudah dapat kembali berkumpul dengan keluarganya dan tampak bahagia setelah mengalami masa sulit selama disekap. Mereka terlihat senang bisa kembali bersama ibu dan neneknya.

Pemerintah Kabupaten Batang memastikan akan terus memberikan pendampingan psikologis secara intensif melalui Dinas Sosial, sebagai bagian dari upaya pemulihan mental pasca-trauma. Selain itu, pendidikan formal anak juga akan difasilitasi oleh Pemkab agar mereka tetap bisa mengakses hak dasarnya sebagai anak.

“Kami akan dampingi penuh pemulihan psikologisnya dan memastikan agar pendidikan mereka tetap berlanjut. Sudah ada kebijakan dari Pemda Batang agar keduanya bisa tetap sekolah,” jelasnya.

Rencana dari Bupati Batang M. Faiz Kurniawan dan Wakil Bupati Suyono untuk membiayai pendidikan kedua anak tersebut hingga tuntas, termasuk dengan memfasilitasi mereka menempuh pendidikan di pondok pesantren.

“Saya akan pondokkan mereka dan saya biayai sampai selesai. Tadi pagi saya sudah koordinasi dengan pihak pesantren,” tuturnya.

Keduanya direncanakan akan menempuh pendidikan dan tinggal di Pondok Pesantren Darul Ulum, Desa Tragung, Kecamatan Kandeman, yang dikelola oleh Ketua MUI Kabupaten Batang. Pendampingan psikologis pun akan dilakukan secara berkala oleh tim dari Dinas Sosial.

Langkah cepat penjemputan, pemulangan, dan pemulihan kondisi anak ini menjadi bentuk nyata kehadiran Pemerintah Kabupaten Batang dalam melindungi hak dan masa depan anak-anak, terutama korban kekerasan.

“Pemerintah juga akan terus memantau perkembangan kesehatan, psikologis, dan pendidikan kedua anak tersebut selama masa pemulihan. Proses hukum terhadap pelaku penyekapan kini tengah berjalan di bawah wewenang pihak kepolisian,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 53
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 133
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 142
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 85
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 46
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 55